Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula - Hallo sahabat Cara Usaha Cari Uang, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula
link : Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

Baca juga


Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula [pdf} [1w9jme97rj2p]

Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula [pdf} [1w9jme97rj2p]

Hohoho, berjumpa kembali, artikel ini akan membahas tentang 7 kesalahan fatal pengusaha pemula Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula [pdf} [1w9jme97rj2p] simak selengkapnya 

Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula [pdf} [1w9jme97rj2p]

Dewa Eka Prayoga Founder & CEO Billionaire Coach

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA JANGAN DULU BUKA BISNIS, SEBELUM TAHU HAL INI

7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula Penulis: Dewa Eka Prayoga Lay Out isi: @sonapurwa Desain Cover: @sonapurwa Penerbit : DELTA SAPUTRA Jl. Pondok Leungsir No. 1677 Sukabumi - Jawa Barat Cetakan Pertama, Juli 2013 Cetakan Kedua, Juli 2013 Cetakan Ketiga, Januari 2014 ISBN : 978-602-99999-1-4 Hak cipta dilindungi undang-undang Dilarang mengcopy dengan melipatkan secuil atau sarwa kandungan buku ini dalam aliran barang apa pula tanpa seizin tertulis dari pengedar All rights reserved

AWAS ! Bukan buku Motivasi, Bukan buku Inspirasi, tetapi buku

INTROSPEKSI. Apakah Anda amat SIAP Jadi PENGUSAHA???

PERINGATAN ! Tak ada yang kian mulia antara PENGUSAHA dengan KARYAWAN hanya ketaqwaannya kepada Allah SWT

Buku ini adalah bingkisan halus abah buat dede Nabila (anak pertama kami)

5 TESTIMONI

Testimoni Dewa Eka Prayoga is a young man. He has the desire to share his knowledge and experience. This book is written from the heart. Any book that is written from the heart is definitely worth reading. I’m sure every “wanna-be”, “already” and even “established” entrepreneur will find some useful and timely reminders from this book. James Gwee Indonesia ’s Favourite Seminar Speaker & Trainer, Author of 10 National Best Selling Books

Jika 50% saja Pengusaha pembimbing Membaca Buku ini dengan Mengikuti Nasihatnya, Kegagalan Bisnis pembimbing bisa dihindari. Tom MC Ifle Indonesia’s #1 Success Coach, CEO Top Coach Indonesia, Best Selling Author

MENGENAL Dewa Eka Prayoga, AKAN membuat Anda oke PINTAR. MEMBACA Buku Dewa Eka Prayoga, AKAN membuat Anda CERDAS, MEMPRAKTEKAN kandungan Buku #7KesalahanFatalPengusahaPemula, AKAN membuat Anda BERUNTUNG. TRUST Me.. It (Will) Works for YOU. Ali Akbar @PakarSEO Penggagas @IlmuOPTIMASI, Pendiri Komunitas #OPTIMIZer di Indonesia

Ha..ha..ha.. Semua kesalahan aku dalam Membangun Bisnis dibahas semua di buku ini. Andai saja Saya mendapatkan Lebih Awal buku ini…. Baca!  Dijamin GAGAL MISKIN!!! dr. Andhyka Sedyawan @AmazingMentor Amazing Life Coach

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

6

Pengusaha banyak belajar dari kesalahannya sendiri, Pengusaha berhasil kian tertarik meminjam dari keahlian batal anak Adam lain. 7 keahlian tersebut ada dalam buku ini. Bong Chandra Entrepreneur , Best Selling Author

Buku ini benar bercerita atas deklinasi usaha yang pernah dialami penulisnya lamun bila Anda baca seksama, buku ini membuat Bisnis Anda Tumbuh dengan Pondasi yang kuat. Bacalah mudah-mudahan Anda tak menyesal menjadi Pengusaha. Jamil Azzaini Inspirator SuksesMulia, Penulis Buku Best-Seller

“Straight to the point”….! Kata itu barangkali amat berkena buat Buku 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula. Lembar bagi lembar Buku ini akan mengasah kebolehan Anda buat menjadi Pengusaha Sukses, atas di dalamnya dibahas ala detail melanggar jumbai berdagang yang aman berdasarkan keahlian absolut dengan fakta di lapangan. Buku Ini Merupakan Buku Wajib Bagi Para Pengusaha!!! Hendy Setiono CEO Baba Rafi Enterprise, Asia’s Top 10 Young Entrepreneur

Pengusaha Cerdas itu selalu Merasa Bodoh engat terus amuh BELAJAR! Baca buku ini… Rock!!! Saptuari Creative Socialpreneur, Owner Kedai Digital dengan Jogist Buku ini bisa menjadi jumbai belah pengusaha. Dan gagasannya terlahir dari keahlian badan cerpenis dengan orang-orang berhasil lainnya. WAJIB DIBACA! Hamzah Izzulhaq Entrepreneur Remaja Terbaik Versi Ciputra, Author Of #CEO19 Book , CEO Hamasa Indonesia Corp

7

Abdul Hakim El-Hamidy Writing Provokator, Spiritual Motivator Indonesia

Bisnis itu tak semudah yang didengar, pula tak sesulit yang dibayangkan. Selain hati, juga butuh akurat bagaikan barang apa yang dituliskan dalam buku ini. Aryo Diponegoro Owner Yuk Bisnis Properti

Pengalaman adalah guru yg ayu tetapi keahlian anak Adam beda adalah guru yang TERBAIK. Baca & Praktekkan kandungan buku ini sekarang, bahwa Bisnis Anda akan mengalami Percepatan. Jafrial Jasman Pengarang Buku 99 Detik Jadi Pengusaha & Buku Sepasang Bidadari

Jangan dahulu buka bisnis dini baca buku ini! Buku produk keahlian kawan aku ini berisi kejadian bena yang harus dibaca semua aspiran Pengusaha. Action memulai bisnis itu bagus, tetapi jika gemar berkembang dengan bertahan lama, HARUS baca buku ini. Hermas Puspito CEO Ednovate, Marketing for Entrepreneur

Buku ini bisa dijadikan“PETA”para aspiran pengusaha buat membikin bisnisnya mudah-mudahan bisa meminimalisir kegagalan. Reza “AXL29” Nurhilman CEO PT. Maicih Inti Sinergi & Founder Sinergy Land Property

Kalau dikau GAGAL BELAJAR dari 7 Kesalahan Fatal pada buku ini, dijamin dikau akan BERTEMU KEGAGALAN BESAR dalam bisnis dikau sendiri!” @MotivaTweet Kompor Entrepreneur, Penulis Best Seller “Kicauan Si Burung ZUPER!”

TESTIMONI

Buku ini BERBAHAYA! Namun LEBIH BERBAHAYA juga jika Anda tidak membaca dengan memegang bukunya. Buku Wajib belah Anda sebagai Kompas sekaligus Muhasabah dini Memulai Bisnis.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

8

Saya menikmati lantunan saban bab buku ini. Wajib pake amat dibaca akibat semua aspiran pengusaha terutama yang lagi anak muda dengan lagi berkenan Galau.. Biar nggak tersesat dengan ingat arah jalan pulang.. hehe Abay Motivasinger Motivasinger, Song Writer

Ada banyak pelajaran yang bisa kita peroleh  dari kesalahan yang kita buat sendiri. Ada kian banyak pelajaran yang bisa kita peroleh dari kesalahan anak Adam lain, tanpa harus mengulang kesalahan yang sama. Harga buku ini setidaknya kian banyak dari kita melaksanakan sorangan aneka kesalahan yang dipaparkan. Orang bijak belajar menjadi kian ayu dari kesalahan yang dilakukan. Orang bodoh terus melaksanakan kesalahan tanpa perbaikan. Zainal Abidin @jayteroris Direktur Social Entrepreneur Academy, Headmaster SekolahMonyet.com

Gileeeeeeee!! Di baya 21 tarikh seorang Dewa Eka Prayoga telah mengalami asam garam adam bisnis dengan semuanya beliau tuangkan ala jelas di buku 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula. Buku ini adekuat dijadikan kitab yang wajib dipelajari akibat sarwa pengusaha pembimbing mudah-mudahan tidak alpa capai dekrit dalam berbisnis. Saya badan pula belajar banyak amat dari buku ini yang pastinya akan aku terapkan buat bisnis bisnis saya. Dewa ini Brad Sugar nya Indonesia! Yasa Singgih President Billionaire University, Juragan Ini Teh Kopi

Jika Anda bertanya kepada saya, siapakah Pelatih Bisnis yang aku rekomendasikan buat Meroketkan Bisnis Anda? Saya akan merekomendasikan kawan aku Dewa Eka Prayoga. Bukan cuma pengetahuan bisnis yang Dewa miliki, lamun keahlian absolut dalam berdagang yang tidak ternilai yang bakir meroketkan Bisnis Anda ke arah yang kian baik. Yeheskiel Zebua Inspirator, The Youngest Certified Guerrilla Marketing Coach in The World

9

Akbar Zainuddin Penulis Buku Best Seller “Man Jadda Wajada”

Saya menerawang ke abad arkian ketika membaca buku 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula, dengan membayangkan buku ini telah ada 20 tarikh yang lalu. Ya, jika buku ini telah terbit dengan aku baca 20 tarikh yang lalu, bisa oke aku tidak mengalami hal-hal yang amat memedihkan dalam perjalanan aku membagun bisnis. Karena ketiadaan advis yang ada di buku ini, aku melaksanakan kesalahan fatal yang berbuah bubarnya usaha yang aku bangkit ketika pada awal-awal membikin bisnis. Kendati ala bahan bisa aku tanggulangi, akan tetapi ala emosional permasalahan yang ditimbulkannya belum selesai cukup sekarang. Saya harus mengakhiri ikatan bisnis bersama sahabatsahabat dengan situasi yang tidak menyenangkan. Hubungan abdi yang pada awalnya amat mesra, saat ini renggang dengan bahkan berat tidak berbalas-balasan percaya eka sama lain. Retaknya ikatan ini amat berfaedah belah saya. Karena belah aku ikatan persahabatan antara kian bernilai dari uang. So... Sahabat bacalah buku “7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula” ini dini Anda memulai bisnis. Jangan cukup Anda kehilangan segalanya di akhirnya hari. Uang dengan persaudaraan amat bena buat Anda jaga! Samsul Arifin The 1st Syariah Business Coach in the World

Ketika iklim berdagang dengan berinvestasi juga booming di Indonesia, dengan rombongan pedagang aktual beranjak menjadi ‘amphibi’ (orang kantoran yang nyambi berbisnis) atau pedagang ‘full timer’, kekeliruan massal yang berjalan adalah berdagang oke gerakan yang melaga sekalian hal.

TESTIMONI

Gagal dalam bisnis itu biasa, lamun belajar dari kegagalan bisnis itu aktual asing biasa. Saya pernah acap kali batal dalam bisnis, dengan itulah pembelajaran yang asing biasa. Kabar baiknya, belajar dari kegagalan itu tidak harus Anda alami sendiri, abang Dewa Eka Prayoga dengan amat gamblang menggambarkan beragam kesalahan bisnis yang harus dihindari akibat pengusaha, mudah-mudahan bisnis bisa naik kelas. Ini buku arahan antagonistis batal yang amat ayu buat Anda. Beli, Baca, Praktekkan!

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

10

Seolah harus penuh guncangan pindah kapal. Atau bagaikan membabi buta melaga pembatas tebal. Tembok tebal adalah representasi pembatas dua adam yang sama amat berbeda. Padahal memulai bisnis konsisten bisa rasional dengan berproses ala gradual, bisa saja melangkah, mundur, mencoba dengan mungkin gagal. Termotivasi, berjatuhan dengan bangun lagi. Sebagaimana bidang aktivitas beda : karier sebagai karyawan, aktivitas anak bini dengan berumah tangga, ikatan dengan masyarakat sekitar, semua mengalami pasang surutnya. Demikian juga bisnis. Tak harus ditakuti atau bahkan terlalu berani. Santai dengan ‘cool’ saja. Buku ini akan mengakomodasi pembaca, terutama membekali pedagang pembimbing memegang sikap, cara pandang dengan ‘skill set’ yang diperlukan buat membuka (perundingan) bisnis yang berhasil Endy J. Kurniawan Penulis buku National Best Seller Think Dinar & Think Gold, Founder dengan Owner Distributor Emas Nasional @salma_dinar

Berbisnis ibarat menyetir mobil, pandangan selalu ke depan dengan menginjak gas buat lanjut dengan sekali-sekali melihat kaca spion dengan menginjak rem supaya luput dari celaka. Buku ini ibarat spion dengan rem itu, menjadi catu mudah-mudahan tak bunting dalam berbisnis. Pahami dengan resapi pembelajarannya. Badroni Yuzirman Founder Komunitas TDA, Owner ManetVision

Di Indonesia era ini amat banyak motivator kewirausahaan yang pandai melepaskan impuls kepada anak Adam beda buat berani action. Namun lagi jarang yang bisa memberi jumbai supaya anak Adam tidak sekedar action, tetapi juga bakir bertindak dengan akurat dengan bertanggungjawab. Buku yang ditulis Kang Dewa bakir melepaskan keduanya. Fauzi Rachmanto Presiden TDA Indonesia

11

Yosandy LS Grapho Business Coach Buku Wajib baca buat aspiran pengusaha. Kesalahan dengan Kegagalan cerpenis bisa oke keahlian faedah buat aspiran pengusaha biarnggak terulang lagi. Jody Brotosuseno Owner Waroeng Steak & Shake 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula adalah sebuah curahan pikiran seorang yang pernah melakukan salah. Dia gemar Anda tidak mengulangi kesalahan yang beliau perbuat, bahwa buku ini lahir arah asma cinta ke sesama, mudah-mudahan kawan yang mendahulukan bisnis, tak harus berjatuhan ke bolongan yang sama. Hadirnya buku ini ke tangan Anda, bukanlah kebetulan, kehadiran buku ini adalah bukti Allah mencintai Anda, Allah berkehendak buat menuntun langkah bisnis Anda kejalan yang benar. Rendy Saputra Grand Master Muda Mulia Setiap pedagang pembimbing wajib baca buku ini.Singkat, padat, jelas dengan encer dimengerti. Recommended Book! Buku ini mengarahkan pengusaha tidak cuma ACTION, tetapi harus diimbangi dengan ILMU serta harus menikmati PROSES perjalanan bisnis mudah-mudahan terus maju. Thank you Mas Dewa, ditunggu buku-buku selanjutnya! Jenka Putra Owner Jenka Photography

TESTIMONI

Karya Dewa Eka Prayoga ini menyajikan hal-hal yang LUAR BIASA. Pertama, penuh dengan gagasan dengan keahlian yang membumi sehingga encer dipahami dengan dipraktekkan. Kedua, kegagahan yang langka buat menyampaikan kesalahan-kesalahan yang pernah dialami. Anda absolut setujuan keberhasilan tidak cuma diperoleh dari melaksanakan kejadian yang akurat lamun juga perbaikan-perbaikan dari kesalahan. Sisanya, acap Baca dengan Praktekkan kandungan buku ini jika gemar oke Pengusaha Sukses!

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

12

Saya baca-baca, buku ini beneran nonjok dari kian sini. Buat yang amuh memulai bisnis, harus baca deh, wajib! This is one of the best business book. Gak banyak lego dengan ngumbar impian, isinya amat riil. Surya Kresnanda Learning Specialist Ini buku ketuat semua. Pengalaman pahit membikin bisnis telah membawa Mas Dewa beranak resep-resep akurat tidak sekedar teori dengan kulitnya saja. Saluut..!! Sofie Beatrix WriterPreneur, Owner ASA Mediamu Saya cukup 3 kali mengulang membaca buat memberi anotasi atas “Kitab Kanan” Bung Dewa Eka Prayoga. Bahasanya tegAS, lugAS, dengan bebAS mengalir sehingga gurih dibaca dengan wajib (dimiliki) para pengusaha pemula. Isinya amat berbobot dengan “high-touch” alasan diilhami 100% dari keahlian (jatuh - bangun) sang cerpenis yang akhirnya memperlihatkan dia sebagai super young entrepreneur, milyarder, dengan rightspeaker era ini. It’s the moost right book for right entrepreneurs – read it!” Kapten Sar Navigator dengan Pembicara Otak Kanan di Asia, Penulis buku mega best seller Beyond Success Inspiration (BSI), Pembicara berkilap impuls dengan habis-habis-an audiences terbesar 18.500 anak Adam di Istora Senayan Jakarta 2011 dengan 2012 (Rekor MURI) Buku ini adalah sekolah praktis belah para pengusaha pemula. Sudah saatnya melampaui pepatah, “Pengalaman adalah guru yang terbaik”. Sudah saatnya menggantinya dengan “Pengalaman anak Adam beda adalah guru yang terbaik”, dengan buku ini adalah awalnya. Cerdas dengan Tuntas! Andre Raditya Penulis Buku Best Seller “Life Signs & The Savior”, Founder HuluHilirHalal. com

13

@PritaGhozie Chief Financial Planner ZAP Finance, Penulis Buku “Make It Happen!” Sukses dengan batal selalu melampaui jejak. Sahabat aku Dewa Eka Prayoga begitu berbudi pekerti yang baik merekam jejak-jejak itu sehingga menjadi sebuah kitab kitab yang bisa oke arahan buat siapapun yang amuh berangkat usaha, bahkan yang usahanya telah jalanpun absolut manggutmanggut baca buku ini. Maju terus Entrepreneur Indonesia! Salam Pecel Lele… Rangga Umara Founder Pecel Lele Lela Luar Biasa! Buku 7KFPP melanda bidang memulai usaha, tips-tipsnya adekuat dipraktekkan mudah-mudahan pembimbing tidak terjerumus berulang kali ke bolongan yang sama. InsyaAllah buku ini amat bermanfaat belah pembaca para pengusaha yang amuh memulai bisnis Riezka Rahmatiana Owner “Jasmine” Pisang Ijo Ini aktual disebut Buku Dagingnya aspiran Pengusaha dengan Pengusaha Pemula. Bukan sekedar motivasi, tetapi teknis yng amat harus diketahui. Saya ngangguk-ngangguk baca buku ini! Jaya Setiabudi Penulis Best Seller “The Power of Kepepet dengan Kitab Anti Bangkrut”, Owner YukBisnis.com

TESTIMONI

Buku ini berbuah menangkap perhatian saya, atas Buta Finansial benar alpa eka kesalahan terbesar yang dilakukan seorang Pengusaha. Bisnis dimulai dengan passion, tetapi akan long last dengan moneter yang tertata. Bacalah buku ini jika Anda setujuan menjadi Pengusaha yang Sukses dengan Bertahan!

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

14

15

• • •

• •

• •

Allah SWT, berkat izin dengan inayah-Nya aku bakir menyelesaikan buku ini benar waktu. Rasulullah SAW, yang menjadi suri tauladan engat akhir hayat nanti. Ibuku tercinta, Devi Aristi Handayani, yang selalu kondusif aku buat selalu menjadi anak cucu yang pokta dengan mendoakan aku buat selalu mendapatkan yang terbaik. Ayahku tercinta, Dedi Rahman Legiman, semoga Allah menempatkan engkau pada tempat yang benar di bidang sana. Istriku tercinta, Wiwin Supiyah, yang telah banyak mengakomodasi aku dalam mendapatkan berlian awak saya, mendampingi aku era bahagia meskipun sedih, dengan selalu melepaskan dorongan kepada aku buat terus berkarya. Tim Billionaire Coach, abang Mirza dengan bak Rizal yang selalu kondusif aku bagi tercapainya misi mulia kita bersama. Mentor sekaligus kawan ayu saya, bak Rendy Saputra, berkat bimbingan, pelajaran, dengan keahlian hidupnya, aku bakir menjadi kian dewasa dengan kaku dalam menghadapi cobaan hidup. Guru aktivitas saya, bungkus Jamil Azzaini dengan bungkus Heppy Trenggono yang telah mengajari aku banyak kejadian sebagai catu menjalani aktivitas terutama melanggar hasrat aku di adam training dengan bisnis. Sumber inspirasi dengan wawasan saya, Anthony Robbins, Keith J. Cunningham, Robert T. Kiyosaki, Donald Trump, Bradley J. Sugars, Brian Tracy, Zig Ziglar, Adam Khoo, James Gwee, Tung Desem Waringin, Mario Teguh, Ippho Santosa, Tom MC Ifle, Ongky Hojanto, Bong Chandra, Jaya Setiabudi, Felix Siauw, dengan Ust. Yusuf Mansur, berkat adicita dengan buku-buku karyanya yang asing biasa, pikiran aku menjadi terbuka. Anda, para pembaca buku ini, yang telah menanamkan dana dengan waktunya buat membaca buku ini. Semoga buku ini bisa mengakomodasi Anda buat menjadi pengusaha yang LUAR BIASA. Aamiin....

TERIMAKASIH UNTUK......

Terima kasih untuk…

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

16

Kata Pengantar

Merry Riana Motivator Wanita No. 1 di Indonesia & Asia, The Most Powerful Women of 2012

Buku 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula karya Dewa Eka Prayoga ini hebat amat buat dibaca, ayu belah Anda yang aktual amuh memulai bisnis ataupun telah memulainya. Buku ini bisa menjadi arahan perjalanan Anda dalam berbisnis. Ada banyak biaya siluman dengan kiat-kiat khusus, yang bisa oke belum pernah Anda dapatkan. Berbisnis itu bagaikan naik perahu ke melintas sungai. Anda bukan cuma harus perahu untuk  membawa Anda ke seberang, tetapi Anda juga harus dayung kayu sebagai alat buat melajukan perahu Anda. Begitu juga dengan arah buku ini ditulis, yang aku bersungguh-sungguh akan bisa mengarahkan Anda, mudah-mudahan bisa berdagang dengan cermat. Saya selalu percaya bahwa jika Anda ingat barang apa arah Anda dengan Anda ingat bagaimana cara meraihnya, bahwa Anda akan berbuah membuat kejadian tersebut menjadi kenyataan. Baca buku ini, perjuangkan bunga tidur Anda, dengan berkaryalah buat negara kita tercinta. Indonesia, Pasti Bisa!

17

Terimakasih Untuk Kata Pengantar Daftar Isi

15 16

17

Kecelakaan Bisnis Hikmah Dibalik Kisah

19 20

7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

25 39

#1 Asal Action

#2 Ikut-Ikutan

#3 Gampang Percaya

61 #5 Banyak Gaya 73 #6 Mudah Hutang 85 #7 Buta Finansial 101 Referensi Pemikiran 133 Profil Penulis 135

#4 Ingin Cepat

23

53

DAFTAR ISI

Daftar Isi

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

18

19 KECELAKAAN BISNIS

KECELAKAAN BISNIS Kalau buku beda menunjukkan dengan jalan apa meraih keberhasilan dalam bisnis, bahwa buku ini akan menjadi ‘rambu-rambu’ belah Anda yang amat serius menjadi PENGUSAHA. Bukan bermaksud menakut-nakuti, tetapi sebagai bukti aku mencintai Anda. Saya tidak gemar Anda melaksanakan kesalahan-kesalahan yang telah banyak anak Adam buat di asing sana, engat banyak melahirkan dampak buruk dalam bisnis dengan kehidupannya. Saya menyebutnya sebagai KECELAKAAN BISNIS…

Sebagian besar kecelakaan otomobil bukan atas gasnya yang tidak jalan, melainkan atas remnya yang blong, atau atas tidak latah rambu-rambu… Karena terlalu antusiasme masuk gas, seringkali kita lupa mengerem dengan melanggar jumbai yang ada, engat pada akhirnya berjalan kecelakaan dengan memakan banyak korban. Begitupun dalam bisnis, tanpa ingat kapan harus mengerem dengan tidak taat pada ‘rambu-rambu’ yang ada, bisa oke Anda mengalami kecelakaan bisnis. Hati-hati, nir- cukup itu terjadi.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

20

Hikmah Dibalik Kisah Mengawali buku ini, aku menganjur Anda menyimak dongeng seorang anak cucu anak muda yang amat ambisius buat menjadi seorang pengusaha. Begini ceritanya… •

Sejak SMA, beliau telah doyan membaca buku-buku impuls dengan bisnis. Seringkali ketika cobaan bukan buku ilmu hitung atau IPA yang beliau bawa, tetapi malah apalagi buku impuls dengan bisnis. • Awal bersarang kuliah, beliau telah berangkat memohon pekerjaan di beberapa perusahaan. Sempat ditolak akibat catur perusahaan, akhirnya beliau termakbul di industri yang kelima. Ia beraksi sebagai guru honorer di alpa eka bimbingan belajar di kotanya. • Satu tarikh bekerja, membuat dia tak puas dengan penghasilannya. Ia putuskan oke pengusaha. Diawali dengan berdagang buku, membuka bimbingan belajar sendiri, bergabung dengan Event Organizer, bahkan MLM. Semangat usahanya semakin berkobar. • Di semester 3 kuliah, beliau telah ada kalanya diundang akibat kampuskampus buat melepaskan berkilap dengan training motivasi. Orang-orang menyebutnya sebagai Motivator Muda. Tak jarang atas kejadian ini beliau bisa keliling-keliling Indonesia ala GRATIS cuma buat menginspirasi kawan-kawan anak muda di Indonesia. • Di baya 20 tahun, bisnisnya semakin besar, sampai-sampai bakir beliau tinggalkan. Bisnisnya jalan, beliau jalan-jalan. Ia cuma pokok membikin jaringan dengan membuat sumber pemasukan di bisnis lain. • Di baya 21 tahun, penghasilannya telah di arah 9 digit dengan mendapatkan 1 Miliyar pertamanya. Lalu beliau mematikan buat acap menikah buat menyempurnakan agamanya. Sepintas perjalanan bernapas anak cucu anak muda ini begitu lancar-lancar saja, tak ada masalah, tak ada rintangan. Tapi coba tebak, barang apa yang berjalan beberapa hari setelah menikah? Ujian pertama menempa aktivitas anak cucu anak muda ini. Apa itu? • •

Persis 18 hari setelah menikah, beliau mendengar berita bahwa dia harus menanggung kecelakaan bisnisnya sebesar Rp 7,7 Miliyar. Semua bisnisnya ditutup buat bisa meliputi kecelakaan tersebut.

21

• •

Aset badan bagaikan otomobil dengan barang-barang faedah lainnya terpaksa dijual buat meliputi kecelakaan tersebut. Tabungan buat cita-citanya di abad depan terpaksa dicairkan buat bisa membalas kecelakaan tersebut. Alhasil, selagi 3 bulan kian anak cucu anak muda ini dihantui dengan ketakutan, disalah-salahkan, dengan dikejar-kejar penanam modal yang terus menuntut ganti rugi.

Naas amat nasib anak cucu anak muda ini. Sebagian dari Anda mungkin kasihan melihat beban anak cucu anak muda tersebut. Sebagian juga mungkin tidak, atas mengaggapnya cuma sebuah kisah. Tapi sayangnya, dongeng ini nyata. Karena anak cucu anak muda yang ada dalam dongeng tersebut adalah awak aku sendiri, Dewa Eka Prayoga….

Menulis Karena Miris Saya mencatat buku ini bukan atas terpaksa, tetapi murni atas cuma gemar berbagi. Saya mencatat atas miris. Ternyata, aku bukan satu-satunya pengusaha yang mengalami kecelakaan bisnis sebesar itu, lagi banyak juga pengusaha yang mengalami kecelakaan bisnis kian besar dari saya. Suatu ketika aku mematikan latah workshop yang diselenggarakan akibat IIBF dengan juru bicara ialah Pak Heppy Trenggono, temanya adalah How to Be Debt Free. Tentu dari judulnya saja Anda absolut telah bisa menebak, agak pesertanya bagaikan apa. Ya, betul sekali, orang-orang yang datang pada workshop ini adalah orang-orang yang bermasalah, terutama masalah hutang dengan finansial. Ternyata benar, hutang membayangkan bermacam-macam, berangkat dari 3 juta, 10 juta, 50 juta, 100 juta, 300 juta, 1 miliyar, 5 miliyar, 8 miliyar, 26 miliyar, bahkan di arah 50 miliyar pula ada. Naudzubillahi mindzalik… Hingga pada akhirnya aku mengikatkan bahwa ada yang alpa dengan pola wirausaha di Indonesia ini. Banyak kesalahan-kesalahan yang terulang, terpolakan, dengan itu absolut adanya. Hanya saja jarang anak Adam menyadarinya, atas tak ada anak Adam yang mengingatkannya. Maka disini darma aku adalah buat mengingatkan Anda.

KECELAKAAN BISNIS

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

22

Atas alas itulah aku mencatat buku ini. Isi buku ini absolut dengan fakta atas ditulis berdasarkan PENGALAMAN dengan PENGAMATAN aku di lapangan. Setelah aku amati, alih-alih ada 7 Kesalahan Fatal Pengusaha yang terlupakan, yang seringkali berjalan pada pengusaha-pengusaha pembimbing pada umumnya, diantaranya: 1. Asal Action 2. Ikut-Ikutan 3. Gampang Percaya 4. Ingin Cepat 5. Banyak Gaya 6. Mudah Hutang 7. Buta Finansial Mari kita bahas eka bagi satu….

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA

Kesalahan #1

ASAL ACTION

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

26

“Banyak action itu bagus. Tapi kalau akar action saja tanpa ada ilmunya, sama saja dengan bunuh diri” Ada yang bilang, katanya berdagang itu bagaikan : • Masuk barak mandi. Nggak jangan banyak berpikir belakang amuh barang apa disana, yang bena bersarang aja dulu, kalau telah di dalam, Anda amuh sikat gigi, berdiam ambil. Mau sabunan, berdiam ambil. Mau buang air besar, berdiam jongkok, dengan seterusnya. • Ada juga yang bilang bahwa bisnis itu bagaikan berenang. Kalau amuh belajar berenang nggak jangan banyak teori, terus aja jebur!! Nanti juga bisa sendiri. • Ada juga yang bilang bahwa bisnis itu kaya belajar karate. Kalau amuh bisa karate nggak jangan banyak baca buku, perbanyak aja latihan. Letakkan tumpukan genteng di depan, dess!!! Patah… Tidak ada yang alpa dengan analogi di atas, benar demikian. Yang oke masalah adalah ketika kita menelan mentah-mentah analogi tersebut. Yang berjalan adalah: •

• •

Pas bersarang barak mandi, di barak mandi nggak ada apa-apa. Air nggak ngalir, sabun nggak ada, sikat gigi nggak ada, handuk nggak bawa. Kan masalah… Pas jebur tuk berenang, boro-boro bisa renang, yang ada apalagi kelelep. Kan bisa mati… Pas coba patahkan tumpukkan genteng yang ada di depan, bukan gentengnya yang patah, tetapi apalagi tangan kitanya yang patah. Kan sakit… Ini semua bisa saja berjalan atas eka hal, ialah ASAL ACTION…

Misalnya… Ketika Anda lancong di sebuah toko buku, Anda mengambil alpa eka buku atas bisnis, Anda baca tulisan yang isinya bagaikan ini…

Pernahkah Anda merasakan era dimana Anda gemar bernapas kian bebas? Anda tidak gemar terbebat waktu dengan terbebat uang? Anda gemar dana mengalir begitu saja ke kampil dengan perkiraan Anda? Sampai akhirnya Anda butuh eka cakap ialah “FREEDOM”. Anda BUTUH KEBEBASAN!

27

• • • • •

Bebas waktu mudah-mudahan bisa berbagi dengan anak Adam beda kapan saja dengan dimana saja, tanpa beralasan, ‘SIBUK!’ Bebas waktu mudah-mudahan bisa berkumpul dengan anak bini dengan sahabat, tanpa beralasan, ‘SAYA TIDAK ADA WAKTU!’ Bebas waktu mudah-mudahan bisa menyalurkan hobi sesering mungkin, tanpa beralasan, ‘SAYA HARUS KERJA!’ Bebas dana mudah-mudahan bisa bernapas berkecukupan, bukan cuma ‘terlihat kaya’, tetapi amat kaya Bebas dana mudah-mudahan bisa mandiri, tidak merepotkan anak Adam tua, dengan menggembirakan banyak anak Adam Bebas dana mudah-mudahan bisa membeli dengan memegang apapun yang aku mau, dll.

Oleh atas itu, acap beralihlah oke PENGUSAHA. Agar Anda bisa BEBAS WAKTU dengan BEBAS UANG!! Pertanyaan saya, barang apa reaksi Anda setelah membaca buku tersebut? Bagaimana perasaannya? Banyak amat buku-buku impuls yang bertujuan merangsang pembacanya buat oke pengusaha. Tapi tidak jarang isinya cuma memaksa pembaca buat menjadi pengusaha bertimbal dengan keinginan penulis. Ini tidak salah, sah-sah saja, atas benar begitulah perannya. Yang oke masalah adalah ketika para cerpenis cuma melepaskan impuls dengan inspirasinya saja, tanpa melepaskan ilmu-ilmu bisnisnya. Kita bisa alpa kaprah, bisa oke kita akar action…

Kompor Motivator Apakah Anda termasuk anak Adam yang mematikan oke pengusaha atas kompor dari Motivator? Sebagian dari Anda mungkin adalah penggemar buku bacaan bisnis, secuil juga mungkin Ahlul-Workshop (sebutan buat orangorang yang ada kalanya latah Workshop). Tapi berhati-hatilah, bisnis tak selalu berujung manis, bagaikan yang ada kalanya diceritakan era seminar-seminar.

KESALAHAN #1 Asal Action

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

28

Para motivator yang membawa antusiasme entrepreneur tidaklah salah. Justru ini menjadi bakal memanaskan utama mudah-mudahan kita memulai dengan terinspirasi. Hanya saja, jika kata-kata dari motivator ini ditelan mentahmentah, nir- berharap keberhasilan akan merapati kita, malah apalagi sebaliknya. Bayangkan saja, kita belum ingat ilmunya, mendadak terus action, matilah sudah… Apakah dalam kejadian ini aku tidak berkenan dengan para motivator? Tidak… Bahkan cukup sekarangpun orang-orang lagi mengenal aku sebagai seorang motivator. Setiap kali aku diberi kesempatan buat memasukkan acara di sebuah tempat atas antusiasme entrepreneur, aku selalu melahirkan bahwa cara buka bisnis yang akurat itu yang bena ACTION dulu, arkian setelahnya berpikir. Hingga pada akhirnya Allah amat menguji aku dengan barang apa yang aku katakan. Alihalih berhasil setelah action, yang ada apalagi kegagalan bagi kegagalan. Mulai sejak itu aku mengubah adicita aku bahwa akar action itu salah.

Tak Hanya Action Apakah Anda berdagang uang action saja? Banyak amat buku-buku impuls dengan seminar-seminar bisnis yang mengompori kita buat acap action memulai usaha. Katanya, kalau kita gemar kaya, ya oke pengusaha. Dan kalau gemar berhasil buka bisnis, yang bena action! Petanyaannya, ACTION APA??!!! Betul tidak? Anda pula absolut bingung barang apa yang harus diactionkan. Mungkin dalam benak Anda terlintas: • • • • •

Saya harus berangkat dari mana? Saya bingung amuh bisnis apa? Saya nggak kepunyaan uang Saya nggak kepunyaan keahlian Saya nggak ada bakat, dsb

Pernyataan-pernyataan di arah adil adanya. Tapi eka lantaran itu semua, KITA BELUM TAHU ILMUNYA. Maka darma kita geledah ingat ilmunya. Tak cuma sekedar action.

“Jadi Pengusaha itu ada ilmunya. Jangan cuma sekedar action, action, dengan action. Asal action cuma akan membuatmu gagal”

29

Bukan amuh menakut-nakuti, tetapi ini nyata. Siapkah Anda kehilangan semua keenakan beraksi sebagai employee dengan sekalian fasilitas dengan bayaran konsisten yang telah absolut tiap bulannya, dengan akhirnya menggantinya dengan sekalian ketidakpastian dengan beban sebagai seorang pengusaha, terutama di tahun-tahun pertama merintis usaha? Rata-rata pengusaha pembimbing yang aku temui alih-alih tidak memegang jantung yang layak bangkit buat menghadapi eka kejadian ini. Dulu aku ada kalanya mengatakan, “Tidak apa-apa kita berdagang dengan menghadapi efek yang besar, atas bisa oke dibalik efek itu tersimpan mata pencarian yang besar. Karena Risk = Rizq. Jika Anda action, ya action saja! Tidak jangan berpikir ba bi bu. Jika ada efek yang besar, capai saja, berani saja! Tak masalah jika harus menggadaikan BPKB aktivis atau surat rumah, yang bena usaha jalan”. Setelah aku pikir-pikir, aku sadari bahwa benar dalam efek yang besar ada mata pencarian besar. Tapi menggunakan sekalian cara dengan berani mengambil efek saja tidak cukup. Orang yang risk taker tidak sama dengan anak Adam yang gambler.

Risk Taker ≠ Gambler Bisnis yang berbuah tidak bisa dicapai dengan gambler. Kegagalan ini aku alami ketika bisnis event organizer (EO). Ekspektasi PJ aku atas kuantitas peserta dengan keuntungannya amat besar. Sehingga abdi berani mengambil kolega yang layak berpengalaman dengan desak honorarium yang besar. Kami pikir, tak masalah berharap honorarium besar, toh belakang juga keuntungannya besar. Action sih action, pergi kesana pergi kesini, cabut biaya ini biaya itu, yang bena acara jalan dengan bisa untung. Ternyata peserta antara dari harapan, dengan abdi pula rugi besar. Banyak diantara kita tidak bisa membedakan mana risk taker dengan mana gambler. Risk taker itu dini melakukan telah ada perhitungannya. Ada impian, ada rencana, ada strategi, ada taktik. Kalau gambler, membayangkan beranjak bertimbal emosi dengan keinginan mereka. Dan inilah yang ada kalanya berjalan di lapangan. Action, action, dengan action, akhirnya gagal….

KESALAHAN #1 Asal Action

Gambler vs Risk Taker

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

30

Ada Peluang Bagus, Ambil! Katanya, seorang pengusaha itu harus peka atas peluang. Jika benar ada angin bagus, AMBIL! Apakah Anda setuju? Suatu hari Anda ditawari bisnis jual-beli otomobil akibat handai Anda. Ia merekomendasi margin keuntungan yang adiluhung dari saban unit otomobil yang dijual. Akhirnya Anda mematikan berpartner dengannya. Tugas Anda adalah mencari penanam modal buat membeli otomobil yang cukup dalam bentuk lego butuh. Teman Anda ini memegang jaringan yang banyak. Dan beliau ingat betul atas adam permobilan. Suatu ketika, Anda berbuah mendapatkan penanam modal yang cocok. Teman Andapun mencari otomobil yang dalam bentuk lego butuh, engat setelah demikian durasi akhirnya handai Anda mendapatkan penjual otomobil tersebut. Anda beritahu penanam modal Anda bahwa telah ada unit otomobil yang siap dibeli, penanam modal Anda bilang bahwa coba Anda lebih-lebih dahulu berikan DP nya, belakang biar aku yang sisanya. Karena Anda merasa bahwa ini adalah angin bagus, Anda gunakan dana badan Anda buat DP otomobil tersebut sebesar Rp 5.000.000. Ketika Anda bertamu penanam modal buat berharap melunasi, mendadak sih penanam modal mematikan ala sepihak, nama lain nggak oke kerjasama buat kapitalisasi di bisnis Anda. Pertanyaan saya, kira-kira, siapa yang harus bertanggung balas melunasi otomobil tersebut? Ingat, dana DP yang telah bersarang tidak bisa dikembalikan. Kalaupun dapat, Anda akan dikenakan penalty yang layak besar. Seringkali kita mengalami situasi yang demikian. Merasa ada angin bagus, kita terus ambil, tanpa pernah berpikir panjang. Inilah yang dinamakan dengan bermain emosi, bukan intelektual.

“Business is titinada emotional sport, business is intellectual sport” Sukses, Tapi Nggak Ada Duitnya Bisnis pertama saya, bimbingan belajar, dibuka dengan bermodalkan BPKB aktivis Tiger. Benar-benar uang nekad, tanpa banyak basa basi. Karena merasa kepunyaan keahlian menjadi guru selagi 2 tahun, akhirnya aku putuskan buka bimbingan belajar sendiri. Dari produk andalan BPKB tersebut, aku bisa uang sekeliling 8 juta.

31

Tanpa keterampilan bisnis yang mumpuni, aku berbuah membuka bisnis tersebut. Awalnya anak didik cuma 7 orang, bulan anjak bulan, tarikh anjak tahun, siswanya bertambah engat 40 anak Adam lebih. Kami cuma menggunakan dua kolom buat cara KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Karena abdi cuma pokok melayani siswa-siswa bagian 12 SMA. Singkat cerita, ketika akhir tarikh ajaran, membayangkan berbuah lulus dengan biji yang amat memuaskan. Tak cuma itu, membayangkan pula berbuah lolos seleksi ke perguruan adiluhung favorit di Indonesia. Lebih dari 80% anak didik abdi lolos ke perguruan adiluhung impiannya. Ini adalah suatu prestasi belah kami. Sukses ala kualitas pendapatan siswa, alih-alih tak padu dengan keberhasilan bisnis saya. Setiap kali aku memantau keuangannya, selalu mengkhawatirkan. Alhasil atas ketidakpahaman akan bisnis, cuma mengandalkan keahlian kerja dengan hobi, bisnis aku ini cuma bisa bertahan cukup dua tahun, setelah itu almarhum, nama lain tutup. Setelah aku pikir-pikir, inilah kesalahan saya: 1.

Nggak kepunyaan 3 berita moneter (neraca, laba rugi, dengan arus kas). Yang dimiliki cuma arus kas saja, cuma keterangan dana bersarang dengan dana cabut saja. Laporan moneter lainnya nggak punya, atas nggak paham cara buatnya. 2. Nggak bisa baca angka. Dalam artian, aku tidak bisa membaca sejarah dibalik bilangan tersebut. Saya tidak ingat persis apakah bisnis ini dalam bentuk kondusif atau tidak. Yang aku amat-amati biasanya cuma omsetnya saja, tanpa pernah melihat betapa hutangnya, betapa piutangnya, betapa cashnya, betapa asetnya, dll. 3. Penetapan kadar yang asal. Tanpa ada ancangan yang jelas. Saya tetapkan kapitalisasi buat anak didik cuma berdasarkan ancangan umum dengan kadar cagak kalau di bimbingan belajar lain. Saya tidak pernah memikirkan kejadian yang lain. 4. Gaji guru terlalu tinggi. Awalnya atas abdi gemar mensejarahterakan pengajar, sehingga gajinya besar. Tapi yang ada, guru sejahtera, sayanya merana. Menyedihkan… T_T

KESALAHAN #1 Asal Action

Saya gunakan buat carter mencarter} tempat, belanja ATK, bayaran pengajar, dengan biayabiaya operasional lainnya.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

32

5. Biaya terlalu membengkak. Kami memegang banyak program penjunjang KBM yang amat asing biasa. Ada program perwalian, SMS harian, rapor bulanan, kunjungan anak Adam berumur siswa, ngedate menyerempakkan MAFIA (Matematika, Fisika, Kimia), dengan lain-lain. Yang absolut ini butuh biaya, nah ketika itu aku nggak sadar. Fokusnya cuma kepada kualitas pembelajaran dengan target siswa, sedangkan moneter nggak diperhatikan. Saya bisnis cuma akar action. Selain itu aku pula buta finansial. Pembahasan melanggar buta keuangan ada pada bab berikutnya…

Modal Semangat, Cukupkah? Tidak… Di desa saya, banyak yang merasa bahwa atas bisa berhasil bertani nanas, arkian berani lagi bertani buah naga, sehingga semua biaya dikeluarkan buat bertani buah naga. Coba tebak, apakah petani ini berhasil dengan usahanya yang ke-2? Ternyata tidak, malah apalagi rugi. Setiap bisnis itu khas dengan distingtif dalam saban aturannya. Bagaimana pembuatan yang menghasilkan komoditas optimal, pasar mana yang amat potensial buat komoditas kita, channel mana yang amat efektif melipatgandakan penjualan, dengan lain-lain. Bisnis tidak akan berbuah cuma dengan bermodal semangat. Kesalahan fatal aku dahulu adalah terus mengedepankan antusiasme akan tetapi cekak pengetahuan, keterampilan, dengan kompetensi dalam bisnis yang aku geluti, ‘kan YANG PENTING ACTION!’. Maklum namanya juga pengusaha pemula, lagi anak muda pula. Akhirnya aku bagaikan balon gas yang penuh udara akhirnya penutupnya lepas, bahwa aku amblas kemana-mana tidak jelas arah tujuannya, lamalama makin melempem dengan berjatuhan ke tanah. Tidak antara berparak dengan bisnis, aku mengawalinya dengan antusiasme yang menggebu-gebu, dengan penuh daya dengan kekuatan bisnis aku berbuah berdiri. Saya begitu bersemangat dengan ekspektasi keuntungan yang besar. Satu dua bulan tidak ada masalah, bulan ketiga berangkat bingung deh, kekacauan disana sini, bingung bagaimana solusinya. Apalagi ketika buka bisnis kemudian yang

33

Perlu Mentor? Perlu… Belajar benar bisa dari siapa saja, tetapi desak pendapat harus dari anak Adam yang berpengalaman. Orang yang cuma mengandalkan bidang tetapi cekak keahlian akan melepaskan saran yang menyesatkan! Inilah darma mentor. Anda harus mentor. Karena guru akan mengarahkan Anda bertimbal keahlian dengan insting bisnis mereka. Syaratnya, membayangkan telah pernah mengalami, bidang bisnisnya sama, dengan terbukti berhasil. Jika alpa eka dari ketiga limitasi semula ada yang tidak terpenuhi, berfaedah beliau bukan mentor.

Syarat Mentor: Sudah pernah mengalami Bidang bisnisnya sama Terbukti berbuah Membangun bisnis adalah masalah keahlian. Kita membutuhkan nasihat dari anak Adam yang berpengalaman dengan amat kita percaya. Kita harus mentor… Dimana kita bisa mendapatkan guru yang tepat? Inilah biaya siluman dari saya: 1. Banyak-banyak baca buku bisnis. Cari informasi penulisnya, apakah beliau pengusaha juga atau tidak. Jika pengusaha juga dengan memadati limitasi di atas, bahwa hubungilah. Datangilah. Bicara dengannya mudah-mudahan beliau bersedia menjadi guru Anda. 2. Sering-seringlah gabung komunitas bisnis. Disana Anda akan mendapatkan banyak pengusaha, ayu pembimbing meskipun yang telah berpengalaman. Belajarlah dari mereka. Carilah yang sesuai bertimbal dengan bisnis Anda. 3. Aktiflah di twitter. Follow akun-akun yang dengan bahagia jantung melepaskan bidang bisnisnya buat Anda. Jika andaikan Anda tidak bisa mendapatkan guru ala langsung, Anda bisa mendapatkannya ala tidak langsung. Jadikan beliau guru Anda. Berikanlah sapaan yang hangat dengan mintalah bimbingannya.

KESALAHAN #1 Asal Action

notabene beda-beda, ilmunya beda-beda juga. Ketika eka masalah bisa dikendalikan masalah lainnya tidak, itulah efek atas tidak ingat ilmunya dengan cuma akar action. Lama-lama antusiasme turun dengan bisnis bubar.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

34

Satu kejadian yang harus diingat, berguru dengan belajar boleh dengan siapa saja. Tapi jika Anda gemar menjadikannya sebagai mentor, Anda harus eklektik orang. Pilihlah bertimbal kriteria di atas. Pilihlah anak Adam yang benar nyaman dengan Anda, bertimbal jantung Anda.

Rencanakan Actionmu, Actionkan Rencanamu Kebanyakan pengusaha cuma mengerjakan alpa eka cuilan ini. Satu sisi membuat agenda strategi tetapi tidak dijalankan atau sebaliknya cuma akar action tanpa buat strategi. Membangun bisnis yang bisa bertahan dalam jangka panjang dengan berhasil membutuhkan intelektual buat action serta diikuti dengan strategi. Dalam kejadian ini andaikan strategi marketing, operasional, SDM, ataupun keuangan. Intinya, melakukan bisnis itu harus intelektual buat acap action akan tetapi juga harus diikuti dengan agenda strategi sehingga barang apa yang kita buat tidak akan alpa langkah. Jika dirumuskan, kancing berhasil dalam bisnis itu sederhana:

“Mimpi sebesar-besarnya, Rencana seperlunya, Action sebanyak-banyaknya, Doa sekuat-kuatnya” Mimpi Besar Bisnismu Sekarang saatnya Anda menuangkan bunga tidur besar bisnis Anda dalam buku ini. Ini adalah cuilan Anda. Silakan ceritakan bunga tidur Anda atas bisnis yang gemar Anda bangun… Mimpi besar aku atas bisnis ini adalah

35

Jika andaikan Anda berdagang cuma bermodalkan bunga tidur saja tanpa ada penjadwalan yang matang, barang apa agak yang akan terjadi, berhasil atau gagal? Katanya, ada yang bilang, “Gagal memikirkan sama dengan memikirkan kegagalan”. Apakah Anda setuju?

Tidak semua yang kita rencanakan itu berhasil, lagi pula tidak merencanakannya… Saya lampirkan format business blueprint yang aku miliki. Business blueprint ini adalah cap biru bisnis Anda. Isi dari blueprint adalah kondisi bisnis Anda masa ini dengan angan-angan Anda di abad yang akan datang. Sama bagaikan membuat rumah, bangunan, tanpa cap biru yang jelas mustahil akan membangun gedung yang berkualitas. Nama Perusahaan : ................................................................................................. Kami adalah industri yang beranjak di bidang ....................................... Berdiri sejak ...................... Memiliki badal di .............................................. ................................................................................................................................... Telah melayani kian dari ............. pelanggan. Dalam 10 tarikh abdi akan membabarkan usaha ke .................................................................... Menambah model usaha berangkat dari ............................................................... cukup ...................................................................Kami memegang barisan yang berkarakter .................................................................................................................... Komitmen abdi adalah ............................................................................................. ........................................................................................................................................ Kami memulai bisnis ini dengan komoditas ........................................................ Saat ini abdi memegang kian dari ............. model komoditas berangkat dari ....................... cukup ...................................... Kami melepaskan pelayanan dengan cara ......................................................Dalam 10 tarikh mendatang abdi akan membabarkan pelayanan dengan cara .................................... ....Kami eksklusif atas .....................................................................Produk abdi eksklusif atas ......................................................Pelayanan abdi eksklusif atas .. ...............................................................Kami berparak dengan competitor abdi atas .................................................Teknologi abdi eksklusif atas ..................

KESALAHAN #1 Asal Action

Rencana Anda…

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

36

......................................Kami telah mendapat aplaus dari ...................... ..........................Kami beraksi bangkar gemar mewujudkan...................................... Kami akan menggunakan keunikan abdi buat ............................................... ......Dalam 100 tarikh abdi akan diinngat sebagai .......................................... Kami berdediksi melayani klien dengan karakteristik • Umur : • Pendidikan : • Jenis kelamin : • Penghasilan : • Frustasi atas : • Memiliki keinginan buat : • Memiliki sifat-sifat : Kami melayani klien dengan memegang team yang berkarakteristik • Sifat dengan karakter : • Umur : • Pendidikan : • Frustasi atas : • Ingin mendapatkan :

Saran buat Pengusaha Knowledge is nothing, applying what we know is everything. Pengetahuan bukanlah apa-apa, mengaplikasikan yang kita ingat adalah segalanya. Saatnya Anda menyempurnakan pembelajaran Anda. Inilah saran aku buat Anda sebagai pengusaha: • •

Temui 3 anak Adam aktor pengusaha yang bagi Anda sukses, geledah ingat barang apa dongeng berhasil dengan dongeng gagalnya. Catat AHA! nya… Temui pedagang-pedagang kaki panca di sekeliling Anda, seringseringlah bertanya kepada mereka, atas keahlian berdagang mereka. Ambil pelajaran darinya… Seimbangkan antara kapan belajar, kapan harus action. Banyak belajar tanpa pernah action, PERCUMA… Banyak action tanpa pernah belajar, GAGAL…

37

Bacalah buku-buku impuls dengan bisnis. Jangan malas baca buku dari pengarang-pengarang asing negeri, buku membayangkan bagusbagus, walaupun kadang pengemasan dengan tata penulisannya membosankan. Coba baca buku-bukunya Anthony Robbins, Robert T. Kiyosaki, Donald Trump, Zig Ziglar, Bradley J. Sugars, Brian Tracy, Adam Khoo, dengan tokoh-tokoh bisnis lainnya. Buatlah lingkar bisnis. Apa itu? Kelompok halus bisnis Anda. Bukan barisan Anda, bukan kolega Anda, bukan pegawai Anda. Tapi membayangkan yang sama-sama kepunyaan bisnis dengan ide bisnisnya masing-masing. Rutinkan pertemuannya, perbanyaknya sharing, dengan bangkit jaringan. Perbanyak sholat malam, sholat tahajud, sholat dhuha, shalat jemaah 5 waktu, dengan sedekah. Mintalah advis kepada Allah buat keberhasilan dengan keberkahan bisnis Anda.

Jika Anda melaksanakan barang apa yang telah aku sarankan, aku doakan semoga Anda bisa mengaras semua keinginan Anda. Yakinlah Allah mencintai Anda, dengan Dia gemar Anda mengaras bunga tidur mulia tersebut.

KESALAHAN #1 Asal Action

Hikmah Satu Menit Banyak action itu bagus. Tapi kalau akar action saja tanpa ada ilmunya, sama saja dengan bunuh diri. • Banyak batal = Banyak belajar. Ini benar! Tapi supaya Anda nggak batal terus, belajarlah dulu… • Bisnis yang aksi adalah bisnis yang dibuka, BUKAN yang cuma ditanyakan saja! Ini benar… Kan banyak bertanya supaya bisa buka bisnis yang bagus, nggak sekedar dibuka saja, terus tutup, nama lain bangkrut. • Guru pokta adalah keahlian dengan kegagalan. Itu akan didapatkan jika kita action. Hanya saja, kalau andaikan kita bisa belajar dari kesalahan dengan kegagalan orang, buat barang apa kita mengulangi kesalahan dengan kegagalan anak Adam itu? • Jangan oke anak Adam gila! Yang mengharap entitas yang berparak tetapi terus-menerus melaksanakan kejadian yang sama. Jadilah anak Adam waras! Yang terus belajar, belajar, dan

belajar…

Kesalahan #2

IKUT-IKUTAN

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

40

“Berbisnislah dengan penuh hasrat. Jangan cuma membebek doang!” Pernahkah Anda melihat suatu bisnis yang booming di periode tertentu, tetapi setelah itu hilang kolam ditelan bumi? Jika Anda pernah melihatnya, atau BAHKAN pernah merasakannya, bisa oke atas pondasi bisnisnya tidak kuat. Hanya membebek saja…

Hanya Ikut-Ikutan Ada dua kemungkinan: 1. 2.

Jadi pengusahanya cuma yang ikut-ikutan, atau Jenis bisnisnya yang ikut-ikutan

Pertanyaan pertama, apakah Anda oke pengusaha cuma atas ikut-ikutan? Biasanya, atas melihat keberhasilan para pengusaha terdahulu, akhirnya kita mematikan menjadi pengusaha atas gemar bagaikan mereka. Mereka bisa sukses, kita pula bersungguh-sungguh bisa. Mereka kepunyaan mobil, rumah, dana banyak, dengan memegang aktivitas yang berlimpah, akhirnya kita terbuai dengan keberhasilan mereka. Karena terbuai, akhirnya kita ikut-ikutan, mematikan oke pengusaha dengan angan-angan bisa bagaikan mereka. Nah, apakah Anda termasuk yang bagaikan ini? Semoga tidak demikian…. Pertanyaan kedua, jika andaikan Anda buka bisnis hari ini, bisnis barang apa yang akan Anda buka? Apakah bertimbal dengan hasrat Anda? Atau cuma membebek saja? Biasanya, atas anak Adam beda berhasil dengan bidang bisnisnya, kita membebek meniru bisnis mereka. Padahal bidang bisnis tersebut belum absolut berkena dengan awak kita. Kita tidak paham atas menceluk beluk bisnisnya. Kita cuma menggunakan desain ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), atau bahkan ATP (Amati, Tiru, Plek!).

Apa Memang Nggak Boleh ikut-Ikutan? Boleh…. Sangat boleh. Tidak ada yang melarangnya. Selama kita mampu, fasih menceluk beluk bisnisnya, bertimbal hasrat kita, dengan benar menghasilkan. Silahkan bercermin membayangkan pada terdahulu yang

41

TIDAK TAMPAK

MINDSET ACTION TAMPAK RESULT

Misalnya, Anda mendengar seorang pengusaha berhasil mendapatkan omset 7 Miliyar atas berdagang keripik. Bisnisnya laris, orang-orang pada ngantri cuma buat mendapatkan keripik tersebut. Kita merasa iri, dengan kita meniru pengusaha berhasil tersebut. Akhirnya kita mematikan bisnis keripik. Tebak barang apa yang terjadi? Belum juga tiga bulan berjalan, bisnis kita almarhum. Boro-boro bagaikan dia, kita bangkrut! Produk kita tidak laku, tidak bagaikan yang pengusaha berhasil tersebut rasakan. Coba lihat, dalam hal di atas, kita gemar mendapatkan omset 7 Miliyar (result). Karena alasan tersebut, kita mematikan bisnis keripik (action). Tapi kok lagi gagal? Karena kita tidak ingat barang apa yang ada dalam mindset sih pengusaha berhasil tersebut. Kita cuma meniru action dengan result nya saja, tanpa pernah ingat kandungan pikirannya. Pengusaha berhasil itu amat berhasil atas berhasrat di bidang tersebut, kepunyaan komitmen yang kuat, bunga tidur yang besar akan bisnisnya, dengan totalitas perjuangan yang tidak harus ditanyakan lagi. Nah kita? Kita berdagang cuma membebek dia, tak ada hasrat, tak ada totalitas…

Cek Niat… Setiap kali aku memasukkan berkilap yang dihadiri para pengusaha, aku selalu ‘kepo’ atas niat dengan alasan membayangkan menjadi pengusaha. Ternyata hasilnya bagaikan ini:

KESALAHAN #2 Ikut-ikutan

sudah terbukti berhasil dengan bisnisnya. Mereka ada atas buat menginpsirasi kita. Kalau kita telah terinspirasi, ya kita buat bisnisnya. Yang oke masalah adalah jika kita cuma meniru dengan membebek dari segi yang TAMPAK saja. Maksudnya? Berikut penjelasannya…

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

42

• •

“Saya oke pengusaha atas kepepet. Karena telah memohon kerja kemana-mana nggak diterima. Akhirnya oke pengusaha deh…” “Saya oke pengusaha atas terpaksa. Karena anak bini aku pengusaha juga. Harus oke penerus…” “Saya oke pengusaha atas nggak amuh disuruh-suruh. Kalau oke pegawai kan disuruh-suruh. Nggak enak…”

Jika jawaban di arah kian atas kepepet, terpaksa, dengan nggak amuh disuruh-suruh, ada juga yang oke pengusaha atas gemar kaya, gemar kepunyaan banyak uang, gemar bermanfaat buat banyak orang, gemar bebas waktu, gemar bebas uang, dengan lain-lain. Jika membayangkan kepunyaan niat bagaikan itu, nah masa ini barang apa niat Anda? Apa alasan Anda oke pengusaha? Coba tanya awak sendiri, memantau niat Anda, barang apa alasan Anda memulai bisnis sendiri? Menginginkan dana yang kian banyak dari pemasukan yang didapatkan era ini? Waktu luang dengan anak bini yang kian banyak ketimbang beraksi di industri anak Adam lain? Atau, Anda bosan diperintah? Semua alasan tersebut sah-sah saja. Saya cuma mengingatkan, “Innamal a’maalu binniyaat”. Artinya, nyata saban amal itu tergantung niatnya…

Kalau niatnya bagus, hasilnya PASTI bagus… Kalau niatnya jelek, hasilnya PASTI jelek… Pondasi Hati Sempat ada yang bertanya, “Apa hubungannya pondasi jantung dengan berbisnis? Nggak ada….”. Mereka yang berpikir begitu biasanya bisnisnya belum sukses. Nggak percaya, memantau saja…. hehehe Percaya atau tidak, berdagang harus dibangun dengan pondasi jantung yang kuat. Kenapa berdagang harus dibangun dengan pondasi jantung yang kuat? Karena pondasi jantung yang bangkit akan mengantarkan kita menjadi pengusaha yang kuat. Dalam artian, kita berdagang dengan penuh hasrat, alasan, dengan arah yang kuat, tidak cuma membebek saja, lagi pula atas terpaksa.

43

Saya bersungguh-sungguh banyak pengusaha yang memulai bisnisnya tanpa dibekali dengan pondasi jantung yang bangkit ini. Coba perhatikan: •

Banyak amat pengusaha yang memulai bisnisnya atas ikutikutan trend. Melihat bisnis A laris, bahwa dibukalah bisnis sejenis. Mereka menganggap itu bisnis, sedangkan oportunis. Karena bagaimanapun bisnis itu merintis, bukan beserta lego barang apa saja yang andaikan laris! Tidak jarang pengusaha yang aktual saja buka eka outlet, melihat ramainya pengunjung di outlet pertama, terus gemar buka outlet kedua. Tidak sabaran. Awalnya berharap di outlet kedua bisa untung, yang ada apalagi oke buntung! Tidak kurang pengusaha yang bapet bahkan melampaui banyak hutang setelah bisnisnya gulung tikar. Setelah kapital dengan hutangnya dihitung, lagi tercecer hutang yang amat banyak. Mencoba membikin bisnis beda buat bisa meliputi hutang itu, yang berjalan bisnis yang diharapkan apalagi tidak berkembang. Ini namanya gali lurah tutup lubang!

Semua kejadian di arah diakibatkan atas pengusaha yang tidak dibekali dengan pondasi jantung yang kuat. Anda bisa cek, ciri-cirinya kurang kian bagaikan ini: • • • • • • •

Ikut-ikutan trend Diawali dari hutang Tidak sabaran Ingin acap kaya Fokus pada uang Mengabaikan manfaat Fokus dapatkan uang

KESALAHAN #2 Ikut-ikutan

Ibarat bangunan, pondasi ini akan menjadi penopang utama sebuah bangunan. Tidak terlihat, tetapi penting. Jika gedung tidak memegang pondasi yang kuat, bahwa bisa dipastikan bangunannya tidak akan kuat, bahkan rapuh. Begitupun dalam berbisnis, jika kita tidak memegang pondasi jantung yang kuat, bahwa bisnis yang dibangun tidak akan bangkit dengan rapuh. Jika pondasi jantung ini rapuh, bahwa rapuhlah langkah bisnis yang akan dibangun. Ujung-ujungnya, bisnis tidak akan bertahan durasi dengan acap almarhum, nama lain bangkrut!

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

44

Jika pondasi jantung yang dibangun bagaikan itu, nir- berharap bisnis akan bertahan lama. Apalagi fakta memperlihatkan bahwa: • • •

50% bisnis bapet pada tarikh ke-1, 80% bisnis bapet pada tarikh ke-5, dengan 96% bisnis bapet pada tarikh ke-10.

Artinya, dari 100 bisnis yang dibuka, di baya yang kesepuluh tahun, cuma ada 4 bisnis yang konsisten bertahan dengan eksis. Sisanya bapet dengan mati! Fakta tersebut menunjukan bahwa berdagang benar berisiko tinggi. Karena tidak semua bisnis yang kita buka itu akan sukses, bisa oke belum eka tarikh dibuka apalagi telah bangkrut. Maka darma kita adalah mempertahankan bisnis tersebut cukup sepuluh tarikh bahkan lebih. Tentu, buat mengaras kejadian tersebut dibutuhkan pondasi jantung yang kuat, harus sabar, nir- cuma ikut-ikutan, buat saban aktivitas bisnis dengan penuh hasrat. Bisa Anda bayangkan, jika seandainya: • • •

Bisnis Anda bermasalah, arkian Anda angkat tangan Bisnis Anda kekurangan uang, arkian Anda tutupi dengan hutang Bisnis Anda bangkrut, arkian Anda cuma bisa cemberut

Berbeda responnya ketika Anda memegang pondasi jantung yang kuat: • Berbisnis atas penuh hasrat • Berbisnis atas gemar tebar manfaat • Berbisnis dengan uang akal sehat, bukan cuma nekad • Berbisnis dengan latah cara dengan bertahap • Berbisnis dengan sabar dengan mensyukuri nikmat Jika pondasi jantung ini kita bangkit sejak dini, bahwa apapun masalahnya, kita akan kaku dengan senantiasa tersenyum. Kenapa? Karena kita akan menganggap bahwa : • • • •

Tidak ada masalah, yang ada cuma provokasi Tidak ada masalah, yang ada cuma cermin. Cermin buat senantiasa meluaskan kapasitas awak kita Tidak akan muncul masalah, jika awak kita tidak bermasalah, bahwa evaluasilah Tidak ada masalah yang besar, atas kita lagi memegang Allah yang Maha Besar

45

Sekali Lagi, Pondasi Hati… Kenapa aku ‘keukeuh’ gemar Anda berdagang dengan memegang pondasi jantung yang kuat? Karena aku telah layak mendapatkan pelajaran faedah dari saban bisnis yang aku jalankan. Saya gemar membagikan pelajaran faedah ini kepada Anda para pengusaha yang asing biasa. Tujuannya mudah-mudahan Anda tidak mengulangi kesalahan yang telah aku perbuat. Cukuplah pelajaran faedah ini menimpa aku dengan menjadi guru aktivitas saya.

“Guru aktivitas pokta adalah keahlian dengan kegagalan” Saya pernah merasakan begitu rapuhnya pondasi yang aku bangkit dari bisnis saya. Sehingga aku meyakini bahwa semakin bangkit pondasi yang kita bangkit di jantung kita, bahwa semakin bangkit bisnis kita buat berkecambah dengan berkembang. Dulu aku beranggapan bahwa suatu bisnis akan berbuah jika: • • • • • • •

Memiliki injeksi uang yang besar Punya barisan yang bangkit Punya ide dengan komoditas yang azamat Punya tempat yang berlebih-lebihan dengan besar Tumbuh dengan berkembang dengan acap Menghasilkan bermanfaat yang banyak Bisnis jalan, kitanya jalan-jalan

Setelah berpartisipasi di bisnis, anggapan-anggapan atas bisnis tersebut alih-alih sesat! •

Begitu banyak pengusaha yang pokoknya besar, tetapi bingung amuh dipake apa. Alih-alih berhasil dengan bisnisnya, yang ada apalagi batal atas alpa kelola. Begitu banyak pengusaha yang memegang barisan yang kuat, tetapi fertilitas kerjanya kacau. Setiap minggu benar ada kalanya bertemu dengan rapat, tetapi tidak menghasilkan apa-apa. Begitu banyak pengusaha yang ide bisnisnya hebat-hebat, tetapi alih-alih ide tersebut tidak termakbul akibat pasar. Ide-idenya

KESALAHAN #2 Ikut-ikutan

Karenanya, milikilah pondasi jantung yang kuat, penuh hasrat, dengan tebar manfaat, mudah-mudahan bisnis kita menjadi berkat.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

46

memang hebat, tetapi buah hati tidak dibutuhkan akibat pasar. Begitu banyak perusahaan-perusahaan yang tempatnya berlebih-lebihan dengan besar, tetapi kosong akan aktivitas lego beli. Pilih mana, tempat besar tetapi antap kecil rendah daif} atau tempat halus tetapi ramai? Begitu banyak bisnis yang berkecambah dengan berkembang dengan cepat, tetapi sayang, hilang dengan bapet dengan acap pula. Uangnya berimbang lurus dengan utangnya. Begitu banyak bisnis yang menghasilkan bermanfaat yang banyak, tetapi sayang, itu cuma di arah kertas, dana cashnya selalu tidak ada, atas mengalami kebocoran. Begitu banyak bisnis yang bisa jalan dengan ownernya jalan-jalan, tetapi sayang, itu dilakukan di awal-awal berbisnis, bahwa matilah itu bisnis, atas tidak ada yang memperjuangkan.

Anggapan-anggapan menyimpang tersebut terbantahkan setelah aku berpartisipasi di adam bisnis langsung. Dan pelajaran faedah ini amat bena buat dibagikan kepada para pengusaha beda yang lagi bergidik buat memulai dengan membabarkan bisnis. Saya bersungguh-sungguh di asing kian banyak orang-orang yang baik, optimis, dengan ambisius buat menjadi pengusaha, tetapi sayangnya, tidak jarang membayangkan yang alpa mindset. Mereka yang memegang mindset menyimpang akan bercerai pada kesesatan bisnis. Berhati-hatilah! Cukuplah barang apa yang aku alami menjadi pelajaran faedah belah Anda.

Pengusaha dengan Karyawan, Sama Saja… Menjadi pengusaha adalah pilihan. Benar-benar pilihan. Kita memilah profesi ini ala bangun dengan tidak ada paksaan. Bukan atas kepepet ataupun terkompori. Dulu, ketika aku menguatkan langkah menjadi pengusaha, aku seringkali merendahkan karyawan. Saya merasa bahwa pengusaha adalah profesi yang amat mulia. Padahal, ayu pengusaha meskipun pegawai itu sama saja, sama-sama mahluk Allah. Yang membedakan hanyalah ambang ketaqwaannya kepada Allah SWT.

“Tidak ada yang kian mulia antara pengusaha dengan pegawai hanya membayangkan yang bertaqwa kepada Allah SWT”

47

Banyak pengusaha yang malah apalagi berjatuhan miskin, atas mengalami deklinasi dalam bisnisnya. Berbeda dengan karyawan, membayangkan malah bernapas berkecukupan, serba ada, dengan tanpa utang. Tidak kurang pengusaha yang malah diatur akibat bisnisnya, bukannya sebaliknya. Sehingga membayangkan tidak bisa bebas dana dengan bebas waktu. Sekalinya membayangkan melampaui bisnisnya, bisnisnya terus gulung tikar. Berbeda dengan karyawan, membayangkan bisa bebas dari efek itu. Uang bulanan pasti, tidak ada risiko. Tidak jarang pengusaha yang terus-menerus menjadi business operator. Mereka ikut-ikutan bisnisnya dari cepat cukup sore. Sangat cape. Berbeda dengan karyawan, pegawai jam kerjanya dibatas. Cape pula cuma sebatas batas maksimum jam kerjanya.

Dengan kenyataan yang demikian, aku merasa menyesal dengan barang apa yang telah aku lakukan. Hingga pada akhirnya aku gemar amat menebus dosa aku ini dengan berbagi keahlian dengan Anda mudah-mudahan Anda tidak mengulangi barang apa yang telah aku lakukan. Jadi, ayu menjadi pengusaha meskipun pegawai itu adalah benar. Asalkan itu benar kesukaan bernapas kita. Karena jiwa kita ada disana. Bukan atas dorongan orang, bukan atas dipaksa orang, bukan atas kepepet, dengan bukan atas meladeni dendam.

“Menjadi pengusaha adalah pilihan, bukan pelarian, lagi pula meladeni dendam” Kita oke pengusaha atas benar gemar melepaskan manfaat kepada banyak anak Adam berselang komoditas yang dihadirkan. Menjadi pengusaha bukan atas benci oke karyawan, atau bosan oke pegawai. Menjadi pengusaha adalah atas amat kesukaan kita.

KESALAHAN #2 Ikut-ikutan

Dulu, ketika memilah oke pengusaha, aku menganggap bahwa pegawai adalah profesi rendahan. Menjadi pegawai adalah kesukaan yang salah, atas aku pikir ketika aku mematikan menjadi karyawan, bahwa aku tidak akan kaya-kaya, tidak akan bebas-bebas, dengan akan terus-menerus cape. Padahal, nyatanya:

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

48

Jangan pernah kadang kala Anda mengabaikan karyawan. Anda saja kalau oke pengusaha, absolut butuh karyawan, butuh TEAM. Pikirkan itu…

Tujuan Seorang Pengusaha Kita tidak akan cukup kemana-mana jika kita tidak kepunyaan arah yang jelas. Begitu lagi menjadi pengusaha, kita HARUS memegang arah yang jelas buat barang apa kita oke pengusaha. Ibarat Anda pergi ke puncak gunung, absolut Anda akan lebih-lebih dahulu menetapkan arah buat barang apa Anda mengabah kesana. Jika Anda tidak kepunyaan arah yang jelas, akan buang waktu saja. Anda akan banyak kehilangan tenaga, waktu, pengorbanan, tanpa mendapatkan apaapa. Berdasarkan pengamatan saya, banyak anak Adam memilah jalan menjadi pengusaha dengan arah ingin: • • • • • • • • •

Punya banyak uang, dengan kerja informal Bantu anak Adam beda mengecualikan dari kemiskinan Buka dataran pekerjaan buat anak Adam beda Membangun ekonomi bangsa Mengumrohkan anak Adam berumur Sedekah dengan nominal yang besar Bebas keuangan Bebas waktu Bisa kaya dengan mengayakan

Tujuan-tujuan diatas tidaklah salah, atas benar itulah yang akan dirasakan jika kita amat berhasil menjadi pengusaha. Hanya saja, yang harus digarisbawahi, nir- cukup kita berdagang buat mendapatkan dana saja. Jika arah berdagang adalah buat mendapatkan dana SAJA, bahwa bisnis itu akan oke alat buat MEMPERALAT uang. Pokoknya, gimana caranya bisa uang. Ini salah…

Jika bisnis cuma dijadikan sebagai alat pencetak dana saja, bahwa bisnis akan oke alat buat menggunakan menunggangi uang. Hati-hati… Semangat berdagang yang didasari buat mendapatkan dana adalah KESERAKAHAN. Sedangkan berdagang yang didasari untuk

49

Bisnis Tetangga… Rekan aku bakat bisnisnya asing biasa, berdiam dipoles kurang saja beliau akan oke pengusaha yang asing biasa. Relasinya dimana-mana, dari beragam kalangan. Setiap berbincang dengan rekan dari model usaha berparak selalu nyambung, kepunyaan informasi yang hebat buat dijadikan bakal pembicaraan. Segala model produk, tokoh, sejarah berhasil dengan bangkrut, selalu tahu. Tapi usahanya tidak besar-besar. Kenapa? Tidak ada yang alpa dengan pertalian yang banyak dengan dari beragam kalangan, sehingga memperkaya kementakan pekerjaan komoditas kita masing-masing. Yang harus akurat adalah, nir- cukup semua model pekerjaan kita gebuk habis. Maksudnya apa? Misalnya Anda adalah seorang pengusaha kuliner. Salah eka rekan Anda cukup mencari produsen anarki olahraga dalam kuantitas besar. Karena Anda ingat tempat menjahit yang aksi dengan murah, serta memegang rekan yang menjual bakal berkualitas kadar miring, Anda akhirnya membenahi pembuatan kaos. Pada pemesanan awal, mungkin Anda akan mendapatkan untung, akan tetapi belum absolut akan ada pekerjaan kedua dengan ketiga. Sekaligus ala tidak bangun Anda cukup mempersiapkan berhentinya usaha kuliner Anda, minimalnya menstagnankan usaha kuliner Anda. Banyak amat pengusaha pembimbing yang ada kalanya goyah dengan godaan-godaan bisnis tetangga yang seolah-olah datang kian ‘hangat’. Ada bisnis distribusi barang bekas digarap, ada bisnis tender laptop digarap, segalanya digarap. Akhirnya tidak ada eka pula bisnis yang BERKEMBANG dengan KUAT, sekaligus pasar akan bingung dengan identitas Anda, aktual Anda ini pengusaha apa. Janganjangan PALUGADA (apa lu amuh gua ada)… Apakah Anda termasuk pengusaha bagaikan ini? Saya sarankan dari sekarang, HENTIKAN! Fokuslah pada membesarkan dengan menguatkan usaha Anda sendiri! ANDA INGIN DIKENAL SEBAGAI PENGUSAHA APA? Jika ada pemesanan komoditas diluar komoditas Anda, bahwa jadilah

KESALAHAN #2 Ikut-ikutan

tebar manfaat adalah menolong anak Adam berselang komoditas yang diberikan adalah KEBERKAHAN.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

50

konektor yang baik. Hubungkan klien tersebut dengan rekan kita yang benar tanpa desak komisi. Dijamin, belakang Allah yang balas. Jika rekan kita kepunyaan untung, beliau akan melaksanakan kejadian yang sama pada kita, menghubungkan kita dengan klien yang tepat. Keuntungan tidak juga sebatas komisi, akan tetapi klien konsisten dengan bermanfaat yang berkepanjangan. Buktikan!

Ide Bagus, Belum Tentu Laku… Ketika Anda mematikan membebek berdagang bagaikan komoditas tetangga dengan ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), Anda menganggap bahwa komoditas Anda kian azamat dari komoditas mereka. Anda menganggap bahwa ide Anda kian aksi dari mereka. Tapi coba buktikan, barang apa komoditas Anda amat laku? Belum tentu…

Business is titinada about the idea… Business is about the competency… Berbisnis itu bukan masalah ide aksi atau tidak. Bisnis itu masalah kompetensi sih owner. Bukan pokok pada produknya, tetapi pokok pada bisnisnya. Begitu banyak anak Adam Indonesia yang fokusnya cuma pada produk, membuat komoditas yang bagus, tetapi tidak bisa menjualnya dengan tidak bisa mendapatkan pasar yang tepat, pada akhirnya orangorang bagaikan ini tidak bisa berbisnis. Kalaupun berbisnis, bisnisnya tidak akan kemana-mana, cuma berjalan di tempat.

Hasratmu, Energimu… Sadar tidak sadar, bisnis yang berhasil selalu diawali dengan hasrat yang besar. Hasrat kita akan menjadi daya terbesar kita dalam berjuang di adam bisnis. Bisnis itu banyak tantangannya, jika tidak disertai dengan hasrat, kita akan encer menyerah. Tak cuma itu, hasrat pula akan menjadi magnet belah bisnis kita buat hebat uang. Jika kita memegang hasrat, kita tak harus memikirkan uang. Bergeraklah dengan penuh hasrat, atas dana akan datang dengan sendirinya.

Jangan memikirkan keuntungan. Berbisnislah atas Anda menyukai bisnis tersebut bahwa dana akan mengalir dengan sendirinya…

51

Apakah Anda termasuk anak Adam yang amat INGIN oke pengusaha? Apakah Anda termasuk anak Adam yang amat BERKOMITMEN oke pengusaha? Apakah Anda termasuk anak Adam yang amat BERJANJI oke pengusaha? Ternyata, gemar saja tidak cukup, Anda harus berkomitmen. Berkomitmen saja tidak cukup, Anda harus berijab dengan segenap hati.

Ingin saja tidak cukup, Anda harus berkomitmen… Komitmen saja tidak cukup, Anda harus berjanji… Mulai hari ini, berjanjilah pada awak sorangan buat menjadi: • • • • • • • • •

Pengusaha yang tak cuma ikut-ikutan, tetapi penuh hasrat Pengusaha yang memegang kelapangan harta dengan kebesaran hati. Pengusaha yang menebar manfaat buat umat. Pengusaha yang tidak cuma gemar kaya tetapi juga mengayakan. Pengusaha yang tidak cuma memegang banyak dana tetapi juga menghindari hutang. Pengusaha yang tidak cuma sibuk dengan acara duniawi tetapi juga sibuk dengan acara akhirat. Pengusaha yang tidak cuma bergaya bernapas berlebih-lebihan tetapi juga rajin sedekah. Pengusaha yang tidak cuma megurusi klien mudah-mudahan loyal tetapi juga ikut-ikutan anak bini buat menebar cinta. Pengusaha yang menganut cara benar, bukan cara mudah, cara cepat, lagi pula cara gila. Ingat, kata-kata adalah doa.

KESALAHAN #2 Ikut-ikutan

Berjanjilah…

Renungan

Sadarkah Anda bahwa Allah SWT telah ya membangun Anda dengan sebaik-baikn a, bentuk? Jika Anda belum menyadariny coba buka Al-Quran surat At-tin ayat 4: “Sesunggunya Kami telah membangun manusia dengan aliran yang sebaikbaiknya” Allah telah membangun kita dengan sempurna, lengkap dengan potensinya. Tugas kita adalah menyadarinya dengan mensyukurinya. Salah eka bukti syukur. kita adalah dengan mempergunakannya Gunakanlah potensi tersebut dalam bisnis kita mudah-mudahan hasilnya maksimal. Itulah potensi terbesar yang Allah berikan. SADARILAH… Apa potensi terbesar Anda? Itulah Potensi Terbesar Bisns Anda...

Kesalahan #3

GAMPANG PERCAYA

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

54

“Membangun kepercayaan butuh waktu beberapa tahun, tetapi menghancurkannya cuma butuh waktu 1 detik” Katanya, jika kita gemar melaksanakan sistemasi bisnis, kita harus percaya pada barisan dengan pegawai kita. Itu benar benar. Tapi bukan berfaedah kita harus percaya 100% kepada mereka. Apalagi belah kita yang aktual berangkat bisnis, nir- terlalu GAMPANG PERCAYA pada orang. Ini bisa oke kesalahan fatal…

4 Sosok Ippho Santosa pernah melahirkan dalam alpa eka seminarnya, ”Bisnis itu kalau tidak membohongi ya ditipu. Asalkan bukan kita saja yang menipunya”. Saya termasuk anak Adam yang setujuan dengan ungkapan ini. Hanya saja, ayu Anda meskipun saya, aku bersungguh-sungguh kita tidak gemar membohongi ataupun ditipu. Betul? Dalam bisnis, ada 4 sosok yang bisa oke akan menghancurkan bisnis Anda jika Anda terlalu memercayainya, membayangkan adalah: 1. TIM

Anda membikin bisnis dengan siapa? Merekalah barisan Anda. Mereka bisa oke bermasalah dengan Anda ketika ikatan Anda dengan membayangkan tidak kuat. Sumber masalahnya bisa oke atas hal-hal sepele, permasalahan pribadi, cinta, belah hasil, terlalu mengandalkan alpa eka cuilan saja, dengan terlalu memanfaatkan posisi tertentu.

2. KARYAWAN

Terkadang pegawai Anda bisa menjadi lawan Anda suatu era ini. Secara jujur, aku pernah merasakannya, ayu di posisi sebagai owner industri atau karyawan. Awalnya mungkin atas pegawai kita terlalu ingat kian dalam atas bisnis kita. Hingga pada akhirnya beliau bisa mencari ganggang buat bisa menerapkan komposisi yang telah kita buat dalam bisnis barunya.

3.

PARTNER BISNIS

Mereka adalah orang-orang di asing bisnis Anda, tetapi membantu Anda dalam cara bisnisnya. Misalnya supplyer, EO, kebaikan kurir,

55

4. CUSTOMER

Customer Anda bisa membohongi Anda. Biasanya atas melaksanakan bujuk rayu buat mengirimkan barang sesegera mungkin dengan komposisi pembalasan di belakang.

Diantara keempat sosok tersebut, manakah yang telah pernah Anda alami? Pernahkan Anda terjerat akibat handai Anda dalam masalah bisnis? Pernahkah Anda kecurian akibat pegawai Anda? Jangan cukup keempat sosok ini menghancurkan bisnis yang telah Anda impi-impikan sejak dulu…

Karena Terlalu Percaya Tim… Dari 7 kesalahan fatal yang aku bahas di buku ini, kesalahan ke-3 ini adalah kesalahan yang berdampak asing biasa belah aktivitas saya. Bagaimana tidak, atas terlalu gampang percaya kepada partner, akhirnya aku harus menanggung kecelakaan 8 Miliyar. 8 Miliyar pula amat melayang, cuma atas jahiliah aku terlalu percaya pada partner. Jadi, nir- cukup Anda bagaikan saya. Karena terlalu percaya pada partner, Anda mengalami kecelakaan besar.

Karena Terlalu Percaya Karyawan… Bisnis kuliner aku yang terwalak di kota Bandung, aku percayakan kepada barisan saya. Dia diberi darma buat mengelola bisnis kuliner, sedangkan aku mengelola bisnis lainnya. Sayangnya, bisnis kuliner aku tersebut tidak bertahan lama. Setiap kali aku kontrol dengan memantau keuangannya selalu tidak menghasilkan. Padahal ekspektasi aku pada bisnis tersebut amat besar, tetapi atas terlalu percaya pada barisan aku yang cekak kompetensi dengan pengalaman, bisnis aku ini akhirnya almarhum, nama lain gulung tikar…

KESALAHAN #3 Gampang Percaya

ekspedisi, dll. Jika tidak hati-hati, bisa saja membayangkan membohongi Anda. Itu nir- cukup terjadi. Yang harus dicatat, keberadaan kolega bisnis adalah buat mempermudah kinerja bisnis kita, bukan malah sebaliknya.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

56

Anda boleh percaya pada barisan Anda, bahkan itu perlu. Tapi nir- percayakan kepada membayangkan 100%, hanya jika Anda gemar kecewa…

Karena Terlalu Percaya Partner… Salah eka keluaran Business Gathering (BizGath) Billionaire Coach batch 1, abang Edi, pengusaha bawang menggoreng menumis Miji-Miji akar Surabaya, bercerita kepada aku atas bisnisnya. Ketika itu beliau berkeinginan buat merekrut seorang salesman baru. Dengan tampilan yang menjanjikan layaknya anak Adam kantoran, seseorang merekomendasi diri menjadi salesman di perusahaannya. Singkat cerita, abang Edi menerimanya sebagai salesman. Ia rela membawa tas post dengan keliling dari pasar ke pasar buat memasarkan komoditas Bawang Goreng buatannya. Mas Edi mengajarnya teknik selling, melepaskan sarwa database costumernya, bahkan memercayainya buat memegang dana industri dengan melepaskan diam-diam pembuatan bawang gorengnya engat bisa termakbul akibat banyak orang. Setelah berjalan 6 bulan, salesman tersebut berangkat bertingkah. Uang bayaran berangkat kurang, catatan piutang berangkat double dengan berangkat ada kalanya bolos bersarang kerja. Meski begitu abang Edi tidak menegurnya. Namun semakin hari semakin aneh. Uang bayaran pula berani dihutang. Ketika ditanya, beliau berargumen bahwa dana itu buat usaha sampingan setelah kerja ditempatnya. Untuk meyakinkan abang Edi, beliau ajak anak cucu istrinya kerumahnya dengan melampaui ijazah SMA sebagai jaminan. Tebak barang apa yang terjadi? Rupanya salesman tersebut selagi ini membuat komoditas yang sama. Di pasar yang selagi ini oke langganan abang Edi, masa ini telah beliau masuki dengan produknya, dengan Brandnya sendiri. Tidak berakhir disitu alih-alih catatan piutang para langganan itu telah digandakan, nama lain sama sekali telah beliau tagih! Total kecelakaan yang abang Edi derita hampir 20 juta, bilangan yang besar buat bisnis di bidang komoditas consumer goods. Kasus abang Edi ini berjalan atas terlalu percaya pada karyawan. Ingatlah, jika kita terlalu percaya pada pegawai kita, suatu era bisa oke membayangkan akan oke lawan kita.

Hati-hati, Karyawan Anda bisa oke Kompetitor Anda suatu era nanti…

57

Hal ini ada kalanya berjalan pada pengusaha yang terlalu baik. Misalnya, ketika Anda mendapatkan orderan buat bisnis Anda, Anda terlalu senang. Tanpa berpikir panjang, Anda tanyakan alamat customer dengan acap mengirimnya. Padahal, customer belum melaksanakan transaksi pembalasan di depan. Ketika komoditas Anda telah dikirim, customer tidak oke membeli komoditas Anda. Tentu Anda akan mengalami kecelakaan sebanding komoditas Anda. Hati-hati…

Single Fighter Terkadang atas merasa tidak memegang barisan yang kuat, kita tidak aktif jika harus berdagang sendirian. Padahal, awal-awal bisnis, single fighter sah-sah saja, bahkan kian baik. Bedanya kita harus meluangkan waktu, energi, dengan dana kian banyak dibandingkan ketika kita memegang tim. Untuk menghindari pendustaan dalam bisnis, Anda HARUS ingat barang apa aktual yang cukup Anda jalankan. Single fighter akan memaksa Anda buat berjuang kian keras, Anda akan ingat kian detil atas bisnis Anda. Sehingga Anda akan ingat menceluk beluk bisnis Anda dari A cukup Z. Jangan ragu buat single fighter…

Punya Tim Boleh, Asalkan… Jika single fighter Anda sendirian dalam membikin bisnis, bahwa barisan akan membuat Anda semakin acap dalam membangunnya. Bisnis akan kian ayu jika benar tergarap bersama-sama. Kita memegang tim. Sehingga eka satu beda akan berbalas-balasan kondusif dengan mengingatkan. Sayangnya, tidak jarang pengusaha yang membuka (perundingan) bisnisnya bersama tim, hancurnya pula atas tim. Oleh atas itu, pastikan barisan Anda adalah anak Adam yang benar. Berikut adalah tips-tips dalam memilah tim: • •

Pastikan Anda mengenal dia, dengan beliau mengenal Anda Jangan terlalu acap mematikan bahwa beliau adalah barisan Anda. Berproseslah. Cari ingat kebiasaannya di asing yang Anda ketahui. Cari ingat sisi positif dengan negatifnya

KESALAHAN #3 Gampang Percaya

Karena Terlalu Percaya Customer…

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

58

• •

Lebih ayu jika beliau memegang hasrat yang sama dengan Anda Usahakan beliau rela berlama-lama dengan Anda buat membahas bisnis kedepan. Agar Anda ingat seberapa hirau beliau atas bisnis Anda Kalau bisa berbalas-balasan mengisi. Jika Anda jago dalam Marketing, geledah barisan Anda yang jago di jabatan lain, bagaikan keuangan, produksi, membina orang, dengan lain-lain Bicarakan ayu buruknya perihal bisnis yang gemar dibangun. Jika sukses, bahwa akan bagaikan apa. Jika gagal, bagaimana. Dan seterusnya.

Sekarang, Apa Solusinya? Sudah menjadi diam-diam umum bahwa ada banyak pendustaan yang berjalan dalam adam bisnis, korban telah banyak, eksekutor banyak yang telah tertangkap, lamun konsisten saja pendustaan terus terjadi. Lantas betapa dengan cara apa solusinya mudah-mudahan tidak encer tertipu? Kuncinya: JANGAN GAMPANG PERCAYA.. Berikut tips-tips dari saya: • •

Kenali siapa pula yang akan melaksanakan kerja sama bisnis atau menjadi pegawai Anda. Ini terlalu bena buat ditinggalkan. Kalau benar buat kerjasama bisnis, datanglah sesekali ke kediaman handai Anda buat mengetahui alamatnya akurat atau tidak. Cek reputasinya. Untuk mencari karyawan, memantau industri durasi tempat membayangkan bekerja. Cari ingat sejarah membayangkan ketika beraksi disana. Bisa oke juga membayangkan alih-alih cuma mencantumkan asma industri itu sedangkan belum pernah beraksi disana. Itu penipuan! Jika pada awalnya saja beliau telah tidak baik, berfaedah di akhirnya hari ada kementakan beliau melakukan kecurangan yang kian besar lagi. Buat perjanjian, kalau bisa dalam membuat surat akad itu menggunakan notaris atas notaris memegang kewajiban buat mengecek semua dokumen ayu dokumen Anda meskipun pihak kedua. Selain itu membayangkan juga kian paham barang apa saja yang harus ditulis dalam surat akad itu.

59

Jangan pernah lupakan akad ini dengan nir- melaksanakan apapun dini perjanjiannya ditandatangani akibat kedua pihak. Buat kandungan akad dengan pasal-pasal yang tidak membebani tetapi juga memberi ancaman hukum jika ada yang ingkar. Biar adil masukkan juga pasal jika Anda melaksanakan kecurangan, Anda pula juga siap menanggung risikonya. Terakhir, meskipun kerjasama telah berjalan dengan telah ada perjanjian, Anda konsisten harus selalu memantau dengan ricek saban laporan. Jadi apabila ada yang mencurigakan, Anda bisa mengenalinya dari asal buat mencegah pendustaan dengan kecelakaan kian besar yang bisa membuat industri Anda kesulitan.

KESALAHAN #3 Gampang Percaya

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

60

Kesalahan #4

INGIN CEPAT

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

62

“Segala entitas yang diraih dengan acap akan bercerai dengan cepat” Ini adalah kesalahan fatal yang amat ada kalanya dialami akibat pengusaha pemula. Cepat itu boleh, tetapi kalau ‘INGIN CEPAT’ itu yang nggak boleh. Kenapa? Karena dengan menambahkan cakap ‘INGIN’, biasanya kita menghalalkan sekalian cara buat mendapatkan barang apa yang kita inginkan.

Baru Buka, Langsung Rekrut Karyawan Karena merasa awak pengusaha, kita biasanya gemar sesegera mungkin menarik karyawan. Bisnis aktual buka, telah gemar terus melepaskan darma pada karyawan, menggaji karyawan, dengan mensejahterakan karyawan. Begitulah dalihnya. Tapi sayangnya, ini bisa oke blunder terbesar dalam bisnis. Dimana lokasi kesalahannya? 1.

2.

“Business is about owner mindset”. Bisnis itu masalah adicita owner. Kalau ownernya saja belum ingat menceluk beluk bisnis di dataran dengan terus mempekerjakan karyawan, kita akan encer dibohongi pegawai kita. Bisnisnya kan aktual buka, otomatis kondisi bisnis belum stabil. Cashflownya belum jelas, penjualannya pula belum jelas. Jadi dari mana kita mendapatkan dana buat menggaji karyawan? Sedangkan yang namanya bayaran itu tetap, pasti.

Lantas bagaimana seharusnya? Saat pertama kali buka bisnis, amuh tidak amuh kita harus berpartisipasi terus dalam bisnis tersebut. Bahkan kalau perlu, kita terjung terus ke lapangan. Bisnis kuliner aku misalnya, era pertama kali buka aku berpartisipasi terus ke lapangan. Bahkan aku pernah oke kurir selagi sebulan kian mengantarkan pesanan-pesanan customer. Itu aku buat mudah-mudahan aku ingat menceluk beluk bisnisnya bagaimana, sehingga ketika belakang akan melaksanakan sistemasi akan mudah, atas aku telah pernah merasakan. Saran saya, berantas urat malunya. Buang itu gengsi. Jangan pernah harga diri buat terjung terus dalam bisnis. Di awal-awal buka bisnis, Anda adalah pegawai pokta belah bisnis Anda.

63

Seringkali ada pengusaha yang datang kepada aku dengan bertanya atas cara sistemasi bisnis. Salah eka diantaranya adalah handai saya, Agung. Dia bertanya, “Kang betapa dengan cara apa caranya melaksanakan sistemasi bisnis?”. Saya balik tanya: “Memangnya bisnisnya telah berjalan betapa lama?”. Dia menjawab: “Sudah 2 bulan kang”. Mendengar jawaban Agung aku terus mesem dengan bertanya: “Memangnya barang apa yang gemar awak sistemasi?”. Dia jawab: “Semuanya kang. Supaya bisnisnya bisa jalan tanpa harus ketergantungan sama saya”. Saya balik tanya: “Omset dengan cashflownya telah stabil?”. Dia jawab: “Justru itu kang, aku gemar pokok meluaskan omset”. Begitulah percakapan aku dengan Agung. Menurut Anda, apakah beliau telah layak melaksanakan sistemasi? Kalau buka bisnis aktual 2 bulan, bisa dipastikan omset dengan cashflownya belum stabil. Kalaupun ada, mungkin kurang sekali. Atau mungkin bisa oke ngaku-ngaku stabil. Alhasil, era aktual buka bisnis, kita lagi mencari pola berhasil buat bisnis kita. Karena lagi dalam cara mencari pola, tidak akseptabel kita buat sistemasi. Karena itu sama saja dengan mensistemasi kegagalan.

“Melakukan sistemasi era bisnis aktual buka sama saja dengan MENSISTEMASI KEGAGALAN” Baru Buka, Langsung Buka Cabang Ini yang ada kalanya terjadi. Merasa bisnisnya telah berhasil dengan 1 outlet yang dimilikinya, seringkali pengusaha terburu-buru buat buka badal yang baru. Sekilas datang bagus, lagi pula buat image kalau-kalau bersarang media, kan bisa oke bahan pembicaraan “wah bisnisnya telah bercabang-cabang”. Salah eka handai aku bisnisnya beranjak di bidang kuliner yang dijual menggunakan booth dengan komposisi take away. Dalam eka tahun, beliau telah memegang kian dari 18 cabang. Itu artinya, jika dirata-ratakan, dalam 1 bulan beliau berbuah membuka 1-2 cabang. Pertanyaannya, bagi Anda, apakah ini suatu prestasi?

KESALAHAN #4 Ingin Cepat

Baru Buka, Langsung Sistemasi

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

64

Jika melihat dari badal yang ada, bisa oke ini adalah prestasi. Apalagi bisnis ini seringkali diliput akibat beberapa media televisi nasional. Tapi barang apa yang aktual berjalan dalam bisnis ini? Ternyata sih owner harus terus-menerus menerima komplain dari para franchisee dengan berusaha mati-matian buat meliputi hutang saban bulannya. Kenapa? Karena barang apa yang telah dijanjikan akibat sih owner tidak bertimbal dengan kenyataan. Katanya belah produk bisnisnya saban bulan, nyatanya seringkali tidak ada. Kenapa aku bisa ingat cukup sedetil ini? Karena aku adalah alpa eka franchisee dari bisnis tersebut. Saya memilki dua outlet. Dari dua outlet tersebut, aku cuma aktual merasakan belah produk era 3 bulan pertama saja. Selebihnya, cukup buku ini ditulis, telah berjalan kian dari 10 bulan. Sisanya tidak ada berita sama sekali, bahkan buat hubungan dengan sih ownernya pula sulit. Apa kesimpulannya?

“Speed is killing. Endurance is something” Kecepatan itu membunuh, daya ajek (kesabaran) adalah segalanya. Ingat, sekalian entitas yang diraih dengan cepat, akan bercerai dengan cepat. Mungkin dari luarnya saja datang besar, tetapi nyatanya di dalamnya keropos. Hati-hati…

Ingin Cepat Kaya Tanpa Kesabaran Memang berdagang merupakan aktivitas buat mencari harta dengan kekayaan, akan tetapi bila keinginan tersebut menggebu-gebu tanpa adanya kesabaran akan berdampak buruk. Saat bisnis mengalami abad paceklik misalnya, dibutuhkan kesabaran buat mengelolanya. Biasanya pembimbing akan bersemangat gemar kaya dengan cepat, pada masa itu bisnisnya antap kecil rendah daif} kebanyakan dari membayangkan terus gulung karpet dengan menyerah. Semoga kita tidak demikian… Ray Kroc, pemilik McDonald, mengatakan, “Banyak anak Adam mengira keberhasilan aku datanya tiba-tiba, sedangkan aku meraihnya kurang bagi sedikit, hari bagi hari, selagi 30 tahun” Lihat, bahkan seorang sekelas Ray Kroc mengakui bahwa kesuksesannya tidak belangsung dalam waktu instan, lamun bertahap.

65

Kebanyakan anak Adam benar seringkali melihat seseorang cuma pada kesuksesannya saja. Honda menjadi besar, Walt Disney mendunia, KFC hampir ada diseluruh dunia, yang tidak diketahui anak Adam adalah bahwa Honda pernah bapet dua kali atas pabriknya dihancurkan perang, Walt Disney sempat mandi menunpang di stasiun, dengan Colonel Sanders (pencipta resep KFC) sempat ditolak bufet ketika merekomendasi resep ayamnya cukup kian dari 1000 kali. Jadi, yang harus amat dipahami adalah bahwa didalam adam bisnis tidak ada yang namanya jalan pintas. Semuanya harus bertimbal hukum ialah eka bagi eka diselesaikan. Dari halus menjadi besar dengan tidak ada yang namannya terus sukses. Intinya kalau gemar menjadi pengusaha nir- berharap bahwa keberhasilan bisa berjalan ala instan dengan bisa diwujudkan cuma dalam beberapa bulan. Itu tidak mungkin…

Belajar dari Kupu-Kupu Anda ingat konversi kupu-kupu? Bagaimana prosesnya? Suatu hari ada seorang anak cucu halus yang cukup bermain di taman depan rumahnya. Ia melihat ada sebuah kepompong di alpa eka tanaman yang ada di taman tersebut. Ternyata kepompong tersebut cukup dalam cara metamorfosis menjadi kupu-kupu. Karena beliau merasa kasihan dengan kepompong tersebut melihat perjuangannya buat keluar, bahwa beliau terus lari ke rumahnya dengan mengambil gunting. Ia pula akhirnya menggunting ujung kepompongnya sehingga kupukupu tersebut terlepas dari kepompongnya. Tebak barang apa yang tejadi setelah eka hari kemudian? Ketika beliau balik bermain di taman, beliau melihat kupu-kupu tersebut tidak bisa terbang. Setelah beliau melipat dengan berusaha mudah-mudahan kupu-kupu tersebut bisa terbang, konsisten saja tidak bisa. Kira-kira, bagi Anda, kok kupu-kupu tersebut tidak bisa terbang? Kupu-kupu tersebut tidak bisa amblas ala normal atas anak cucu tersebut memotong prosesnya. Bisa oke dalam kepompong tersebut

KESALAHAN #4 Ingin Cepat

Orang sekelas beliau saja membutuhkan waktu 30 tarikh buat mengaras barang apa yang beliau inginkan, kok kita harus tergesa-gesa?

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

66

sebenarnya beliau cukup melatih dengan berkreasi otot-ototnya yang dipersiapkan buat bisa amblas tinggi. Tapi sayangnya anak cucu tersebut memotongnya sehingga otot tersebut tidak terbentuk. Dampaknya, kupu-kupu tersebut tidak bisa terbang. Seringkali kita demikian, bagaikan anak cucu halus tadi. Merasa gemar cepat, gemar instan, engat pada akhirnya memotong prosesnya. Dengan cara tersebut benar kita akan acap mendapatkannya, tetapi PASTI ada entitas yang rapuh, tidak kuat, dengan tak akan bertahan lama. Belajarlah dari kupu-kupu. Berproseslah. Mungkin awal-awal kita akan cape, dibenci banyak orang, bagaikan halnya ulat. Tapi jika kita bakir menyelesaikan prosesnya dengan baik, bahwa akan membentuk kita kupu-kupu yang indah. Ulat mungkin dibenci, tetapi kupu-kupu amat banyak disenangi. Itu semua dilalui melalui cara yang panjang.

Business is Process Bisnis adalah proses. Yang namanya cara itu bertahap, tidak langsung, dengan absolut butuh waktu. Berikut adalah tahapan-tahapan dalam bisnis: GROWING RUNNING STARTING

STARTING Dalam cara memulai, ada 2 indikatornya: 1. VALUE Anda mendapatkan barang apa nyata yang gemar Anda jual. 2. SELLING

Anda bakir menjual value yang dimiliki. Sudahkah Anda melalui tahapan ini? Apakah Anda benarbenar telah mendapatkan value bisnis Anda? Bagaimana cara menjualnya?

67

Jika Anda belum mendapatkan value bisnis Anda, aku akan bantu mengarahkan Anda buat menemukannya. Coba tuliskan jawaban Anda dari pertanyaan-pertanyaan bersama-sama ini: • Apakah Anda bersungguh-sungguh bahwa Allah membangun Anda dengan sebaik-baiknya bentuk, lengkap dengan potensi yang diberikan? Jawab: ……………………………………………………………… ………………………………………… • Diantara banyak potensi yang telah Allah berikan, potensi apakah yang amat besar? Jawab: ……………………………………………………………… ………………………………………… • Jika andaikan Anda gemar bermanfaat belah anak Adam beda dengan menggunakan potensi tersebut, manfaat distingtif barang apa yang gemar Anda berikan? Jawab: ……………………………………………………………… ………………………………………… • Jika manfaat tersebut dikemas dalam aliran produk, produknya berupa barang atau jasa? Jawab: ……………………………………………………………… ………………………………………… • Apa yang membedakan komoditas yang Anda miliki dibandingkan dengan komoditas beda yang sejenis? Jawab: ……………………………………………………………… ………………………………………… • Siapakah yang amat membutuhkan komoditas Anda tersebut? Jawab: ……………………………………………………………… …………………………………………

KESALAHAN #4 Ingin Cepat

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

68

Apakah Anda telah membalas pertanyaan-pertanyaan di atas? Bagaimana hasilnya?

Sebenarnya, ketika kita berbisnis, kita bukan menjual produk. Semakin kita berusaha menjual produk, semakin sulit buat mendapatkan produk yang diharapkan. Kenapa? Karena nyata yang kita lego adalah value. Maksudnya? Sebagai contoh, ketika kita mematikan membeli shampo, ada yang belanja atas komoditas tersebut bisa basmi ketombe, ada yang belanja atas bisa basmi ketombe dengan tidak balik lagi, ada yang belanja atas bisa meluruskan rambut, ada yang belanja atas membuat rambut berkilau, ada yang belanja atas shamponya harum, dengan lain-lain. Kita belanja shampo bukan sematamata atas produknya, tetapi benar atas manfaatnya, atas value yang dimiliki.

“Kita bukan lego PRODUK, tetapi kita lego VALUE”

Apa kuncinya mudah-mudahan value kita termakbul akibat pasar dengan baik? Kuncinya adalah value kita harus membalas alpa eka atau ketiga kejadian ini: • • •

DREAM Sebisa mungkin value kita bisa mengakomodasi membayangkan mengaras impian mereka. NEEED Sebisa mungkin value kita bakir memadati kebutuhankebutuhan mereka. PAIN Sebisa mungkin value kita bisa menyelesaikan masalah, penderitaan, dengan rasa sakit mereka.

69

Dalam cara ini, ada 2 indikatornya: 1. SDM

Anda merekrut pegawai dengan memegang barisan yang solid.

2. SISTEMASI

Anda melaksanakan sistemasi bisnis, tidak ketergantungan pada individu tertentu, dengan berusaha mudah-mudahan bisnisnya autopilot. Apakah Anda telah memegang pegawai dengan barisan yang solid? Apakah bisnis Anda telah bakir berjalan tanpa adanya kehadiran Anda? Jika jawabannya adalah sudah, SELAMAT! Anda telah berbuah melalui tahapan ini. Tapi jika belum, tenang saja, aku coba akan bantu jelaskan kepada Anda bagaimana caranya. Seperti yang aku katakan di awal, era pertama kali buka bisnis, nir- terus menarik karyawan. Karena Anda harus ingat menceluk beluknya lebih-lebih dahulu. Tapi ketika Anda benar telah saatnya menarik karyawan, silahkan Anda lakukan. Kuncinya, dalam merekrut pegawai harus memerhatikan ketiga kejadian ini: • SKILL • PASSION • INTEGRITAS Jika andaikan pegawai Anda memegang passion dengan integritas, tetapi tidak memegang skill, Anda berdiam melatihnya. Berikan training istimewa mudah-mudahan membayangkan bakir menguasai skill-skill yang benar harus dikuasai bertimbal bidangnya. Jika andaikan pegawai Anda memegang ketulusan dengan skill, tetapi tidak memegang passion, Anda bisa memutasi/memindahkan membayangkan pada tempat yang benar bertimbal dengan passionnya. Selain itu, Anda bisa impuls membayangkan mudah-mudahan hasrat dalam bekerjanya tumbuh. JIka andaikan pegawai Anda memegang skill dengan passion, tetapi tidak memegang integritas, akurat dengan contoh anak Adam bagaikan ini. Karena merekalah yang kedepannya berpotensi dari pegawai bisa oke kompetitor. Tidak ada cara beda kecuali memecatnya.

KESALAHAN #4 Ingin Cepat

RUNNING

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

70

Bagaimana cara berkreasi barisan yang solid? Dalam adab inggris barisan adalah TEAM, berfaedah Together Everyone Achieve More. Bersama-sama, semua anak Adam bisa mengaras lebih…. Agar bisa memegang barisan yang solid, pastikan sarwa anggota barisan bisnis Anda memegang ketiga kejadian ini: • TAKE OWNERSHIP Mereka memegang rasa kepemilikan yang adiluhung atas bisnis dengan produk. • CARE Mereka hirau atas sesama anggota barisan dengan masalah yang terjadi. • RESPONSIBILITY Mereka bertanggung balas atas tugas-tugas dengan target yang telah ditetapkan Bagaimana cara melaksanakan sistemasi bisnis? Kunci sederhananya adalah sebagai berikut: • Saya melakukan, Anda melihat • Anda melakukan, Saya melihat • Anda melakukan, Saya tidak melihat Apa saja yang harus disistemasi? Ada 4 cuilan yang harus Anda sistemasi, yaitu: 1. HUMAN Mulai dari komposisi perekrutan, pelatihan, jenjang karir, reward dengan punishment, dll. 2. OPERATION Mulai dari penyediaan bakal baku, komposisi stocking, packing, distribusi, dll. 3. FINANCE Mulai dari komposisi pencatatan, jurnal, berita keuangan, dll. 4. MARKETING Mulai dari pencatatan kuantitas prospek, pola repeat order, pola kerjasama, pola penjualan, dll.

71

Dalam cara ini, ada 2 indikatornya: 1.

UP-GRADE SKILL

Anda melaksanakan eskalasi skill buat pegawai dengan barisan Anda, berangkat dari penataran pembibitan skill teknis, komunikasi, penyelesaian konflik, keuangan, manajemen, NLP, dll 2. DUPLIKASI

Anda menduplikasi bisnis Anda sehingga bisa diterapkan di beberapa daerah dengan ambang kemakbulan yang sama. Itulah tahapan-tahapan dalam bisnis. Sadar tidak sadar, Anda absolut melaluinya. Walaupun kadang tidak melalui tahapannya ala urut. Tapi inilah prosesnya. Jika Anda bisa melaluinya dengan baik, bisnis Anda akan menjadi bisnis yang LUAR BIASA.

KESALAHAN #4 Ingin Cepat

GROWING

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

72

Kesalahan #5

BANYAK GAYA

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

74

“Kaya itu karakter. Kalau cuma di tampilan doang, itu bukan kaya. Tapi banyak gaya!“ Kesalahan fatal ini biasanya dilakukan akibat pengusaha yang telah ‘MERASA SUKSES’ dengan bisnisnya. Karena telah merasa sukses, akhirnya beliau ubah penampilannya dengan energi hidupnya. Mobil mewah, kediaman megah, energi bernapas WAH, dengan sebagainya.

Kisah Nyata… Di Bandung aku kepunyaan kawan pasangan suami bini yang juga seorang pengusaha. Omsetnya era ini kurang kian 5 Miliyar. Karyawan-karyawannya sejahtera dengan agen-agennya banyak. Bisnisnya beranjak dalam bidang anarki anak, konsepnya amat unik. Yang aku kagumi dari membayangkan adalah energi hidupnya. Memangnya dengan jalan apa dengan energi hidupnya? Ternyata hidupnya sederhana. Rumah cuma sewa, mobilpun aktual belanja akhir-akhir ini. Saya pula penasaran dengan sosok pengusaha ini, namanya bak Ahmad dengan teh Syifa, membayangkan adalah pasangan suami bini yang sama-sama berjuang membabarkan bisnisnya dari nol, ialah Dhikr Kids. Ada eka prinsip yang hebat yang aku ambil, ialah bernapas sederhana. Bayangkan, omset telah miliyaran tetapi kediaman saja lagi sewa, mobilpun tak punya. Beda sama kita, kadang omset aktual jutaan juga telah coba-coba cicil mobil, cicil rumah, dengan sebagainya. Kang Ahmad berpesan kepada aku buat bernapas sederhana, atas Rasulullah pula demikian. “Saya cuma akan belanja entitas yang aku inginkan jika benar pemasukan aku telah 10x ganda dari barang apa yang aku inginkan tersebut”. Begitulah tutur bak Ahmad. Terakhir kali bertemu, aku amat-amati dia telah menggunakan otomobil Grand Livina. Artinya, aku prediksi bahwa era ini beliau telah memegang pemasukan 10x ganda dari kadar otomobil Grand Livina tersebut. Bisa Anda bayangkan, jika pemasukan Anda era ini 100 juta, bahwa dengan prinsip bagaikan semula Anda cuma boleh memegang entitas yang harganya maksimum 10 juta. Inilah alpa eka kancing keberhasilan yang dimiliki akibat bak Ahmad dengan teh Syifa.

“Nilai Keinginan = 1/10 Nilai Penghasilan”

75

Ini adalah kesalahan yang ada kalanya menjangkit pengusaha pemula. Cara penyebarannya bagaikan virus, tidak terdeteksi kapan masuknya ke dalam tubuh akan tetapi datang efeknya dari penampilan, adab tubuh, dengan energi bicara. Bisnis aktual menghasilkan omset 50 juta, telah inden otomobil BMW, sedangkan aktual omset, bukan bermanfaat (Omset ≠ Profit). Beli baju garib buat bertemu orang-orang penting, bertemu dengan klien di restoran, adab tubuhnya merendahkan lawan bicara, percaya dia pula selangit. Karena harga diri berkena ditanya omset bilangnya selalu diatas 150 juta, sedangkan belum absolut yang aktual berapa. Pas ditanya, kenapa begitu? “Ga apa-apa mudah-mudahan mengundang trust klien”. Apakah Anda termasuk anak Adam yang bagaikan ini? Jika iya, aku sarankan Anda berakhir dari sikap-sikap bagaikan ini. Sikap bagaikan ini cuma kamuflase. Jika diibaratkan Anda manusia yang memakai baju bunga buat mengundang lebah, bahwa Anda cukup mengundang lebah buat menyengat Anda. Bukan kepercayaan yang akan Anda dapatkan, tetapi agresi balik atas membayangkan telah dikecewakan Anda. Baju dengan otomobil Anda cuma menjadi jalan cacatan banyak orang. Pembicaraan Anda yang over PD adalah jalan Anda dibenci akibat banyak orang. Bukannya didekati rekan-rekan aktual yang baik, Anda akan semakin dijauhi akibat teman-teman sejati Anda, atas Anda mengeksklusifkan diri. Dan yang absolut sikap over PD yang menyebabkan kesombongan Anda akan dibenci akibat Allah, Sang Penguasa Rezeki. Percaya atau tidak, ketika Anda bersikap sombong itu adalah asal dari kebinasaan bisnis Anda. Anda lupa dengan siapa yang menitipkan harta, lupa Tuhan Anda siapa. Saya pula pernah terjangkiti virus ini, beruntung Allah mengingatkan sejak dini. Jadilah pengusaha yang berpribadi rendah hati. Saat berapat omset, tidak melebih-lebihkan. Seperti seorang bok yang aku dengar ceritanya dari rekan saya. Tampilannya agamis sekali, jarang bicara. Rekan-rekan yang beda begitu bangganya bicara atas omset yang telah mengaras 300-900 juta. Ibu itu cuma bilang, omset aku kurang cuma 9-an aja perbulan. Pas ditanya kian jauh, alih-alih 9 yang

KESALAHAN #5 Banyak Gaya

Sombong!

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

76

dimaksud adalah 9 Milyar. Rekan aku yang ada disana bungkam seketika, senyum simpul tanda malu.

“Sombong adalah asal dari kehancuran…” Membeli Kemewahan dengan Uang Perusahaan Seringkali pengusaha pembimbing ketika bisnisnya cukup berkembang pesat, mengiler buat MEMBELI KEMEWAHAN. Sebenarnya tidak masalah tetapi harus diperhitungkan ketika melakukannya. Jika membelinya dari dana yang dikumpulkan sorangan dengan tidak mengganggu se-sen pula dana perusahaan, bahwa Anda bisa membeli otomobil atau kediaman berlebih-lebihan yang Anda inginkan. Tetapi harus diingat jika pembelian itu lagi harus melibatkan dana industri sebaiknya tunda dulu. Kepentingan Anda harus melalui dana Anda sendiri, nir- mengganggu dana industri walaupun itu adalah milik Anda sendiri. Lagipula keberhasilan tidak harus dilambangkan dengan kemewahan. Bill Gates dengan Warren Buffet dua anak Adam terkaya di dunia, lagi mengunakan otomobil biasa, bukan yang mewah, dini memegang jet prbadi, membayangkan juga membeli tiket alat bagian ekonomi atas membayangkan ingat pada akhirnya cukup di tempat tujuanlah yang bena bukan kualitas perjalanannya. Pada intinya Anda bisa melaksanakan apapun dengan dana Anda, tetapi nir- menggunakan dana perusahaan, Anda absolut saja mendapatkan bayaran dengan bingkisan keuntungan demikian persen dari bisnis buat pribadi, oke gunakan saja dana itu jika Anda amuh membeli apapun. Uang industri biar digunakan buat berkembang, lambat laun keuntungan absolut akan bertambah, begitu juga dengan keuntungan Anda nantinya jika bisnis bisa berkembang. Lagipula mendorong kemewahan buat keberhasilan yang kian besar absolut kian memuaskan dikemudian hari.

Belilah kemewahan dengan dana Anda sendiri, disaat waktunya tiba…

77

Ketika seorang pengusaha pembimbing mendapatkan keuntungan yang layak besar, biasanya beliau menjadi lupa diri. Ia akan membeli barang apa yang beliau inginkan, bukan cuma sekedar yang beliau butuhkan. Sayangnya, kadang keinginan membawanya pada ambang prioritas amat bawah. Misalnya, ketika Anda kepunyaan dana 200 juta, Anda akan menggunakannya buat apa? Pengusaha yang banyak energi dengan bukan anak Adam kaya aktual mungkin akan membeli hal-hal yang aktual kurang harus dulu. Misalnya ketika beliau telah memegang Blackberry buat memfasilitasi kerjanya, mendadak ganti iPad sedangkan belum perlu-perlu amat. Kemudian mendadak beliau menginden otomobil sedangkan beliau sorangan lagi belum kepunyaan rumah. Dia akan berfoyafoya dengan buru-buru mengubah energi hidup. Makan yang dulunya di warteg oke di cafe atau restoran. Tanpa disadari uangnya habis, hutang menjadi banyak, sedangkan beliau tidak memegang kapital apa-apa. Menunda kesenangan adalah cara pokta buat menghindarkan awak dari penyakit banyak gaya. Belilah entitas yang amat Anda butuhkan, atas jika Anda membeli semua yang Anda inginkan percayalah bahwa Anda akan selalu merasa kurang. Merasa layak adalah kuncinya. Melist jadwal kebutuhan Anda juga merupakan cara yang efektif. Inilah kancing anak Adam kaya sebenarnya…

Menunda kesenangan dengan melist prioritas adalah cara amat efektif… Betapa banyak diantara kita yang selalu gemar datang ‘mewah’ dengan terdengar ‘wah’. Wajar, atas saban manusia dikaruniai sifat kecintaan akan adam dengan hasrat buat meluaskan prestise. Akibatnya tidak kurang anak Adam yang begitu bahagia memperdengarkan keberhasilannya pada anak Adam banyak, “Oh omset aku telah diatas 10 M”, “Rumah aku di Pondok Indah”, “Mobil aku ada Alphard, Camry, dengan Ford”, “Setiap hari abdi menyempal ke panti yatim 10 juta”, “Setiap Idul Fitri abdi menyempal ke mesjid 50 juta”, dengan lain-lain. Adakah diantara Anda yang pernah mendengar kejadian ini? Menggelikan bukan?

KESALAHAN #5 Banyak Gaya

Orang Kaya Abal-Abal Vs Orang Kaya Sebenarnya

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

78

Ungkapan syukur itu berparak dengan gemar didengar orang. Syukur kita layak kita utarakan dalam sholat. Tanpa kita memperdengarkan kemakbulan pun, orang-orang akan mengetahui sorangan betapa kita telah berhasil. Jangan norak! Biasanya ini menjangkiti anak Adam kaya aktual atau abal-abal. Karena anak Adam kaya yang telah durasi dengan aktual tidak akan melahirkan apa-apa atas kekayaannya, biasa saja. Mereka akan datang adil dalam bentuk sulit meskipun senang. Dalam arti, ketika bahagia tidak datang ‘terlalu’ bahagia atas tidak menampakkannya, dengan ketika sulitpun anak Adam beda tidak ingat beliau cukup sulit, atas tidak terlalu menganggap kesulitan sebagai suatu bencana besar, toh semua telah agenda Tuhan. Biasa saja lah…

Orang kaya aktual akan datang adil dalam bentuk sulit meskipun senang. Ia tdak akan datang terlalu bahagia ketika cukup bahagia dengan tidak akan terlalu datang sulit era bentuk sulit Kerendahan jantung adalah senjata utama buat membentuk Anda anak Adam kaya sebenarnya. Tanpanya, Anda cuma akan menjadi anak Adam yang banyak harta, bukan kaya yang sebenarnya. Orang kaya abal-abal akan melebih-lebihkan barang apa yang dimilikinya, mudah-mudahan datang WAH. Sebaliknya, anak Adam kaya aktual akan merendah-rendahkan barang apa yang dimilikinya atas baginya tidak bena seberapa besar kekayaan yang dimilikinya. Semua cuma titipan dengan tidak adekuat dibanggakan, cuma adekuat disyukuri. Orang kaya abal-abal, rela hutang kian hutang sini bagi biaya hidup, bagi arisan yang harus dibayar tiap minggu, bagi make up yang harus selalu menor tiap keluar, bagi baju aktual saban bulan, bagi kendaraan yang harus aktual tiap tahun, bagi liburan ke asing negeri tiap tahun, dengan bagi hal-hal WAH lainnya. Sedangkan anak Adam kaya aktual tidak enggan buat memanage kebutuhan dengan memperkecil biaya era moneter cukup tidak stabil. Tidak apa-apa jika tidak belanja baju aktual tiap bulan, tidak apa-apa jika cuma liburan ke dufan dengan tidak apa-apa ketika harus merombak otomobil garib menjadi otomobil biasa buat memangkas liabilitas. Orang kaya aktual ifah berhutang buat hal-hal yang tidak terlalu urgen.

79

Orang kaya aktual berbudi pekerti yang baik keuangan dengan berbudi pekerti yang baik ala emosional. Mereka bakir membawa uang, bukan dikendalikan uang. Sebaliknya anak Adam kaya abal-abal bodoh ala keuangan lagi pula emosional. Mereka terlalu dipengaruhi akibat emosi sehingga dana pula membebek bahagia mempermainkan mereka. Orang kaya aktual akan memegang energi bernapas konsisten walaupun memegang harta yang banyak. Dalam artian anggaran kebutuhan tiap bulannya konsisten saban bulan, cukup pada suatu titik dimana penghasilannya 10x kian besar dengan beliau merasa aman buat menambah anggaran biaya hidup. Orang kaya abal-abal encer saja menambah anggaran biaya bernapas tiap bulan, toh beliau berpikir tidak apa-apa mumpung juga banyak uang, gak saban hari ini. Besok lusa belum absolut ada uang, gimana belakang aja. Minimal kalau ini dibelikan kan oke kepunyaan ini dengan itu. Ini nih, karakter anak Adam yang aktual oke kaya. Orang kaya aktual kian berminat membeli entitas yang bisa menjadi aset. Dalam artian barang apa yang dibelinya balik bisa mendatangkan dana untuknya. Sebaliknya anak Adam kaya abal-abal apalagi tertarik membeli entitas yang menjadi liabilitas. Sehingga bukannya menambah pundi-pundi apalagi semakin menggerogoti pengeluaran. Yang amat penting, anak Adam kaya aktual akan menjadi semakin religius dengan semakin berbudi pekerti yang baik. Karena hartanya itu berkah, semakin mendekatkannya pada pencipta dengan pada sesama. Silahkan Anda cek, apakah dengan harta banyak yang Anda miliki masa ini membuat Anda semakin rajin sholat, tahajud, mengaji, kian harmonis dengan istri, dengan keluarga, berbaur dengan masyarakat, membuat Anda kian rendah hati, kian merunduk bagaikan padi, kian menjaga kata-kata Anda sehingga tidak menyombong, kian menurunkan ‘dagu’ Anda, dengan tidak merendahkan anak Adam lain, kian merendah, kian tulus? Atau sebaliknya, apakah harta yang Anda miliki masa ini kian mendekatkan Anda pada zina, adam gemerlap, makan-makan yang tidak jelas, hang out dengan buang-buang waktu, antara dari istri, tidak harmonis dalam keluarga, semakin mengeksklusifkan

KESALAHAN #5 Banyak Gaya

Mereka cuma berhutang buat entitas yang bisa membuka atau memperkaya angin datangnya balik dana sehingga bentuk finansialnya balik stabil.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

80

diri dari masyarakat, adiluhung hati, kian angkuh dengan menaikkan dagu, juga kian mengumbar kata-kata perendahan atas anak Adam yang tidak punya, kepada pembantu, dengan gemar datang amat kaya? Jika yang kedua, bahwa bisa oke harta Anda berakar dari harta yang tidak memberkahkan, dengan Anda cuma menjadi seorang kaya yang abalabal. Ingat eka kejadian ini:

Sukses itu tidak sama dengan terbukti sukses… Kaya itu tidak sama dengan terbukti kaya… Kaya itu karakter. Kalau cuma di tampilan doang, itu bukan kaya. Tapi banyak gaya!

Simplicity Beberapa hari yang arkian aku melihat bawaan reality show di sebuah stasiun televisi. Temanya atas tarikh 90-an dengan abad kini. Pada tarikh 90-an bisa diamati bahwa sekalian entitas itu simple. Stasiun televisi cuma 5 buah, alat hubungan cuma pager, jika gemar memegang handphone cuma tanya mereknya saja. Ketika film yang digarap pada abad itu bagaikan Jin dengan Jun, Jinny oh Jinny, dengan Si Manis Jembatan Ancol menjadi film ringan yang mendinginkan atas penggarapannya yang begitu serius. Berbeda dengan tarikh 20-an atau abad milenium. Segala entitas menjadi begitu rumit. Stasiun televisi menjadi amat banyak sehingga bingung dengan chanel dengan acara barang apa yang amat bagus. Alat hubungan pula bermacam-macam, ada handphone, I-pad, dengan lain-lain. Jikapun gemar membeli handphone tidak layak menanyakan merek, akan tetapi juga ditanya contoh apa, dengan kapasitas betapa giga, dengan lain-lain. Begitu lagi dengan bawaan televisi, banyak akan tetapi datang asal, sehingga jadinya kurang menghibur. Dari sarwa detail bisa dilihat bahwa pada zaman 90-an sekalian sesuatunya amat sederhana, dengan pada abad saat ini sekalian sesuatunya menjadi rumit. Namun nir- alpa alih-alih pada tarikh 90-an adalah era dimana amat memuaskan dengan tarikh yang ayu belah perkembangan anak. Yah benar, alih-alih kejadian biasa itu antara kian membahagiakan. Dan alih-alih yang baik itu adalah kejadian yang sederhana.

81

Sederhana (simplicity) adalah kejadian yang encer diucapkan, akan tetapi belah secuil anak Adam amat sulit buat direalisasikan. Saya mengalami, sulit amat buat mengubah energi bernapas yang asalnya berlebih-lebihan menjadi sederhana. Namun setelah berbuah bersarang ke dalam adam itu alih-alih energi bernapas biasa itu kian indah. Awal-awalnya mungkin berat, tetapi kalau telah dibiasakan, bisa encer kok. Percayalah. Dengan komitmen yang kuat, dukungan istri/suami, dengan izin Allah, Anda bisa bernapas sederhana. Saya telah buktikan sorangan dengan Alhamdulillah berhasil: • • •

• •

• •

Awalnya bersarang alfamart/indomart sekalian dibeli, masa ini pake list jadwal belanjaan. Nggak dibeli kalau nggak dibutuhkan. Awalnya pake otomobil mewah, masa ini pake aktivis juga cukup, karna dipikir-pikir nggak terlalu butuh. Awalnya di bakca selalu bawa ATM banyak & dana cash banyak, masa ini kalau cabut kediaman bawa dana secukupnya, supaya disiplin pakai kurang uang. Awalnya kalau sakit berkenan pakai obat yg mahal, masa ini pake obat generik juga cukup. Bahkan kalau nggak sakit-sakit amat nggak ke dokter. Awalnya kalau butuh entitas mendadak selalu beli, masa ini kalau lagi mengharuskan sewa, ya sewa. Awalnya kalau ada harus sama anak Adam selalu kopdar, masa ini kalau lagi bisa sms atau telpon, ya telpon. Jangan maksa keluar, cost lagi. Awalnya kalau ada berita bola berisik belanja koran, masa ini layak buka situs www.goal.com melalui Blackberry. Awalnya kalau cabut kota nggak bawa kendaraan, ada kalanya pakai taksi, masa ini pake angkot saja telah cukup, tanya rutenya ke teman. Awalnya kalau ke asing pulau pakai alat yang mahal, masa ini layak geledah alat yang banyak dengan terjangkau yang bena aman dengan sampai.

KESALAHAN #5 Banyak Gaya

“Hal biasa itu antara kian membahagiakan. Dan alih-alih yang baik itu adalah kejadian yang sederhana”

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

82

Awalnya bilas pakaian ke laundry, masa ini nyuci sendiri, nir- manja. Dan lagi banyak cara beda yang bisa dilakukan.

Tentu muncul pertanyaan, “Memangnya kita tidak boleh bersenang-senang dengan membeli barang apa yang kita inginkan?”. Tentu saja boleh… Silahkan jika Anda gemar membeli entitas yang Anda inginkan, apabila pada waktu yang benar dengan bentuk moneter yang memungkinkan. Jangan cukup niat asal gemar bersenang-senang menggembirakan anak bini menjadi bumerang dengan memedulikan Anda. Kalau Anda telah merasa pusing dengan pengeluaran, ini menjadi indikasi Anda telah cabut dari jalan sederhana.

“Kunci biasa itu memadati keperluan dengan barang apa yang ada, bukan mengada-adakan yang tidak perlu”

BACALAH! Dalam Al-Qur’an surat At-takatsur Allah mengingatkan kepada kita atas ancaman ut belah anak Adam yang bermegah-megahan. Berik bunyinya: 1. Bermegah-megahan telah melalaikan awak 2. Sampai awak bersarang ke dalam kubur hui 3. Sekali-kali tidak! Kelak awak akan mengeta (akibat perbuatanmu itu) 4. Kemudian kadang kala tidak! Kelak awak akan mengetahui hui 5. Sekali-kali tidak! Sekiranya awak mengeta dengan absolut at 6. Niscaya awak amat akan melih neraka Jahim a 7. Kemudian awak amat akan melihatny dengan mata kepala sorangan ya 8. Kemudian awak amat akan ditan pada hari itu atas keenakan (yang megah di adam itu)

Apa kesimpulannya? Silakan simpulkan sendiri….

Kesalahan #6

MUDAH HUTANG

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

86

“There is no easy money in business. Easy money make you stupid!” Awal-awalnya mungkin atas benar nggak ada modal, akhirnya terpaksa hutang. Tapi durasi kelamaan menjadi kebiasaan. Hingga terbentuk intelektual MUDAH HUTANG…

Tidak Masuk Akal… Biasanya, atas alasan nggak ada modal, kita buat pilihan beda ialah BERHUTANG. Berhutang itu tidak salah, tetapi jika di awal-awal bisnis telah berhutang, bisa oke masalah. Kenapa? Karena kita akan dihadapkan dengan entitas yang tidak pasti. Bisnis itu tidak pasti, omset bagi bulannya tidak pasti, pemasukan kita dari bisnis tidak pasti, sedangkan yang namanya hutang itu bayarnya pasti, ditetapkan betapa cicilannya bagi bulan, betapa bunganya, kalau basi beri (uang) dendanya berapa, dengan lain-lain.

“Tidak bersarang akal jika kita harus membalas entitas yang PASTI dengan entitas yang TIDAK PASTI” Jika apabila angsuran hutang Anda adalah 3 miliun bagi bulan, sedangkan pemasukan dari bisnis Anda cuma 2 miliun bagi bulan, bagaimana cara Anda mencicil hutang tersebut? Faktanya, atas kehilangan akal, seringkali orang-orang malah menggunakan prinsip GALI LUBANG TUTUP LUBANG. Mereka berhutang balik kepada anak Adam beda buat meliputi hutang yang sebelumnya. Menurut Anda, apakah ini solusi yang tepat? Apakah bersarang akal? Kalau aku ditanya, absolut jawbannya TIDAK! Tidak bersarang akal…

“Bukan Gali bolongan tutup lubang, tetapi GALI JURANG tutup lubang!” 4 Tipe Orang Ada 4 contoh orang, diantaranya: 1. 2. 3. 4.

Sulit hutang, encer beri (uang) Sulit hutang, sulit beri (uang) Mudah hutang, sulit beri (uang) Mudah hutang, encer bayar

87

Sekilas, mungkin Anda akan membalas contoh ke-3 lah yang amat berbahaya. Karena MUDAH HUTANG, SULIT BAYAR. Tapi apakah akurat contoh ini yang paing berbahaya? Ternyata tidak… Mari kita bahas eka bagi satu… Orang yang SULIT HUTANG MUDAH BAYAR memegang prinsip “anti hutang” dalam hidupnya. Jika andaikan tidak harus hutang, kok harus berhutang. Jika andaikan lagi bisa diusahakan, sebisa mungkin tidak berhutang. Hidupnya lapang dengan berkecukupan. Kalaupun dihadapkan pada kondisi berhutang, membayangkan akan encer bayar. Mereka adalah orang-orang yang amanah. Orang yang SULIT HUTANG SULIT BAYAR adalah anak Adam yang kesulitan. Prinsip hidupnya mungkin antagonistis hutang, tetapi ketika bentuk memaksa beliau berhutang, beliau akan kesulitan buat bayar. Karena benar hidupnya sulit. Orang bagaikan ini biasanya banyak ditemukan pada pengusaha yang cukup mengalami deklinasi dalam bisnisnya. Orang yang MUDAH HUTANG SULIT BAYAR adalah anak Adam yang amat bernapas susah. Keadaan ekonominya miskin, mentalnya juga miskin, sehingga encer hutang. Kalau anak Adam miskin tetapi mentalnya kaya, membayangkan absolut akan berusaha semaksimal mungkin buat tidak menangis-nangis dengan berhutang. Tapi sayangnya contoh ini bermental miskin, sukanya meminta-minta, termasuk desak dana dengan berhutang. Orang yang MUDAH HUTANG MUDAH BAYAR, membayangkan adalah orang-orang bermental ‘MUDAH HUTANG’ yang sesungguhnya. Inilah yang amat berbahaya. Mengapa? Mungkin ketika beri (uang) hutangnya gampang, tetapi bisa oke produk dari hutang juga. Prinsipnya, yang bena hutang yang terdahulu lunas, belakang aktual memikirkan dengan jalan apa cara melunasi hutang yang baru. Jika Anda melepaskan hutang kepada anak Adam bagaikan ini, hati-hati, siap-siaplah Anda kehilangan dana Anda sebagian. Mereka adalah orang-orang bermental ‘penjahat’.

KESALAHAN #6 Mudah Hutang

Menurut Anda, diantara keempat contoh anak Adam ini, manakah yang amat berbahaya?

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

88

Penyebab Hutang Dari demikian banyak lantaran hutang, ada 3 lantaran utama yang merupakan asal dari segalanya, diantaranya: 1.

UNDER EARNING

Ini berjalan atas pemasukan membayangkan yang terlalu halus dibandingkan biaya buat kebutuhannya sehari-hari. Kasarnya, buat makan dengan bertahan bernapas saja susah, sehingga terpaksa harus berhutang.

2.

OVER SPENDING

Boros! Itulah kuncinya. Mereka yang memegang pemasukan yang layak tetapi pengeluarannya pula layak besar. Penghasilannya mungkin akan meliputi kebutuhan hidupnya, tetapi membayangkan tidak bisa mengontrol keinginan-keinginan pribadinya yang begitu besar sehingga boros.

3.

UN-EXPECTED EVENT

Jika lantaran pertama dengan kedua berjalan atas kontrol penuh sih penghutang, lantaran ketiga ini berjalan di asing kontrol dirinya. Biasanya berjalan atas kecelakaan dengan entitas yang tidak diduga-duga, bagaikan kecolongan, ditipu teman, kebanjiran, longsor, dengan lain-lain. Karena entitas yang tidak diduga-duga itu, membayangkan harus terpaksa berhutang atas harus menanggung kecelakaan tersebut.

Cara termudah mudah-mudahan Anda tidak bermental MUDAH HUTANG adalah dengan mengenal dengan menghindari tiga lantaran hutang di atas. Karena ketika Anda mengenalinya, Anda akan berusaha semaksimal mungkin buat tidak melaksanakan hal-hal yang berpotensi oke hutang. Misalnya, Anda akan pokok buat memperkaya pemasukan Anda, melaksanakan tracking income dari mana saja, melaksanakan penjadwalan moneter buat aktivitas badan dengan bisnis, tidak boros, kian berhati-hati dalam membuat keputusan, dengan kian mendekat kepada-Nya mudah-mudahan dihindarkan dari bencana besar yang tidak terduga-duga.

89

Beberapa hari setelah aku mengalami deklinasi terbesar dalam bisnis saya, aku bertemu dengan alpa eka handai yang berderit-derit kali berangkaian dengan bank. Ia berniat ayu buat mengakomodasi saya. Sayangnya, cara yang digunakan tidaklah bertimbal dengan jantung dengan keinginan saya, ialah melaksanakan teknik menggoreng menumis rekening. Apa itu menggoreng menumis rekening? Goreng perkiraan bukan berfaedah perkiraan yang digoreng-goreng. Goreng perkiraan yang dimaksud adalah ketika kita berusaha membuat track record moneter yang layak mudah-mudahan bisa tembus ke bank dengan cara memanipulasinya. Tujuannya supaya kita bisa mendapatkan pinjaman dalam kuantitas yang besar dari bank tersebut. Teknik menggoreng menumis perkiraan ini bisa digunakan buat barang apa saja, misalkan belanja rumah, belanja mobil, belanja apapun yang nilainya besar, bahkan beri (uang) hutang itu sendiri. Si eksekutor biasanya telah kehilangan akal. Biasanya era membayangkan akan melaksanakan transaksi, pihak bank selalu berharap copy perkiraan korannya. Misalnya bayaran pokok atau pemasukan 2 miliun bagi bulan. Langkah-langkah yang membayangkan buat bisa oke bagaikan ini: • • •

Buka 2-3 perkiraan di bank Tanggal 1, bayaran atau penghasilannya dimasukkan ke bank dengan perkiraan no A sejumlah 2.000.000 Tanggal 1 juga, membayangkan mengalihkan berselang ATM dari rek A ke rek B sejumlah 1.000.000. Di waktu yang beda di hari yang sama, membayangkan mengalihkan juga dari perkiraan A ke B sejumlah 800.000 Tanggal 2, dari perkiraan B, membayangkan mengalihkan juga ke perkiraan A sejumlah  800.000. Sorenya, membayangkan mengalihkan juga dari perkiraan B ke perkiraan A sejumlah 500.000 Tanggal 3, membayangkan buat mengalihkan lagi, dari rek A ke ke B, atau diatur bertimbal keinginannya sendiri, yang bena dilakukan saban hari Dalam 1 hari biasanya membayangkan mengalihkan beberapa kali antar rekeningnya sendiri. Setiap kali mengalihkan nominalnya berbedabeda

KESALAHAN #6 Mudah Hutang

Goreng Rekening

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

90

Pada era asal bulan, membayangkan akan cap perkiraan membayangkan bukan di buku tabungan, lamun berharap di cap berselang bank/diprint pake daluang di bank (seperti perkiraan koran). Disitu akan terbukti transaksinya. Dengan dana 2 juta, di mutasi akan terbukti bagaikan 200 miliun Dengan demikian, era melaksanakan pinjaman ke bank, dengan bank melihat transaksinya, kementakan 99% akan disetujui atas diangap kecuali bekerja, juga memegang usaha beda dilihat dari mutasi perkiraan korannya.

Bagi membayangkan yang tidak hirau dengan hukum halal haram, mungkin ini tidak akan oke masalah. Yang bena dengan jalan apa caranya dana bisa cair. Tapi jika kita sensitif atas hukum Allah, taat pada hukum Allah, absolut ini menjadi masalah, atas ini benar haram! Kenapa ini haram? Karena kita melaksanakan manipulasi dengan rekayasa data, melaksanakan kecurangan besar cuma buat mendapatkan dana dari bank. Hati-hati….

Percuma kaya di adam tetapi miskin di akhirat. Taatilah hukum Allah, jika benar kita gemar kaya di adam dengan akhirat… Gesek Kartu Ajaib Kebiasaan hutang berikutnya berjalan atas intelektual orang-orang Indonesia yang gemar simpel. Kemana-mana bawa karcis ajaib ini, katanya mudah-mudahan kian mudah. Inilah karcis kredit…. Fenomena karcis angsuran ini amat mengerikan. Di Indonesia, pertumbuhan catur tarikh belakang mengaras 234%. Nilai transaksi bagi tarikh mengaras 250 Triliyun. Bahkan parahnya, sampai-sampai ada penataran pembibitan istimewa yang mengarahkan teknik aplikasi karcis angsuran ini. Banyak anak Adam yang kejeblos hutang di karcis angsuran ini. Parahnya, membayangkan seringkali tidak kapok, malah apalagi sebaliknya. Kartu angsuran seakan-akan membasuh otak sih pengguna buat terus konsumtif. Apalagi jika ada program-program istimewa ketika penggunaannya. Setiap hari kita diiming-imingi oleh kartu angsuran dengan diskon 50%, cicilan 0%, buy 1 get 1, fasilitas lounge, cashback, dengan lain-lain. Jika tidak percaya,

91

Itulah karcis kredit. Jika kita tidak bisa menggunakannya dengan bijak, kita tidak akan teradat mendorong kesenangan dengan jaga gengsi. Ujung-ujungnya, hutang kita banyak. Jika telah banyak, bingung cara bayarnya…

Kartu angsuran adalah hutang yang buruk. Hutang yang buruk akan membawa kita pada kemiskinan… Ilusi Kekayaan Hutang akan melepaskan kita asosiasi atas kekayaan. Bagaimana tidak, orang-orang yang memegang kelaziman MUDAH HUTANG mungkin saja uangnya banyak. Sayangnya, uangnya bukan didapatkan dari produk kerja bangkar dengan bisnis, tetapi dari cara berhutang. Di Indonesia, Anda bisa memantau sorangan bahwa orang-orang yang uangnya banyak biasanya hutangnya juga banyak. Ini adalah ilusi. Pertanyaannya, apakah definisi kekayaan yang nyata itu harus banyak hutang? Kita jarang amat mengetahui seberapa besar hutang yang dimiliki seseorang. Biasanya kita cuma mengetahui kuantitas kekayaannya saja. Padahal, bisa oke uangnya 1 triliyun, tetapi hutangnya juga 800 miliyar. Lebih akut lagi, kalau kekayaannya 1 triityun, tetapi hutangnya 1,5 triliyun. Inilah asosiasi kekayaan…

“Hutang melepaskan asosiasi atas kekayaan” Tak Ada Hutang Mulia… Ada yang bilang katanya hutang itu mulia. Pertanyannya, dimana lokasi kemuliaannya? Mereka menganalogikannya bagaikan ini: “Kalau kita kepunyaan hutang, bernapas itu akan terus semangat. Setiap bangkit tidur selalu berusaha beranjak atas motivasinya buat melunasi hutang”.

KESALAHAN #6 Mudah Hutang

coba lihatlah di tempat perbelanjaan, kalau tidak bangkit mental, kita pula akan kejeblos dengan ajakan-ajakan hebat tersebut. Kalau kita telah tidak tahan, mungkin kita akan konsumtif ambang adiluhung atas menggunakan karcis angsuran tersebut. Inilah kelaziman buruk yang disuntikkan di kepala kita berselang baliho, koran, televisi, internet, dengan lain-lain.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

92

“Hutang halus dengan besar sama saja. Kalau halus mungkin buah ke kitanya halus juga, kian ayu hutang besar aja sekalian”. “Kalau bingung cara melunasi hutang kecil, solusinya buat juga aja hutang yang kian besar. Ibarat lubang, kalau halus nggak kelihatan. Kalau besar nampak besar di depan mata, kita bisa menghindarinya”. Apakah Anda setujuan dengan analogi-analogi di atas? Jika andaikan hari ini sih penghutang mati, siapa yang akan melunasi hutang-hutangnya? Alhasil, setujuan tidak setuju, tak ada hutang mulia. Bahkan Rasulullah pula melarang menshalatkan mayat jika sih mayat tersebut kewajiban hutangnya belum terselesaikan. Selain itu, anak Adam yang berhutang juga bisa terhambat bersarang surga, walaupun amal sholeh ketika di dunianya banyak. Pertanyaannya, apakah Anda siap dengan kejadian itu?

Bagaimana Seharusnya? Jika di asal bab ini aku melahirkan bahwa tidak ayu jika memulai bisnis diawali dengan hutang, mungkin Anda bertanya, “Lantas dengan jalan apa seharusnya?” Selama ini berhutang lagi konsisten menjadi solusi no.1 dalam memulai bisnis jika kita tidak memegang modal. Padahal, ada eka konsep yang terlupakan, ialah EQUITY DEAL. Apa itu? Equity deal adalah konsep kerjasama, sifatnya adalah kepemilikan harta. Anda bisa bekerjasama dengan para penanam modal buat sama-sama menjalankan bisnis Anda, atau memasukkan pokoknya di bisnis Anda. Yang harus diperhatikan adalah bahwa penanam modal yang Anda geledah benarbenar penanam modal profesional, bukan penanam modal amatiran, lagi pula abal-abal (saya menyebutnya Rentenir).

Investor vs Rentenir Banyak anak Adam yang belum bisa membedakan, mana penanam modal profesional, mana rentenir. Berikut perbedaannya:

93

• • • • •

• •

Kritis dengan berkira-kira dini melaksanakan kapitalisasi Siap menanggung efek bersama (minimize the risk) Support system Dapat faedah ketika pengelola bisnisnya faedah Profit yang termakbul naik turun, tidak pasti, tergantung bermanfaat bisnisnya Fokus apda efek Cerewetnya asing biasa

Rentenir • • • •

• • •

Bermuka manis dengan merayu ketika melaksanakan kapitalisasi Nggak amuh beserta tanggung efek (eliminate the risk) Tidak amuh ingat Maunya konsisten faedah walaupun pengelola bisnis buntung Profit yang termakbul fix, demikian % bagi bulan Fokus pada keuntungan Tidak terlalu berpikir panjang

Mencari penanam modal jelas tidak semudah mencari rentenir. Anda harus meyakinkan penanam modal dengan seyakin-yakinnya. Beda halnya dengan rentenir, ketika Anda merekomendasi kerjasama dengan rentenir, membayangkan akan dengan encer menggelontokan uang. Mungkin awalnya tak sebawel investor, tetapi akhirnya belakang akan melebihi kebawelan penanam modal jika faktanya tidak bertimbal harapan. Maka dari itu, berhati-hatilah ketika bertemu dengan anak Adam yang amuh kapitalisasi di bisnis Anda, penanam modal atau rentenir-kah ia? Kalau semula dari sudut pandang Anda sebagai pengelola bisnis yang mencari investor, masa ini dari sudut Anda sebagai penanam modal yang ditawari akibat anak Adam buat investasi. Jika ada yg merekomendasi kapitalisasi dengan bermanfaat fix, itu sama artinya beliau merekomendasi Anda buat oke rentenr. Uniknya, banyak masyarakat kita yang berkenan dengan skema kapitalisasi bagaikan ini, yang pengembaliannya fix dengan persentasi belah produk yang besar, tak amuh repot belajar. Mereka tidak sadar, bahwa bermanfaat “fix” yang membayangkan dapatkan diambil dari dana penanam modal yang invest belakangan. Profit yang dibagikan bukan dari keuntungan bisnis yang membayangkan buat melainkan dari dana penanam modal yang belakangan. Kalau membayangkan bilang uangnya diputar di bisnis, bisnisnya fiktif, amat banter cuma kedok.

KESALAHAN #6 Mudah Hutang

Investor

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

94

Kejahatan berkedok kapitalisasi yang dilakukan akibat para “rentenir cerdas” ini berulangkali terjadi, herannya masyarakat kita tidak kapok. Kedok bisnisnya macam-macam, berangkat dari pembagian oli, piaraan reban walet, derivatif emas, supplyer sayuran, pengadaan laptop, dengan lain-lain. Milyaran dana masyarakat terdepak percuma, cuma atas taruhan kaya dengan acap dari sih rentenir. Oleh atas itu, mari kita berhati-hati dengan modus bagaikan ini. Jangan mengiler dengan “rayuan setan” yang membisikan pada telinga Anda bahwa mendapatkan dana itu bisa amat mudah, bahkan cuma dengan bungkam saja di kediaman tanpa kerja keras. Carilah investor, bukan rentenir. Investor akan menolong Anda, rentenir akan menghancurkan Anda…

Tips Mendapatkan Investor Banyak yang tanya kepada saya, mungkin termasuk Anda, atas bagaimana cara mendapatkan investor. Berikut adalah beberapa biaya siluman yang bisa Anda buat buat mendapatkan investor. Silahkan Anda praktikkan! • • • • • •

Siapkan awak Anda dengan barang apa yang akan Anda tawarkan. Kuasai bisnisnya, bukan cuma produknya! Bicara dengan adab mereka. Peluang, peluang, dengan peluang! Tidak cuma sekedar mendapatkan uang. Jelaskan potensi pasar dari bisnis tersebut. Lebih ayu juga jika telah ada permintaan dari pasar. Bangun kredibilitas. Buatlah karcis asma yang menjual, berpakainlah rapi, dengan bangunlah kedekatan dengan investor. Ciptakan track record yang bagus. Investor absolut akan melihat track record Anda. Gabunglah dengan klub-klub investor. Yakinlah, diluar kian terlalu banyak orang-orang yang ekses dana tetapi bingung amuh digunakan buat apa. Saatnya Anda hadir buat membalas keinginan mereka. Berdoalah kepada Allah. Sesungguh DIA lah penanam modal terbesar dalam bernapas kita.

95

Salah eka klien aku curhat kepada aku dengan desak saran melanggar bisnisnya. Ternyata beliau harus berjuang saban minggunya buat meliputi uang-uang investor. Hutangnya mengaras 120 juta, dengan rincian 60 miliun ke bank, 60 miliun ke perorangan. Selidik bagi selidik, setelah dilakukan konseling, alih-alih hutang tersebut diakibatkan usaha sih owner buat gali bolongan tutup bolongan hutangnya terdahulu. Hingga pada akhirnya bagaikan bola salju yang semakin besar. Pas diselidiki kian mendalam, alih-alih beliau nggak niat berhutang, atas akad awalnya adalah investasi. Si owner menganjur para penanam modal buat memasukkan uang dalam bisnisnya, dengan ketentuan belah produk 10% dari uang yang akan dibagikan saban minggu. Kesalahan sih owner: 1. 2.

Bagi produk dari modal, bukan dari laba Fix return

Mari kita amat-amati alpa eka berita keuangannya: Omset HPP Laba Kotor Biaya Pulsa Biaya Administrasi Bagi Hasil Total Biaya Laba Bersih

    Rp 100,000 Rp 50,000 Rp 4,425,000    

Rp 35,580,000 Rp 30,902,000 Rp 4,678,000     Rp Rp

4.575,000 103,000

Coba ingat-ingat dari alpa eka berita keuangannya, omsetnya datang besar, tetapi sayangnya marginnya tipis, atas HPP nya besar. Kesalahan terbesar bisa dilihat di cuilan belah hasil, sih owner membagikan belah produk fix, Rp 4.425.000. Angka ini adalah 10% dari habis-habis-an biji kapitalisasi para investor, ialah RP 44.250.000. Kesalahan ini fatal! Lantas dengan jalan apa seharusnya? Seharusnya, pola kerjasama dengan para penanam modal diubah:

KESALAHAN #6 Mudah Hutang

Salah Bagi Hasil…

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

96

1. 2. 3.

Bagi produk dari laba, bukan dari uang Tidak fix return, fleksibel Bagi hasilnya dari laba bersih, bukan laba kotor

Jika dengan komposisi belah produk lebih dahulu sih owner cuma mendapatkan Rp 103.000, bahwa dengan komposisi belah produk yang aktual berita keuangannya akan bagaikan ini: Omset HPP Laba Kotor Biaya Pulsa Biaya Administrasi Total Biaya Laba Bersih Bagi Hasil Pengelola 90% Investor 10%

      Rp 100,000 Rp 50,000          

Rp 35,580,000 Rp 30,902,000 Rp 4,678,000     Rp 150,000 Rp 4,528,000   Rp 4,075,200 Rp 452,800

Sebagai pengelola, sih owner akan mendapatkan Rp 4.075.200. Tentu ini antara kian besar dibandingkan yang sebelumnya. Selain mendapatkan kian besar, ini HALAL! Seringkali, ketika kita telah mendapatkan penanam modal yang tepat, pola kerjasamanya malah yang salah. Awalnya gemar faedah bisa oke buntung. Oleh atas itu, cermatlah dalam melaksanakan kerjasama investasi, nir- cukup alpa belah hasil.

Cara Benar Bebas Hutang Ketika aku belajar banyak dari orang-orang terbaik, berdasarkan keahlian badan saya, alih-alih ada 2 cara dengan jalan apa mengatasi masalah hutang: 1.

Cara Salah

Yang termasuk cara alpa ini adalah: • Membayar hutang dengan hutang, nama lain gali bolongan tutup lubang

97

• • • •

Memanipulasi bukti moneter (goreng rekening) buat tembus ke bank mudah-mudahan bisa meminjam dana dalam kuantitas besar. Saya menyebutnya gali lurah tutup bolongan Memainkan karcis angsuran Menjual kapital yang ada tanpa ada ancangan yang jelas Kabur dengan tidak bertanggung balas Pasrah dengan tidak melaksanakan apa-apa

2.

Cara Benar

Yang termasuk cara akurat adalah: • Membayar hutang dari dana produk bisnis, free cash! • Membayar hutang dari alokasi pemasukan • Sabar, berproses • Terus bergerak, keep moving! • Lunasi, lunasi, lunasi! Hutang harus lunas

Dari kedua cara di atas, mana yang akan Anda gunakan dalam melunasi hutang? Jika kesukaan Anda adalah Cara Salah, bahwa bersiapsiaplah Anda dikejar-kejar akibat debt collector atau investor. Tak cuma itu, Allah akan membenci Anda, atas Anda menghalalkan sekalian cara dengan tidak bertanggung balas arah barang apa yang pernah Anda lakukan. Tapi jika kesukaan Anda adalah Cara Benar, aku amat bangga dengan Anda, orang-orang akan menghargai Anda, tentunya, Allah akan menyayangi Anda, atas Anda kepunyaan niat buat melunasinya. Berikut adalah tips-tips Cara Benar Bebas Hutang: (materi ini adalah inti dari penataran pembibitan How to Be Debt Free) • •

• •

Miliki niat melunasi. Benarkah Anda memegang memiliki niat? Jangan-jangan Anda tidak memegang niat… Yakinlah! Apakah Anda percaya hutang Anda akan lunas? Janganjangan Anda tidak yakin… Kecepatan Anda dalam bebas hutang berimbang lurus dengan keyakinan Anda pada kekuasaan Allah. Banyak-banyaklah berdoa kepada Allah. Hak kita adalah beroda kepada-Nya. Hak Allah adalah mengabulkan berkah kita. Fokus 80% pada peluang, bukan pada masalah. Anda cuma akan mendapatkan pada barang apa yang Anda fokuskan. Tekanan hutangmu adalah antusiasme dirimu buat bangkit.

KESALAHAN #6 Mudah Hutang

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

98

• • • • •

• •

Optimislah! Mati itu pasti, kapan, dimana, dengan betapa dengan cara apa matinya, itu diam-diam kehidupan. Begitupun hutang, harus dibayar! Bagaimana caranya, biarkan Allah yang menunjukkan. Disiplinlah atas moneter Anda! Jangan membuat semuanya “sakit”. Seriuslah! Allah cuma mendiami barang apa yang sungguh-sungguh kita inginkan. Jangan putus asa. Teruslah bergerak. Allah bilang: “Aku telah siapkan mata pencarian dari yang tidak disangka-sangka” Segera bayarkan ketika bisa. Jangan mendiami cukup dana Anda tergabung banyak. Buatlah manajemen moneter yang bagus. Berapa buat sedekah, buat kehidupan, buat investasi/bisnis, buat beri (uang) hutang. Berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya. Karena kebaikan akan hebat kebaikan yang lainnya kian banyak. Ingat, menolong anak Adam tidak harus mendiami sukses. Banyak-banyak sedekah. Kata Allah: “Kalau kalian butuh pertolonganku, tolonglah anak Adam lain”. Sedekah di waktu sempit tidak cuma akan mendapatkan kebahagiaan, tetapi juga balasan yang berlipat-lipat. Jangan akar janji. Jangan akar menjanjikan coplok demikian akan dilunasi, atas itu belum pasti. Tugas Anda berusaha semaksimal mungkin, biarkan Allah yang akan melepaskan kepastian. Kata Allah: “Jika kalian memegang niat buat melunasi, akan aku bantu”. Jangan pernah berhutang buat bunga, lagi pula berhutang buat beri (uang) hutang. Ini adalah perbudakan, Anda akan diperbudak dengan kejadian ini. Ketahuilah hak Anda, tetapi nir- geledah cara buat tidak beri (uang) hutang. Jangan pernah goyah buat berharap sedekah. Rasulullah tidak suka.

Doa Ketika Berhutang Suatu hari Rasulullah SAW bersarang masjid. Tiba-tiba ada seorang kawan bernama Abu Umamah cukup duduk disana. Rasulullah bertanya: ”Wahai Abu Umamah, kok abdi melihat anda sedang

99

Apakah Anda gemar ingat barang apa yang Rasulullah ajarkan kepada Abu Umamah mudah-mudahan beliau bisa mengecualikan dari hutangnya? Berikut berkah yang Rasulullah ajarkan kepada kita semua:

”Ya Allah, nyata abdi berlindung kepada-Mu dari kebingungan dengan kesedihan. Aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dengan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dengan pelit. Dan abdi berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dengan kezaliman orang” Rasulullah menggambarkan bahwa anak Adam yang kepunyaan hutang itu absolut akan: • • • • • •

Bingung Sedih Lemah Malas Pengecut Pelit

Apakah Anda merasakan barang apa yang Rasulullah katakan? Jika Anda amat dalam kondisi cukup berhutang, aku bersungguh-sungguh Anda mengalaminya. Solusinya, kecuali Anda mempraktikkan Cara Benar Bebas Hutang di atas, berdoa dengan memohon ampunlah kepada Allah... Mendekatlah kepada-Nya. Biarkan DIA yang akan mengarahkan Anda buat beranjak buat menyelesaikan hutang Anda. Anda tidak jangan khawatir, Allah lah yang akan melunasi hutang Anda.

KESALAHAN #6 Mudah Hutang

duduk di asing waktu sholat?” Ia menjawab: ”Aku bingung memikirkan hutangku ya Rasul”. Rasulullah bertanya: ”Maukah abdi ajarkan kepadamu sebuah berkah yang apabila anda baca bahwa Allah akan basmi kebingunganmu & melunasi hutangmu itu?” Abu Umamah pula menjawab: ”Tentu, wahai Rasulullah.”

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

100

PENGALAMAN SAYA! Di baya 19 tahun, kediaman anak bini aku di Sukabumi terkena longsor. Alhasil abdi harus memperbaikinya. Karena tidak ada uang, abdi terpaksa hutang kesana kemari. Sampai pada akhirnya tergabung kurang kian 47 miliun buat memperbaikinya. Hutang ini menjadi hutang pertama aku dengan biji yang layak besar. Setelah aku pratikkan Cara Benar Bebas Hutang, dalam waktu kurang kian 3 bulan hutang tersebut Alhamdulillah lunas. Allah telah mengakomodasi saya…. Di baya 21 tahun, aku terjerat akibat kolega bisnis saya. Karena faktor kepercayaan dengan kedekatan, aku terdorong buat kapitalisasi di proyek bisnisnya. Saya pula menganjur temanteman aku buat bergabung. Sayangnya, setelah 6 bulan berjalan, aktual terbongkar bahwa proyek ini fiktif. Alhasil kian dari 7,7 Milyar aku kumpulkan. Karena kolega aku tidak bertanggung balas dengan kabur, akhirnya kecelakaan ini harus aku tanggung. Karena bentuk tersebut aku sempat terpuruk dengan sulit bangkit, tetapi setelah mempraktikkan Cara Benar Bebas Hutang dengan pertolongan Allah, saat ini aku bisa balik membikin bisnis dengan dalam cara menyelesaikan kecelakaan tersebut….

Kesalahan #7

BUTA FINANSIAL

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

102

Buta Finansial: Inilah Masalahnya… Apakah Anda termasuk anak Adam yang mematikan menjadi pengusaha atas gemar menjadi KAYA? Atau bahkan gemar mengaras kondisi BEBAS FINANSIAL? Celakalah Anda, jika Anda gemar kaya dengan bebas finansial, tetapi Anda dalam kondisi BUTA FINANSIAL… Apa itu buta finansial? Guru saya, bungkus Heppy Trenggono, melahirkan bahwa 70% pengusaha di Indonesia itu Financially Incompetence, nama lain BUTA FINANSIAL. WOW!! Apa yang dimaksud buta finansial? Coba Anda balas pertanyaanpertanyaan bersama-sama ini ya… •

Apa definisi UANG bagi Anda? Apa yang akan Anda buat jika Anda MEMILIKI BANYAK UANG? • Apa yang dimaksud dengan BEBAS FINANSIAL? Kenapa Anda menginginkan kondisi bebas finansial? Pertanyaan istimewa belah Anda yang aktual amuh memulai bisnis: • Jika andaikan Anda akan memulai bisnis yang Anda impikan, betapa persisnya MODAL yang Anda butuhkan? Dari mana Anda mendapatkannya? • Apakah Anda telah ingat dengan jalan apa cara menghitung HPP (Harga Pokok Produksi) dari komoditas yang gemar Anda jual? Jika andaikan komoditas Anda berupa barang, betapa HPP nya? Bagaimana jika komoditas Anda berupa jasa? Bagaimana cara menghitung HPP nya? • Apakah Anda pernah mendengar istilah OMSET? Apa itu omset? Apa bedanya omset dengan sales? Apakah sama? • Apakah Anda pernah mendengar istilah LABA? Apa itu laba? Apa bedanya laba bergelimang (gross profit) dengan laba bersih (net profit)? Bagaimana cara menghitungnya? • Apakah Anda pernah mendengar istilah ARUS KAS (CASHFLOW) ? Apa itu cashflow? Apa saja jenis-jenis cashflow? • Menurut Anda, kian bena mana: omset, profit, atau cashflow? Bagaimana penjelasannya?

103

• •

Apakah Anda telah mengetahui bagaimana cara membuat LAPORAN KEUANGAN yang tepat? Apakah Anda telah memegang tiga berita moneter standar? Apa sajakah itu? Apakah Anda lagi MENCAMPUR-ADUKKAN KEUANGAN badan dengan moneter bisnis? Bagaimana cara mengatasinya? Apakah Anda pernah merasa bahwa bisnisnya Anda sukses, tetapi nyatanya TIDAK MENGHASILKAN? Omsetnya banyak, tetapi nggak ada uangnya? Apakah Anda merasa omset bisnis Anda BEGITU-BEGITU SAJA? Tidak ada eskalasi yang signifikan? Bagaimana cara meningkatkannya? Apakah Anda pernah mengalami bentuk dimana STOK PRODUK ANDA MENUMPUK, dengan bingung cara jualnya?

Maaf, jika aku banyak bertanya. Ini cuma tes asal buat mengetahui apakah Anda termasuk pengusaha yang MELEK FINANSIAL atau malah BUTA FINANSIAL. Jika Anda temasuk kategori yang pertama, syukurlah, Anda mengecualikan dari kesalahan fatal ini. Tapi jika Anda termasuk kategori yang kedua, coba amat juga memantau ciri-ciri bersama-sama ini: • • • • • • • • •

Salah mendefinisikan UANG Tidak memegang definisi yang jelas atas BEBAS FINANSIAL Bingung mendapatkan MODAL Tidak paham ISTILAH-ISTILAH KEUANGAN Tidak bisa membuat LAPORAN KEUANGAN Mencampur-adukkan KEUANGAN PRIBADI DAN BISNIS Salah kelola ASET dengan KEWAJIBAN Salah mindset atas OMSET Tidak paham pentingnya CASHFLOW

Apakah Anda termasuk anak Adam yang memegang ciri-ciri bagaikan yang di atas? Jika iya, tenang saja, nir- khawatir, bab ini sengaja ditulis buat membalas dengan mengakomodasi Anda buat fasih itu semua. Ayo kita belajar…

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Pertanyaan istimewa belah Anda yang telah memegang bisnis:

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

104

Uang, oh Uang… Saya yakin, Anda berdagang buat MENDAPATKAN UANG. Betul? Jika tidak, aku meragukan keinginan Anda menjadi pengusaha. “Yang namanya bisnis itu PASTI buat mendapatkan uang. Kalau bisnis cuma sekedar menyalurkan hobi dengan tidak menghasilkan uang, itu namanya PIKNIK!!” Begitulah candaan dari bungkus TDW… Sebelum kita mendapatkan uang, bahwa sebaiknya kita lebih-lebih dahulu ingat barang apa itu UANG. Coba Anda definisikan sendiri, barang apa itu uang? UANG adalah ................................................................................................................ ........................................................................................................................................... Percaya atau tidak, banyak sedikitnya dana yang didapatkan seseorang, tergantung dengan jalan apa cara beliau mendefinisikannya lebih-lebih dahulu. Ada anak Adam yang menganggap bahwa: • • •

“Uang adalah segalanya”. Orang bagaikan ini PASTI hidupnya cuma buat uang, melacak uang, dengan mendapatkan uang. “Uang adalah sumber kebahagiaan”. Orang bagaikan ini PASTI kalau nggak kepunyaan dana hidupnya nggak akan bahagia. “Uang adalah asal dari sekalian permasalahan”. Orang bagaikan ini PASTI hidupnya penuh dengan masalah. Biasanya beliau berpikir bagaikan ini atas tidak ingat dengan tidak bisa mendapatkan uang.

Ada lagi anak Adam yang menganggap bahwa…. •

“Uang adalah ide”. Orang bagaikan ini akan selalu berpikir betapa dengan cara apa caranya mudah-mudahan ide yang dimiliki bisa menghasilkan uang. “Uang adalah energi”. Orang bagaikan ini akan selalu berusaha melaksanakan apapun dengan antusiasme atas menganggap bahwa dana akan datang dengan padu dengan daya yang dikeluarkan. “Uang adalah alat tukar”. Orang bagaikan ini tidak menganggap dana adalah segalanya, dana hanyalah alat tukar. Bisa dari komoditas yang dimiliki atau kebaikan yang dihasilkan.

105

“Uang bukanlah penyebab, dana adalah alat tukar, yang berakar dari sebuah ide” Karenanya… • •

Berapapun dana yang berbuah Anda dapatkan, tergantung dengan besarnya biji ide yang Anda berikan. Uang yang Anda dapatkan berimbang lurus dengan daya yang Anda keluarkan dalam mendapatkannya.

Donald Trump, alpa eka pengusaha kaya di Amerika, berkata: “Uang adalah sumber impuls terbesar buat saya. Itu berjalan atas aku menikmati permainannya”. Sebenarnya, yang kita uber itu bukan uang, tetapi SESUATU dibalik dana itu… Paham?? Misalkan, Anda berdagang dengan mematikan oke pengusaha mudah-mudahan bisa mendapatkan dana yang banyak. Karena ketika memegang dana yang banyak, Anda dapat: • • • • • • •

Membangun kediaman yang Anda impikan Membeli otomobil yang telah Anda idam-idamkan Pergi ke asing negeri bersama anak bini Anda Umroh dengan haji menyerempakkan istri, suami, anak, dengan anak bini Anda Membangun asrama dengan kediaman tahfidz Sedekah banyak buat anak-anak yatim piatu dengan bani dhuafa Bermanfaat belah banyak orang, mengakomodasi anak Adam yang cukup kesulitan ala finansial, dengan lain-lain

Itulah aktual yang Anda inginkan. Bukankah begitu? Ingat amat lagi, Anda tidak menginginkan uang, tetapi Anda menginginkan SESUATU di balik dana itu…

Bebas Finansial… Mungkinkah? Satu dari panca alasan terbesar anak Adam mematikan oke pengusaha adalah atas gemar mengaras BEBAS FINANSIAL. Apakah Anda setuju? Logika simpelnya, jika membayangkan mematikan oke karyawan, penghasilannya ya padu dengan waktu dengan keringat yang membayangkan keluarkan. Sedangkan kalau oke pengusaha, BERPELUANG

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Mana yang benar? Apa aktual uang? Mari kita luruskan…

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

106

BESAR buat mengaras kondisi BEBAS FINANSIAL. Walaupun pada akhirnya tidak jarang yang mengaras kondisi sebaliknya, ialah KEMEROSOTAN FINANSIAL, nama lain BANGKRUT! Kalau Anda amat menginginkan kondisi BEBAS FINANSIAL, amat lagi, Anda harus ingat dahulu barang apa itu bebas finansial. Coba masa ini Anda tuliskan, barang apa bebas keuangan bagi Anda? BEBAS FINANSIAL adalah ........................................................................................ ........................................................................................................................................... ........................................................................................................................................... Banyak anak Adam menganggap bahwa bebas keuangan itu adalah: •

Ketika bisnis jalan, kitanya jalan-jalan. Katanya, pengusaha yang berhasil itu adalah ketika bisnisnya jalan, sih ownernya bisa jalanjalan. Kata-kata ini begitu mengganggu kita. Senang amat rasanya kalau bisnis jalan, kitanya jalan-jalan. Sayangnya, kenyataannya tak semudah yang dikatakan… Ketika kita bisa melaksanakan 5D. Apa itu? 5D itu singkatan dari Duduk Diam Di kediaman Duit Datang. Enak amat ya kalau cukup kondisi ini, tetapi dalam mencapainya, tak semudah yang dibayangkan…

Bebas keuangan tak mungkin bisa tercapai jika kita cuma sekedar bercengkrama dalam bisnis, santai, diam, dengan tidak berjuang. Bebas keuangan cuma bisa tercapai jika kita memegang karcis AS: • • • •

Kerja KerAS Kerjas CerdAS Kerjas TuntAS Kerja IkhlAS

Begini penjelasannya… • •

Bisnis itu proses, BUTUH PERJUANGAN, harus kerja kerAS. Tapi ingat, kerja bangkar saja tidak cukup, atas akan membeslah banyak waktu dengan tenaga, kita harus kerja cerdAS, PAKAI STRATEGI. Kerjas bangkar dengan kerja berbudi pekerti yang baik pula tidak cukup, kita butuh kesabaran. Semuanya HARUS DIKERJAKAN DENGAN TUNTAS,

107

“Bisnis yang HANYA menghasilkan dana adalah model bisnis yang menyedihkan” Masalah Klasik Jika dua kejadian di arah berapat masalah mindset atas UANG dengan BEBAS FINANSIAL, bahwa dalam bahasan ini Anda akan berangkat belajar atas ril keuangannya… Setiap kali aku melepaskan training di beberapa tempat, aku seringkali bertanya kepada para peserta: “Apa kendala terbesar Anda ketika pertama kali memulai bisnis?” Sudah bisa ditebak, jawaban membayangkan adalah MODAL. Ini masalah klasik, telah umum, rata-rata anak Adam yang tidak paham absolut membalas ini. Jika Anda termasuk cuilan dari membayangkan yang berpikir bahwa masalah terbesar dalam memulai adalah modal, tenang…. Saya akan berikan solusinya.

UANG

Profit

Sales

Aset

UANG

KESALAHAN #7 Buta Finansial

jangan setengah-setengah. Disnilah pelu kerjas tuntAS! Terakhir, semua kejadian itu harus dilakukan dengan ikhlAS. PERLU Kerja ikhlAS, mudah-mudahan perjuangan kita TAK HANYA SEKEDAR MENGHASILKAN UANG, tetapi juga tabungan kebaikan dengan pahala buat darul baka nanti.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

108

Coba amat-amati alurnya, diawali dari UANG yang amat bawah… Dalam bisnis, kita membutuhkan uang (UANG) dengan arah buat menjadikannya sebagai Aset. Sehingga Aset tersebut bisa menghasilkan Omset (Sales) yang berdampak pada keuntungan yang dihasilkan (Profit). Ujung-ujungnya, bermanfaat akan diubah menjadi UANG kembali. Apakah Anda telah fasih maksud saya? Jika tidak, akan aku jelaskan kian rinci… •

Coba perhatikan: UANG menghasilkan ASET. Kita butuh dana buat membikin aset. Pertanyaannya, jika apabila kita telah kepunyaan aset, apakah lagi harus uang? Coba pikirkan… Aset yang kita miliki akan menghasilkan Sales. Sales ini kita peroleh sambut dalam aliran dana beserta profitnya. Jadi, kalau kita telah kepunyaan kapital yang bisa menghasilkan uang, apakah lagi harus modal? Coba pikirkan…

Misalkan, Anda amuh bisnis anarki anak. Anda mencari ingat halhal yang berangkaian dengan bisnis pakaian khususnya anarki anak. Kira-kira, kalau Anda amuh buka bisnis anarki anak cucu tersebut, barang apa harus kepunyaan modal? Kalau aku yang ditanya, jawabannya TIDAK… Begini ceritanya: • • •

• •

Anda geledah supplier anarki yang aksi yang harganya sesuai dengan kualitasnya bagus. Anda layak pinjam kamera yang aksi ke handai Anda, Anda cetakan kaos-kaos yang gemar Anda lego dari supplier anarki tersebut. Gunakan internet atau social media sebagai marketingnya. Pajang beberapa cetakan dengan desain anarki disana, mudah-mudahan aspiran klien bisa kian banyak memilah variasinya. Cantumkan nomor telepon dengan identitas Anda disana, mudah-mudahan ketika klien amuh belanja encer bertamu Anda. Anda berharap membayangkan mentransfer uangnya di muka. Kenapa? Karena Anda akan menggunakan dana tersebut buat membeli anarki yang membayangkan membeda-bedakan di supplier anarki yang telah Anda kenal.

Sampai disini, apakah Anda harus modal? Sekali lagi, TIDAK… Karena Anda layak menggunakan dana dari klien tersebut buat dijadikan modal.

109

Berpikir dahulu ASET nya, aktual berpikir modal! Kalau asetnya telah ada, kita nggak butuh modal! Saya Nggak Punya Aset… Kalau Anda lagi konsisten bingung dengan merasa tidak memegang kapital yang layak buat bisa menghasilkan uang, aku akan berikan tips-tips atas dengan jalan apa Anda bisa mendapatkan modal, diantaranya: •

TABUNGAN. Jika Anda kepunyaan tabungan dengan dana sendiri, itulah uang Anda, itu adalah uang pokta buat bisnis yang gemar Anda jalankan. Caranya? 1. Anda beraksi dahulu di industri orang. Jadilah pegawai lebih-lebih dahulu. Tabunglah bayaran yang Anda dapatkan dari pekerjaan tersebut. Turunkan egomu! 2. Anda bisa menjual barang komoditas anak Adam beda dulu. Jadilah makelar. Ambil komisinya, tabung. Putus urat malumu! HUTANG TEMAN. Sebelum Anda melaksanakan ini, Anda harus berteman lebih-lebih dahulu. Salah eka caranya adalah dengan cara membuat proposal bila benar Anda akan membuat suatu project, maksudnya saban Anda hutang, pada dasarnya Anda bukan berhutang, tetapi merekomendasi angin bisnis, beritahukan keuntungannya. Kalau benar membayangkan tidak amuh bekerjasama dengan Anda, barulah disana terang-terangan Anda berhutang. Pinjam dana mereka. Tetapkan kapan coplok pengembaliannya. PINJAM SAUDARA. Jika Anda kepunyaan saudara yang kian kaya dari Anda, coba hubungi saudara Anda, pinjamlah ke mereka. Tapi, saran saya, jadikan ini sebagai pilihan belakang atas ini adalah cara yang amat bahaya. Kenapa? Uang adalah kejadian yang amat sensitif bahkan buat bentuk persaudaraan, jika ada masalah,

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Ingat, dalam kejadian ini Anda tidak harus pusing-pusing menyediakan display tempat yang mewah, pembuatan anarki yang banyak, dengan membutuhkan budget marketing yang besar. Anda layak menggunakan fasilitas GRATISAN di internet atau social media buat promo, Anda kontak supplier anarki Anda, berharap izin cetakan komoditas mereka, Anda pasarkan. Anda tidak harus modal. Disini Anda menggunakan kapital amat berharga, ialah AKAL.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

110

bisa-bisa ikatan perkerabatan Anda dengan membayangkan menjadi berantakan. GADAI ATAU JUAL BARANG BERHARGA. Jika era ini Anda memegang barang yang amat faedah dengan layak jual, Anda bisa menggadaikan atau bahkan menjual barang tersebut. Dengannya, Anda bisa mendapat uang dengan segera. Khusus buat gadai, risikonya adalah barang faedah Anda hilang jika tidak bakir melunasi pembayaran. HUTANG KE BANK. Sebenarnya efek dengan kelebihannya sama atas bank konsisten membutuhkan jaminan, sayangnya ada kelemahan utama jika Anda amuh berdagang buat pertama kali, sementara pokoknya meminjam dari bank, bayangkan bisnis saja belum jalan, tetapi Anda telah memegang kewajiban buat membalas bunga, itu terlalu memberatkan. Tidak bersarang akal jika harus membalas entitas yang absolut (hutang dengan bunga bank) dengan entitas yang tidak absolut (penghasilan dari bisnis). Pikirkanlah… KERJASAMA DENGAN INVESTOR. Anda merekomendasi membayangkan buat menjadi private investor. Prinsipnya belah hasil. Untung dengan rugi ditanggung bersama. Ingat ya, yang Anda tawarkan peluang. Jangan terlalu mengemis, atas sejatinya dalam kejadian ini Anda dengannya win-win solution. JUAL IDE. Anda bisa latah kompetisi-kompetisi bisnis. Buat business plan yang aksi dengan buatlah bisnis yang prospektif. Anda layak menjual ide Anda dalam aliran proposal, jika andaikan ide Anda bagus, dana encer didapatkan.

Jadi yang amat ayu jika kita gemar memulai bisnis dengan membutuhkan uang adalah dengan UANG SENDIRI, jika tidak memegang barulah memilah aternatif lain, semua ada risikonya. Anda harus siap menanggungnya. Sekarang, Anda amuh berangkat bisnis dengan uang yang mana? Silahkan pilih….

111

Saya banyak mendapatkan para pengusaha yang berderit-derit kali kebingungan dalam memisahkan moneter pribadinya dari moneter perusahaan. Mereka seringkali bertanya pada awak sendiri: “Ini dana aku atau dana industri ya?”. Apakah Anda juga demikian? Mengelola dana itu harus jelas, mana dana kita, mana dana perusahaan, nggak boleh dicampur-campur. Perlu aku akui bahwa dana benar amat encer bermigrasi dengan tercampur. Karenanya buat menghindari kejadian ini harus ada pemisahan yang amat detil antara moneter badan dengan perusahaan. CAMPUR-CAMPUR UANG

UANG PRIBADI UANG BISNIS

Ada 2 kementakan yang berjalan dalam cara campur-campur dana ini: • •

Pertama, sih owner tidak bisa membawa keinginan belanjanya dengan terus menghabiskan moneter perusahaan, nama lain BOROS. Kedua, dana badan sih owner terus dikuras buat interes bisnisnya, nama lain INJEK UANG terus-menerus dalam bisnisnya.

Apakah Anda lagi gemar mempertahankan kelaziman buruk ini? Tentu tidak bukan…? Berikut tips-tips buat Anda mudah-mudahan tidak berjalan pencampuradukkan dana badan dengan dana bisnis: • •

• •

Dari asal Anda bisnis, pisahkan pengelolaan dana bisnis dengan dana pribadi. Jangan sesekali mencampur-adukkannya. Rencanakan dari asal betapa dana yang dibutuhkan buat bisnis tersebut. Rencanakan dengan sedetil mungkin bahkan cukup dana cadangan. Buat tabungan atau perkiraan khusus. Ada perkiraan pribadi, ada perkiraan bisnis. Bedakan… Pakai amplop khusus. Ini pilihan beda dari perkiraan khusus. Buat amplop dengan tulisan “UANG PRIBADI” dengan “UANG BISNIS”. Pisahkan…

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Campur-Campur Uang

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

112

Bayar dahulu awak sendiri. Ambil jatahmu! Maksudnya? Sebelum Anda menggaji pegawai Anda, Anda tetapkan betapa bayaran Anda di industri Anda. Bebankan dalam biaya-biaya. Owner salary… Disiplin! Intinya Anda harus DISIPLIN dengan dekrit Anda. Jangan cukup mengganggu budget. Sejak Anda memikirkan bagaikan tadi, dana bisnis telah bukan hak Anda lagi. Itu akan menjadi hak bisnis Anda. Ini kejadian yang berbeda… Jangan terlena dengan kemewahan dengan godaan kesenangan sesaat. Ini sesat! Jika Anda terlena, bisa-bisa Anda mengiler buat menggunakan dana bisnis mudah-mudahan bisa dipakai buat membeli kemewahan energi bernapas Anda.

Ingat, sebesar apapun bisnis Anda, sebanyak apapun omset dengan bermanfaat yang Anda peroleh dari bisnis, jika Anda tidak bisa membawa biaya pribadi, bisa bahaya. Karenanya, DISIPLIN ya…

Injek Terus… “Nggak asyik dong, kalau bisnisnya di bidang lifestyle, tetapi mengontrak biro atau ruang usahanya di ruko? Hahaha, barang apa cakap dunia?!!” Boleh saja Anda berpikir begitu. Agar terkesan profesional, benar banyak pengusaha pembimbing yang rela mengorek tabungannya, andaikan buat mengontrak biro di tempat yang ramaiatau membeli peralatan atau perabotan mewah. Namun, menghabiskan terlalu banyak buat biaya yang tidak penting-penting amat bisa mengikis moneter badan Anda dengan cepat. Sadarilah itu… Coba aku tanya, jika apabila aku berikan kesukaan kejadian bersama-sama ini, Anda seleksi -- kasih berat sebelah mana: •

Bisnis bufet dengan tempat yang besar dengan dilengkapi desain interior yang WAH, tetapi saban harinya selalu sepi, nama lain jarang ada transaksi, atau… Bisnis warung nasi dengan tempat biasa-biasa saja tetapi tiap hari berisik dikunjungi klien bahkan cukup mengawai omset jutaan bagi hari

Mana yang Anda pilih? Yang pertama atau yang kedua?

113

Saran saya, ketika pertama kali berangkat bisnis, tetapkan betapa uang dana yang amat Anda butuhkan, dengan komitmenlah dengan kuantitas tersebut. Jangan cukup ketika bisnis berjalan, Anda terus-menerus injek dana. Ini akan membuat Anda merana… Hatihati…

Omset, Omset, dengan Omset! Biasanya jika telah memegang antusiasme dengan ambisi yang bangkit buat menjadi pengusaha, membayangkan selalu berpikir “BAGAIMANA CARANYA MENINGKATKAN OMSET?”. Pemikiran tersebut tidak salah, akan tetapi kurang tepat. Berapa ratus mili kalimat yang ada kalanya kita dengar di beragam media, rata-rata menanyakan “Berapa omset usaha Anda perbulan?”. Tujuannya, buat mengukur sejauh mana kemakbulan bisnis seseorang. Omset benar bisa menjadi tolak ukur pendapatan bisnis, akan tetapi BUKAN yang utama. Salah fasih pemahaman omset membentuk penggunanya keblinger memaknai kemakbulan bisnisnya sendiri. Banyak amat pengusaha yang bangga ketika membalas omset usahanya telah mengaras 150 juta, 300 juta, bahkan cukup 1 Miliyar lebih. Coba kita jernihkan adicita kita atas omset. Saya tanya, barang apa pemahaman omset bagi Anda? Omset adalah penjualan, sama dengan Sales:

OMSET = SALES Jika Anda kepunyaan pemahaman bagaikan di atas, Anda telah benar. Adakah diantara Anda yang memegang pemahaman bahwa omset adalah dana yang bisa kita gunakan buat membayar makan, berlibur, dan

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Jika Anda memilah yang pertama, biasanya Anda akan terusterusan injek dana. Kenapa? Karena ini akan menjadi kebiasaan. Ada yang alpa dengan mindset Anda. Anda beranggapan bahwa bisnis yang berhasil adalah bisnis yang memegang tempat yang besar, mewah, pegawai yang banyak, dengan memegang interior yang lengkap. Dampaknya, dana badan Anda akan terus terkuras buat injek dana dalam bisnis. Padahal, kejadian ini belum absolut benar. Karena belum absolut laku!

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

114

kebutuhan keluarga? Jika ada, bahwa berhati-hatilah, poin Anda telah berkurang atas alpa menjawab. Apabila Anda memegang pemahaman bagaikan di arah (omset adalah dana yg bisa digunakan buat membayar energi hidup), bahwa Anda telah kejeblos pada mindset yang salah:

OMSET = KEUNTUNGAN (ini sesat!) Jika usaha Anda menghasilkan omset 10 juta, absolut omset tersebut harus digunakan lebih-lebih dahulu buat bayaran karyawan, carter mencarter} tempat, belanja pasokan komoditas selanjutnya, dengan perlengkapan pendukung usahanya (operasional). Sisa dari semua itu barulah disebut bermanfaat atau keuntungan. Pertanyaannya, apakah telah bisa kita gunakan buat biaya hidup? Tidak layak cukup di situ, Anda harus tabu dengan angsuran hutang yang harus Anda beri (uang) ke bank, atau belah produk dengan penanam modal misalnya. Berapa yang tercecer dari semua pembalasan tersebut? Itulah cash yang ada di tangan Anda. “Lho bukannya angsuran hutang harusnya telah dibayarkan dari omset?”. Inilah kesalahan banyak pengusaha. Jika moneter usaha Anda gemar rapi, bahwa keluarkan dana pembalasan hutang dari profit. Pertanyaannya, apakah cash yang di tangan ini telah bisa digunakan buat membayar energi hidup? YA! Gunakan dana cash tersebut dengan bijak. Coba Anda maknai alur di atas, jika pada kenyataannya andaikan dana cash yang ada di tangan Anda adalah 500 ribu, bahwa aktual itulah kemakbulan nyata dari usaha Anda, 500 ribu, bukan 10 juta. Kenyataannya cuma 500 mili yang bisa Anda nikmati. Jangan terbuai akibat omset! Jika selagi ini Anda merasa bahwa bisnis Anda berjalan, perdagangan selalu ada, tetapi kenapa serasa bagaikan anak Adam yang cuma kepunyaan dana 500 ribu, sedangkan omset 10 juta, bisa oke hal usaha Anda bagaikan hal di atas. Makanya nir- buru-buru ganti energi hidup. Biasanya alpa paham atas omsetlah yang menjadi lantaran seorang pengusaha menjadi sombong dengan acap bangkrut. Pikirnya: Omset, Omset, dengan Omseeeeeeet teruss….

115

Rugi Terus… Ketika aku bertemu dengan alpa eka franchisee kuliner terkenal di Indonesia di daerah Bogor, beliau sejarah banyak atas kondisi bisnisnya. Katanya, dari dua outlet yang dimiliki, omsetnya bermasalah. Pas diselidiki, bukan cuma omsetnya saja yang bermasalah, tetapi cost nya juga bermasalah. Bisa Anda bayangkan, omsetnya 46 juta, costnya 43 juta, itu belum termasuk biaya carter mencarter} tempat. Artinya RUGI!! Salah konsep kalau tidak diperbaiki akan terus-menerus merugi. Bisnis itu bukan masalah omsetnya adiluhung saja, tetapi juga bagaimana caranya mudah-mudahan costnya rendah. Karena….

PROFIT = OMSET – COST Kalau gemar bermanfaat yang dihasilkan besar, darma kita bukan cuma mengupayakan mudah-mudahan omsetnya tinggi, tetapi juga mengupayakan mudah-mudahan costnya rendah.

Salah Kaprah… Mobil itu termasuk kapital atau kewajiban (liabilitas) ya? Kalau rumah, kapital atau kewajiban ya? Menurut Anda bagaimana? Banyak pengusaha alpa kaprah dalam membedakan mana kapital dengan mana kewajiban. Ini juga kesalahan besar yang ada kalanya dilakukan akibat pengusaha pemula. Kadang-kadang bahkan cuilan moneter pula tidak bisa membedakannya sehingga otomobil dengan kediaman dimasukkan sebagai aset. Padahal, dari kacamata bisnis, belum absolut dua kejadian itu berfungsi sebagai aset. Bisa oke kediaman dengan otomobil apalagi menjadi beban atas biaya perawatannya dengan kadar kemerosotan otomobil yang terus berkurang.

ASET adalah apapun yang bisa memberi tambahan pendapatan…

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Akhirnya, atas melihat dana banyak di laci dengan perkiraan Anda, Anda merasa bahagia dengan belanja sekalian macam. Di akhirnya hari Anda bingung buat membalas bayaran pegawai dengan membeli pasokan komoditas selanjutnya. Tunggulah kehancurannya….

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

116

LIABILITAS adalah apapun yang memberi beban pada industri buat mengeluarkan biaya saban bulannya… Jadi jika memegang otomobil tetapi tidak disewakan sehingga tidak produktif, itu adalah liabilitas. Begitu juga dengan rumah, jika tidak menghasilkan apa-apa, itu juga liabilitas, biar dalam jangka panjang kadar kediaman tersebut bisa naik. Kedua kejadian itu aktual bukan aset, tetapi ada kalanya kali pengusaha memasukannya dalam jadwal aset. Ini alpa kaprah!! Pengusaha yang telah berpengalaman akan membuat jadwal harta barang apa saja yang membayangkan miliki arkian membedakan antara kapital dengan liabilitas, akhirnya membayangkan akan mengurangi harta barang apa saja yang termasuk dalam liabilitas dengan melipatkan aset, atas itulah membayangkan bisa mendapat keuntungan ala maksimal. Bayangkan, kapital membayangkan amat banyak, sementara liabilitas membayangkan sedikit. Otomatis pendapatan antara kian banyak dari biaya apapun yang dikeluarkan. Tidak berfaedah bahwa seorang pengusaha tidak boleh memegang harta liabilitas sama sekali. Tentu saja konsisten boleh dengan konsisten bisa. Hanya saja para pengusaha yang berpengalaman akan mengurangi sebanyak-banyaknya liabilitas atas itu melepaskan beban pada penajaan tiap bulan. Lihatlah para pengusaha yang telah mapan, meskipun membayangkan konsisten memegang kendaraan dengan kediaman mewah, tetapi yang tidak datang adalah bahwa membayangkan juga memegang kapital yang antara kian besar dari biaya perawatan kediaman dengan otomobil mereka. Kadang tanpa membayangkan melaksanakan apapun, semua biaya biaya membayangkan bisa terbayar cuma atas membayangkan memegang kapital yang belimpah. Jika membayangkan bisa, kok kita tidak melaksanakan kejadian yang sama? Toh kita dengan membayangkan sama-sama pengusaha…

Panel Bisnis Setiap kali aku melaksanakan konseling bisnis dengan para pengusaha, hampir 90% kian dari membayangkan tidak fasih panelpanel yang ada dalam bisnis. Saya menyebut forum bisnis dengan Financial Literacy…

117

3 berita moneter dalam bisnis: 1. 2. 3.

Neraca (Balance Sheet) Laba Rugi (Income Statement) Arus Kas (Cashflow)

Gambaran kecil melanggar Neraca…. ASSET

LIABILITY

Cash

Hutang modal

Piutang

Hutang bank

Stok / Inventori

Hutang dagang

Peralatan

Pajak

Tanah dengan Properti Penyusutan

EQUITY Modal asal Injek dana Profit

Dimana habis-habis-an biji asset akan selalu sama dengan liability + equity… Misal, jika habis-habis-an kapital Anda adalah 100 juta, dengan habis-habis-an hutang (liability) Anda adalah 40 juta, bahwa telah absolut habis-habis-an harta (equity) Anda adalah 60 juta.

ASSET = LIABILITY + EQUITY Neraca (Balance Sheet) adalah “Snapshot” dalam bisnis. Dengan memegang dacin kita bisa mengetahui kondisi bisnis kita pada hari itu. Gambaran kecil melanggar Laba Rugi….

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Bagaimana aku ingat bahwa membayangkan tidak fasih forum bisnis? Hal ini datang dengan tidak dimilikinya tiga berita moneter yang seharusnya dimiliki pengusaha dalam bisnisnya. Rata-rata, yang membayangkan miliki cuma arus kas saja, IN dengan OUT nya saja…

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

118

Sales = ……………………………… COGS / HPP = ……………………………… Gross Profit = ……………………………… Expense = ……………………………… Net Profit = ……………………………… Misal, habis-habis-an omset Anda bulan ini adalah 50 juta, habis-habis-an HPP nya adalah 25juta, habis-habis-an biaya buat biaya-biaya bagaikan bensin, listrik, telepon, gaji, dengan lain-lainnya adalah 10 juta, bahwa laba bersih (net profit) nya adalah 15 juta. Dari mana? Berikut perhitungannya…. Sales / Omset COGS / HPP = Gross Profit Expense / Cost = Net Profit Omset / Sales = Rp 50.000.000 COGS / HPP

= RP 25.000.000

Laba bergelimang (Gross Profit) = Rp 50.000.000 – Rp 25.000.000 = Rp 25.000.000 Total biaya (Expense) = Rp 10.000.000 Laba bersih (Net Profit) = Rp 25.000.000 – Rp 10.000.000 = Rp 15.000.000 Laba rugi (Income Statement) adalah “Movie” dalam bisnis. Dengan memegang laba rugi kita bisa mengetahui fertilitas bisnis kita, apakah faedah atau rugi.

119

CASHFLOW Financing Cashflow Investing Casflow Operating Casfhlow

IN

OUT

Penjelasan atas cashflow akan dijelaskan pada cuilan berikutnya… Financial Literacy sesungguhnya basic skill  yang harus dikuasai akibat seorang pengusaha. Financial Literacy ini selalu ekuivalen dengan bidang akuntansi.  Padahal buat menjadi seorang akuntan harus waktu 4 atau 5 tahun, itupun belum tentu fasih. Bagaimana jika masalah itu telah di depan mata, moneter dalam bentuk panik, tidak ingat benjol mana yang harus ditekan ketika sebuah bentuk terjadi. Financial Literacy bukan Anda menjadi seorang akuntan, lamun mengarahkan Anda menjadi seorang business owner.

OWNER

Keputusan

Aktivitas TUGAS OWNER

Neraca

HASIL “Angka”

Laba Rugi

TUGAS AKUNTAN

Arus Kas

Ketika Anda fasih Financial Literacy, Anda akan membuat dekrit berdasarkan angka-angka. Dan yang namanya bilangan tidak bisa dibohongi. Anda tidak harus mencatat sekalian aktivitas secara

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Gambaran kecil melanggar Arus Kas….

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

120

detil, atas itu darma akuntan. Tugas Anda adalah menganalisa dari bilangan tersebut buat dijadikan dekrit di akhirnya hari, sehingga keputusannya benar…

Pengusaha itu adalah seorang pilot belah bisnisnya. Ia harus memahami panel-panel yang ada dalam kokpit alat Angka-angka yang ada dalam forum itu mendeskripsikan tentang suatu bentuk yang berjalan dengan alat itu. Bagaimana kita akan melayangkan alat jika kita tidak fasih angkaangka dengan simbol-simbol yang ada dalam panel-panel itu? Kita pikir pesawat yang kita kemudikan cukup dalam bentuk “up”, sedangkan panelnya menunjukkan dalam bentuk “down”. Jika bentuk itu terus dibiarkan bahwa dipastikan alat akan crash. Financial Literacy   mengarahkan kita dengan jalan apa membuat berita dengan membaca berita keuangan, sekaligus menganalisa apakah sebuah industri itu kondusif atau tidak cuma dengan melihat hal-hal biasa dalam berita keuangannya. Jika Anda gemar belajar atas Financial Literacy kian mendalam, silahkan beserta Business Gathering Billionaire Coach. Hubungi nomor 0819119327009. Iklan!! hehehe

Profit atau Cashflow? Kalau ada pengusaha yang terus menerus melacak keuntungan (profit) tanpa mengacuhkan kejadian lainnya, itu adalah PENGUSAHA YANG BODOH! Maaf…. Saya berani melahirkan begitu atas faktanya benar demikian. Tidak jarang pengusaha yang curhat ke aku atas profitnya yang besar, tetapi bisnisnya diambang kebangkrutan. Wajar saja, atas ada mindset yang alpa tertanam dalam pikiran sih owner. Meski arah utama berdagang adalah melacak profit, tetapi kalau melengahkan kejadian lain, ibarat dalam depakan bola bermain menyerang tetapi melengahkan pertahanan. Belum absolut bisa mencetak gol, tetapi pertahanannya dibuka lebar. Bisa-bisa kian banyak kemasukan gol dari mencetak gol, atas berapapun gol yang dicetak jika lawan mencetak kian banyak gol berfaedah akan konsisten kalah.

121

“Cashflow lancar, bermanfaat berdiam mengikuti. Sebaliknya, bermanfaat lancar, cashflow belum absolut mengikuti” Bisa oke pengusaha alpa mematikan dengan akhirnya menggunakan profitnya buat entitas yang tidak bena sehingga biaya membengkak dengan bermanfaat apalagi habis. Jadi bermanfaat benar bena atas itulah arah bisnis. Akan lamun cashflow yang lancar antara kian penting. Stabilkan lebih-lebih dahulu cashflow pada bisnis Anda, terpenting Anda harus bisa membalas semua biaya rutin dengan momental, semua kewajiban Anda, termasuk angsuran utang, pembalasan gaji, biaya operasional, pembelian bakal baku, tagihan listrik, koran, dengan beda sebagainya harus bisa dibayar saban bulannya. Akan lamun konsisten kendalikan semua biaya utang-utang dengan beda sebagainya. Kemudian habis-habis-an semua biaya itu harus kian halus dari pendapatan. Jika itu bisa dilakukan berfaedah cashflow layak lancar jika saban bulan semua itu telah ajek dengan Anda bisa memadati semua kewajiban, itulah saatnya Anda aktual amat melacak profit. Kalau cashflow saja berantakan dengan tidak menentu, betapa dengan cara apa amuh merancang strategi yang menguntungkan.

Profit is King, Cash is Queen Jika bermanfaat adalah rajanya, bahwa cash adalah ratunya. Seorang maharani lagi bisa bernapas tanpa raja, tetapi seorang raja tidak bisa bernapas tanpa ratu. Begitulah prinsipnya... Artinya:

Kalau Cash ada, Profit nggak ada, bisnis Anda lagi bisa jalan…. Tapi kalau Profit ada, Cash nggak ada, bisnis Anda mati…. Apa bedanya bermanfaat dengan cash? • •

Profit itu teori, Cash itu absolut Profit itu di arah kertas, Cash itu di dalam rekening

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Begitu juga dalam bisnis, jika kita dipilihkan dengan dua kesukaan mana yang kian bena antara bermanfaat dengan cashflow, bahwa jawabannya adalah CASFHLOW!

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

122

• •

Profit itu di berita keuangan, Cash itu di kampil kita Profit itu nggak bisa dipakai, Cash itu bisa dipakai

Kita beri (uang) bayaran pegawai bukan dengan profit, tetapi dengan cash. Kita beri (uang) listrik, telepon, dengan carter mencarter} tempat bukan dengan profit, tetapi dengan cash. Sekarang Anda telah ingat barang apa bedanya bermanfaat dengan cash? Banyak pengusaha yang lagi bingung membedakan mana bermanfaat mana cash. Seringkali membayangkan menganggap bahwa bermanfaat itu sama dengan cash, PROFIT = CASH. Padahal belum tentu. Jika Anda mendapatkan bermanfaat yang banyak, cash Anda belum absolut banyak. Karena bisa oke dalam cara transaksinya orang-orang berhutang kepada Anda, sehingga tidak tampak uangnya dalam aliran cash. Atau mungkin, saban kali Anda mendapatkan cash, Anda terlalu acap berinvestasi dalam aliran perlengkapan dengan properti, sehingga biji uangnya tak datang dalam aliran cash. Jika marketing itu aktivitas bahwa cashflow itu adalah “darah” yang membuat bisnis itu kondusif atau tidak. Karena itu beliau harus positif, positif berfaedah sehat. Maka jika cashflow negatif dengan bisnis lagi bisa berjalan, artinya ada yang lagi memberi hutang kepada bisnis itu. Cash adalah bottom line sebuah bisnis, bukan profit. Menguasai cashflow artinya kita paham barang apa yang harus kita jaga dalam cashflow, kita paham barang apa yang harus dikendalikan dalam cashflow, dengan kita paham bagaimana membuat dana yang di asing kian bisa mengalir ke dalam perkiraan kita. Fokuslah pada cash yang Anda miliki. Ketika bilangan omset tinggi, belum menjadi bentuk semua bilangan itu bisa digunakan. Kalo cashnya adiluhung aktual adekuat lega, atas itu yang bisa Anda gunakan, dengan itulah bentuk kemakbulan bisnis Anda. Simpulannya, Anda berdagang aktual bukan melacak omset, bukan lagi melacak profit, tetapi melacak cash!

Ketika Anda mendapatkan Omset, pastikan ada Profitnya… Ketika Anda mendapatkan Profit, pastikan ada Cashnya….

123

Anda masa ini telah ingat betapa pentingnya cash dalam bisnis Anda. Pertanyaannya, darimana saja sumber cash itu? Bagaimana cara kita mengetahuinya? Ternyata, ada 3 sumber cash: 1.

Financing Cashflow (FCF) Financing Cashflow adalah cash yang didapatkan dari produk INJEK DANA dengan HUTANG. Nilai FCF ini akan positif jika kita memasukkan dana ke dalam bisnis, ayu dari produk injek dana atau dari produk hutang. Sebaliknya, biji FCF ini akan negatif jika kita membelah dividen atau beri (uang) hutang.

2.

Investing Cashflow (ICF) Investing Cashflow adalah cash yang didapatkan dari produk JUALBELI ALAT-ALAT PENUNJANG BISNIS dengan dari JUAL-BELI TANAH atau PROPERTI. Nilai ICF ini akan positif jika kita menjual perlengkapan yang dipakai dalam bisnis dengan menjual bentala atau propertinya. Sebaliknya, biji ICF ini akan negatif jika kita membeli alat-alat, tanah, atau properti.

3.

Operating Cashflow (OCF) Operating Cashflow adalah cash yang didapatkan dari produk JUALBELI PRODUK dengan OPERASIONAL. Nilai OCF ini akan positif jika berjalan perdagangan dengan akan negatif jika digunakan buat biayabiaya kulakan dengan operasional. Financing Cashflow (FCF)

Borrow (+)

Investing Cashflow (ICF)

Pay (-) Sell (+)

Operating Cashflow (OCF)

Buy (-) Sales (+) Expense (-)

Diantara ketiga sumber cash ini, kita harus memastikan bahwa biji OCF lah yang amat besar. Karena inilah penentu suatu bisnis dikatakan aksi atau tidak.

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Sumber Cash

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

124

Contoh Kasus Saya capai contoh dari alpa eka bisnis kuliner saya, Ceker Iblis. Konsepnya adalah delivery order. Saya akan jelaskan ancangan finansialnya buat dua hari pertama. Silahkan follow twitternya, @ CekerIblis. Harapannya, setelah Anda fasih perhitungan-perhitungan keuangan dalam hal ini, kedepannya Anda bisa bertindak sebagai the real business owner, bukan cuma sekedar business operator.

Business Owner, membawa bisnis… Business Operator, dikendalikan bisnis…. Mari kita mulai…. Hari ke-1 Anda mematikan buat membuka bisnis @CekerIblis. Anda layak menanamkan dana Anda sebesar Rp 500.000. Di hari pertama, dana uang ini Anda belikan wajan, presto, dengan tabung gas sebesar Rp 350.000. Lalu Anda belanja kuku dengan rempah-rempahnya sebesar Rp 100.000. Omset hari pertama Anda adalah Rp 150.000. Karena sistemnya lagi delivery order, dengan lagi promo, Anda memberlakukan FREE ongkir kepada pelanggan. Sehingga Anda harus menanggung sorangan kebaikan kurir Rp 30.000 buat 3 alamat pengiriman. Pertanyaannya, betapa gross profit, jala profit, cash, FCF, ICF, dengan OCF hari ke-1? Keterangan: Per porsi @CekerIblis dijual dengan harga: Rp 10.000 HPP bagi porsinya adalah Rp 5.000 Kondisi dacin dini melaksanakan transaksi:

125

LIABILITY

Cash : Rp 500.000

EQUITY Modal awal: Rp 500.000

Setelah melaksanakan transaksi pembelian: ASSET

LIABILITY

Cash : Rp 500.000 – Rp 350.000 – Rp 100.000 = Rp 50.000 Stok: + Rp 100.000 = Rp 100.000 Alat-alat:

EQUITY Modal awal: Rp 500.000

+ Rp 350.000 = Rp 350.000

Setelah berjalan penjualan: ASSET

LIABILITY

Cash : Rp 50.000 + 150.000 – Rp 30.000 = Rp 170.000 Stok:

EQUITY

Rp 100.000 – Rp 75.000 = Rp Modal awal: Rp 500.000 25.000 Profit: Alat-alat: + Rp 75.000 - Rp 30.000 = Rp 350.000

Rp 45.000

KESALAHAN #7 Buta Finansial

ASSET

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

126

Omset = Rp 150.000 Gross Profit = Omset – HPP = Rp 150.000 – (Rp 5.000 x 15 porsi) = Rp 150.000 – Rp 75.000 = Rp 75.000 Net Profit = Gross Profit - Expense = Rp 75.000 – (Rp 350.000 (alat) + Rp 30.000 (kurir)) = Rp 75.000 – Rp 380.000 = - Rp 305.000 Cash = Rp 170.000 FCF = Rp 500.000 (modal asal Anda) ICF = - Rp 350.000 (beli alat-alat) OCF = Rp 20.000. Dari mana? Berikut perhitungannya… = Total sales – habis-habis-an kulakan (beli kuku dengan rempah rempah) – operasional (jasa kurir) = Rp 150.000 – Rp 100.000 – Rp 30.000 = Rp 20.000 Coba perhatikan, CASH adalah penjumlahan dari FCF, ICF, dengan OCF.

CASH = FCF + ICF + OCF Pada faktanya, lagi banyak pengusaha yang bingung membedakan mana laba bersih mana laba kotor. Seringkali membayangkan melahirkan bahwa bukti laba bergelimang itu adalah laba bersih. Padahal ini salah! Dampaknya, belah membayangkan yang lagi memegang pemahaman yang bagaikan ini, seringkali membayangkan menganggap bahwa hari pertamanya adalah untung. Nah, bisa oke ini aliran Gross Profit. Coba lihat, dari bukti di atas, hari pertama itu rugi! Karena dikurangi dengan habis-habis-an expense. Kalau cuma dikurangi HPP nya saja benar untung. Tapi kan gross bermanfaat berparak dengan jala profit. Catat….

GROSS PROFIT ≠ NET PROFIT Hari ke-2 Anda belanja kuku dengan bumbu di pasar dengan habis-habis-an Rp 80.000. Anda pula belanja kursi, pisau, dengan perlengkapan dapur lainnya dengan habis-habis-an Rp 70.000.

127

Kondisi dacin setelah melaksanakan pembelian: ASSET

LIABILITY

Cash : Rp 170.000 – Rp 150.000 = Rp 20.000 Stok:

EQUITY

Rp 25.000 + Rp 80.000 =

Modal awal: Rp 500.000

Rp 105.000

Profit: Rp 45.000

Alat-alat: Rp 350.000 + Rp 70.000 = Rp 420.000 Setelah berjalan penjualan: ASSET

LIABILITY

Cash : Rp 20.000 + Rp 180.000 – Rp 60.000 = Rp 140.000 Stok:

EQUITY

Rp 105.000 – Rp 90.000 = Rp Modal awal: Rp 500.000 15.000 Profit: Alat-alat: Rp 45.000 + Rp 90.000 – Rp Rp 420.000 60.000 = Rp 75.000 Omset Gross Profit Net Profit

: Rp 180.000 = Omset – HPP = Rp 180.000 – (Rp 5.000 x 18 porsi) = Rp 180.000 – Rp 90.000 = Rp 90.000 = Gross Profit – Expense = Rp 90.000 – (Rp 70.000 (alat) + Rp 60.000 (kurir))

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Omset hari kedua adalah Rp 180.000. Karena lagi FREE ongkir, Anda harus menanggung kebaikan kurir Rp 60.000 buat 6 alamat pengiriman. Pertanyaannya, betapa gross profit, jala profit, cash, FCF, ICF, dengan OCF nya?

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

128

= Rp 90.000 – Rp 130.000 = - Rp 40.000 Cash = Rp 140.000 FCF = Rp 500.000 (modal asal Anda) ICF = - Rp 350.000 + Rp – 70.000 (beli alat) = - Rp 420.000 OCF = Rp 120.000. Dari mana? Begini perhitungannya… = Total OCF hari lebih dahulu + habis-habis-an sales – habis-habis-an kulakan (beli kuku dengan rempah-rempah) – operasional (jasa kurir) = Rp 20.000 + Rp 180.000 - Rp 80.000 - Rp 60.000 = Rp 60.000 TOTAL CASH = FCF + ICF + OCF = Rp 500.000 + (- Rp 420.000) + Rp 60.000 = Rp 140.000 Di hari ke-2, bisa dilihat, jala bermanfaat nya minus, nama lain rugi. Tapi cashnya lagi ada. Ini tidak oke masalah. Selama cash lagi ada, bisnis lagi bisa jalan.

Kalau PROFIT minus, bisnis lagi bisa jalan… Kalau CASH minus, Anda harus injek dana… Atau dengan cakap lain...

PROFIT CASH, berjalan kebocoran… Akhir Buku ini… Akhirnya Anda telah cukup pada bahasan akhir buku ini. Saya bersungguh-sungguh Anda telah berangkat ‘melek finansial’. Dan aku pula bersungguh-sungguh Anda setujuan bahwa KEBERHASILAN SUATU BISNIS bukan ditentukan akibat omset yang banyak, bermanfaat yang banyak, kuantitas pegawai yang banyak, atau bahkan Jumlah outlet yang banyak. Keberhasilan suatu bisnis ditentukan akibat aksi atau tidaknya CASHFLOW!! Sepakaat?! Akhir bab ini, aku berikan tips-tips mudah-mudahan cashflow bisnis Anda konsisten dalam kondisi optimal...

129

1. 2. 3. 4. 5.

Tingkatkan SALES Tekan COST Minimalkan STOK Minimalkan PIUTANG Maksimalkan HUTANG DAGANG

TIPS UNTUK MENINGKATKAN SALES : § Lakukan Iklan di tempat yang tepat. Ada banyak pilihan, diantaranya: advertensi di surat kabar lokal atau majalah, advertensi televisi, advertensi radio, bingkisan selebaran di tepi jalan, sebar brosur, mendompleng pamflet, pasang poster, bagikan voucher, atau iklan di pusat pembelanjaan. § Gunakan Internet dengan Social Media. Anda bisa gunakan fasilitas ini ala GRATIS. Optimalkan SEO nya, bangkit ikatan yang ayu dengan klien di Facebook dengan Twitter, dll. § Gabung Komunitas. Bergabunglah dengan komunitas yang ada hubungannya dengan bidang bisnis Anda. Disana Anda akan banyak belajar antar member melanggar bisnis yang serupa. Tidak menutup kementakan Anda bisa berbalas-balasan tukar database klien dengan mereka. § Word of Mouth (WOM). Buat konsep bisnis yang unik, yang andaikan bisa oke bakal bahan pembicaraan para klien yang sebelumnya. Sehingga bisa oke buah WOM atau berjalannya desain referensi dari anak Adam ke orang. § Pindah lokasi. Kalau benar lokasi yang lebih dahulu sepi, nir- ragu buat pindah lokasi. Berpikirlah kian luas, bisnis Anda akan begitu-begitu saja jika lokasinya tidak mendukung. § Up-sell, Cross-sell. Setiap kali anak Adam berkunjung ke tempat Anda, atau belanja komoditas ke Anda, buat teknik ini. Tujuannya mudah-mudahan omset Anda kian besar bagi pelanggannya. § Menulis buku. Percaya atau tidak, mencatat buku bisa meluaskan sales. Jika andaikan dongeng perjuangan bisnis Anda bisa menjadi inspirasi belah anak Adam lain, nir- ragu buat ditulis dalam aliran buku.

KESALAHAN #7 Buta Finansial

Ada 5 kejadian yang harus Anda optimasi:

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

130

Buat biro atau distributor yang kompetitif. Pastikan membayangkan memegang rasa tanggung balas dengan hirau pada bisnis Anda. Sehingga membayangkan beraksi arah keinginan dengan keinginan jantung mereka. Buat kompetisi, mudah-mudahan eka sama beda berbalas-balasan memacu. § Telemarketing. Jika bisnis Anda beranjak dalam bidang yang layak bergengsi, Anda bisa gunakan teknik ini. Kumpulkan databasenya, telepon! Tawarkan komoditas Anda kepada mereka. § Jaminan Tertulis. Jika andaikan Anda percaya dengan kualitas komoditas Anda, nir- bergidik buat melepaskan garansi atau jaminan kepada pelanggan. Ini akan memperkaya ambang closing Anda. Percayalah… § Cetak Daftar Manfaat dengan Testimoni. Percaya atau tidak, klien aktual bukan belanja komoditas Anda, tetapi manfaat dari komoditas Anda. Cobalah ceritakan barang apa manfaat komoditas Anda. Apalagi kalau klien beda yang cerita, itu kian bagus. Kumpulkan testimoninya… §

TIPS UNTUK MENEKAN COST : §

§ §

§ §

§

§

Hentikan advertensi yang tidak bermanfaat. Jika andaikan advertensi yang Anda gunakan tidak efektif, acap hentikan! Jangan cukup budget buat advertensi besar, tetapi efektivitasnya kecil. Tim sales berbasis bonus saja. Perkecil bayaran pokok, perbesar komisinya. Kurangi bentuk tim. Bualah barisan atau manajemen seperlunya. Sedikit tetapi produktif itu kian ayu dari banyak tetapi tak berguna. Cari supplier komoditas termurah. Carilah supplier produk-produk Anda yang amat banyak tetapi konsisten berkualitas. Pahami biaya aktual. Pastikan Anda fasih sarwa biaya kasatmata dalam bisnis Anda. Agar Anda bisa membawa biaya tersebut, bukan malah sebaliknya. Kurangi semua biaya sebesar 10%. Jika Anda telah ingat semua biaya kasatmata dalam bisnis Anda, coba kurangi biayanya cukup minimal 10%. Putar otak Anda… Buat outlet kian kecil. Jika andaikan bisnis Anda belum terlalu

131

§

TIPS UNTUK MINIMALKAN STOK : Minimalkan Stok. Karena pasokan bisa diartikan sebagai dana Anda yang berhenti. § Lakukan pekerjaan pasokan sekecil mungkin, tetapi sesering mungkin. Biasanya Anda terjebak buat belanja pasokan komoditas dalam kuantitas besar, alasannya supaya kian murah. Ini boleh saja dilakukan, apabila Anda telah ingat belakang produknya amuh dilempar kemana, amuh dijual kemana. Pastikan telah ada marketnya… § Jual pasokan durasi lagi pula dead stock. Apalagi belah produk-produk yang memegang kadaluarga, perhatikanlah… § Perhatikan pasokan Anda dengan cermat, mana yang laku dengan mana yang tidak. Hentikan pembelian buat barang-barang yang tidak menghasilkan uang. § Jangan biarkan supplier Anda memadati rak-rak gudang Anda bertimbal kemauan mereka. Mereka mendapat dana dari barang yang membayangkan kirim kepada Anda, BUKAN dari barang yang bisa Anda jual. § Mulai monitoring mengecilnya biji pasokan produk. Yaitu berkurangnya komoditas yang tidak membuat cash Anda bertambah, bisa atas rusak atau hilang. §

TIPS UNTUK MINIMALKAN PIUTANG : §

Selalu Terima Uang di depan. Utamakan komposisi bagaikan ini dengan komposisi bagaikan ini Anda telah kepunyaan uang besar buat kedepannya.

KESALAHAN #7 Buta Finansial

§

membutuhkan tempat yang besar, bahwa buatlah outlet yang kian halus lebih-lebih dahulu. Hilangkan harga diri Anda… Beli cuma yang Anda butuhkan. Atur kebutuhan dengan keinginan dalam bisnis. Yang tidak dibutuhkan, nir- dibeli! Belilah cuma yang amat dibutuhkan. Sewa, nir- beli. Jika andaikan aktual berangkat bisnis, nir- terlalu acap belanja tempat. Awal-awal carter mencarter} saja dulu, kecuali belum pasti, cost juga kian rendah.

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

132

§

§ §

§

Sampaikan kepada customer sejak awal, bahwa Anda memegang keterbatasan dalam melepaskan angsuran dalam jangka yang lama. Minta membayangkan menjaga pembalasan benar waktu mudah-mudahan bisa terus melayani membayangkan dengan baik. Bangun sikap proaktif atas pelanggan. Kontak membayangkan ala berkala dengan berulang. Piutang Anda adalah hutang belah klien Anda. Bangun ikatan dengan anak Adam yang menangani hutang di customer Anda. Akan amat membantu… Hentikan ikatan bisnis dengan anak Adam yang tidak menghargai akad pembalasan yang telah disepakati.

TIPS UNTUK MAKSIMALKAN HUTANG DAGANG : §

§ § §

Lihat hati-hati semua istilah atau syarat-syarat pembayaran. Lakukan pembalasan benar pada hari belakang berjatuhan tempo, atau hari belakang ketika denda belum berlaku. Negosiasikan limitasi pembalasan yang kian panjang dengan supplier Anda. Lakukan pembalasan amat dalam seminggu, pastikan membalas dini periode penalty. Hindari kekecewaan supplier Anda dalam kejadian pembayaran. Bayar tagihan benar waktu (tetapi tidak kian awal) adalah sebuah strategi berdagang dengan supplier yang terbaik.

133

Bradley J. Sugars. 2005. Instant Cashflow. McGraw-Hill Professional, Two Penn Plaza, New York Heppy Trenggono. 2012. 9 Pertanyaan Fundamental. Sygma Creative Media Corp, Jakarta Heppy Trenggono. 2012. How to Be Debt Free, Workshop Tom MC Ifle. 2010. Big Brain Big Money. Gramedia, Jakarta Tom MC Ifle. 2008. Profit is King. Gramedia, Jakarta

REFERENSI PEMIKIRAN

REFERENSI PEMIKIRAN

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

134

135

Seorang Entreprenuer Muda yang telah berjatuhan bangkit dalam membikin bisnisnya. Beliau juga merupakan seorang Business Counselor dengan Trainer yang telah banyak berbagi dengan menginspirasi ribuan anak Adam di sarwa Indonesia. Dewa Eka Prayoga, lahir di Sukabumi pada 24 April 1991, adalah anak cucu tunggal dari pasangan Devi Aristi Handayani dengan Dedi Rahman Legiman (Alm). Ayahnya telah meninggalkannya sejak baya 5 tahun. Ia dibesarkan akibat ibunya dengan penuh kasih buah hati dengan bimbingan aktivitas yang asing biasa. Dari halus cukup SMA, Dewa Eka Prayoga adalah seorang yang introvert, pemalu, tidak memegang banyak teman, dengan hobinya hanyalah bermain games di rumah. Hari bagi hari beliau lalui cuma buat bermain games. Namun kehidupannya berangkat berubah ketika beliau kuliah. Keadaan memaksa dia berjuang dengan beraksi bangkar mudah-mudahan bisa bertahan bernapas disaat kesulitan ekonomi menempanya. Pada tarikh 2011 beliau terbelit hutang puluhan miliun mata uang dengan bernapas serba kekurangan. Dengan keyakinan, optimisme, dengan kerja bangkar yang kuat, beliau bakir cabut dari kondisi sulit dengan melunasinya. Sehingga beliau bisa balik pokok mengaras impiannya eka bagi satu. Namun takdir berkata lain, buat yang kedua kalinya, pada tarikh 2012 kehidupannya balik berada di titik nadir, ketika beliau harus menanggung kecelakaan sebanyak 8 Miliyar yang disebabkan akibat kecerobohan dalam bisnisnya. Masalah-masalah besar yang ada kalanya dihadapi akibat Dewa Eka Prayoga membuat dia bertumbuh menjadi badan yang kian kuat. Orang-orang yang meremehkan, mengucilkan, memakinya, bahkan memfitnahnya dahulu beliau jadikan lecutan antusiasme terbesar dalam hidupnya. Alih-alih membencinya, beliau malah berterima kasih

PROFIL PENULIS

PROFIL PENULIS

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

136

atas sekalian hinaan, cacian, makian, dengan cacatan yang seringkali diberikan kepadanya. Hingga pada akhirnya dengan dukungan penuh dari istri, ibu, dengan sahabat-sahabat dekatnya, Dewa Eka Prayoga telah memperlihatkan kepada banyak anak Adam bahwa di usianya yang lagi anak muda beliau bakir bangun dari keterpurukan tersebut dengan balik membikin bisnis dengan pondasi yang kian kuat. Tidak cuma itu, beliau pula berkomitmen buat terus menginspirasi dengan mengakomodasi para pengusaha buat bangun dari keterpurukan dengan terus menumbuhkan bisnisnya menjadi kian bangkit dengan besar. Saat ini beliau berdiam di Bandung dengan membuka awak buat beraksi sama. Ia bisa dihubungi di: • • •

@DewaEkaPrayoga (Twitter) 29e19b0f (pin BB) 081911927009 (no HP)

137

Dewa adalah eka dari banyak anak cucu anak muda yang bakir melepaskan perubahan. Bong Chandra CEO Trinity Property Group, Owner Bong Kopitown, Best Selling Author, Top 5 Motivator in Asia Saya beruntung mengenal seorang Dewa. Masih muda, akan tetapi bisa menjadi inspirator azamat yang mendorong saban anak Adam buat membikin bisnis yang tidak cuma berlimpah, akan tetapi juga bernilai manfaat buat sesama. Arry Rahmawan Ketua Komunitas TDA Kampus Bicara soal Dewa, cuma eka cakap yang mewakilinya “PASSION”. Anak anak muda ini beranjak dengan full power atas passionnya di adam bisnis dengan menginspirasi anak cucu anak muda buat berdaya. Nugie Al-Afgani Business Coach & Trainer Jika Anda mendambakan aktivitas OPTIMAL dalam eskalasi kapasitas awak serta MAKSIMAL dalam amal, belajar kepada Dewa Eka Prayoga adalah langkah yang TEPAT! Surya Kresnanda EduTrainer Dewa, high quality, high class, but low profile. Youngster must listen and follow this young man! Risdi Master Toucher & Teacher from Bandung Di baya yang lagi muda, aku banyak belajar dari bak Dewa buat menjadi penulis, motivator, dengan pengusaha berhasil di baya muda. Ia adalah inspirator dengan kolega bisnis yang hebat. Bersiap-siaplah menjadi pengusaha yang asing biasa dengan belajar dari bak Dewa. Mirza G. Indralaksana Financial Planner, co-Founder Billionaire Coach

APA KATA MEREKA TENTANG DEWA EKA PRAYOGA

Apa Kata Mereka Tentang DEWA EKA PRAYOGA

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

138

Orang pertama yang membuka otak Entrepreneur saya. Hanya dengan belajar dari dongeng hidupnya yang INSPIRATIF, menimba ILMU darinya, ACTION-kan barang apa yang beliau katakan, JEDDDEEEER!!! Berdirilah sebuah usaha RICO MOJITO “The 1st Mojito in the Booth”. Handra Agniawan, 19 th Owner Rico Mojito Saya kenal anak cucu anak muda ini era bersama latah workshop How to be Debt Free. Dari sisi baya lagi anak muda akan tetapi tekad dengan semangatnya sungguh asing biasa dengan keilmuan manajemen serta bisnisnya amat mumpuni. Cara beliau bangun dari keterpurukan adalah alpa eka kejadian yang aku kagumi dari anak cucu anak muda ini. Dia adalah Dewa Eka Prayoga. Saya merekomendasikan buat pengusaha buat belajar dari Dewa Eka Prayoga. Mahir Ismail, SE, MM Business Consultant, Owner Meneng Menang Wareg Group

139

Bisnis telah 4 tahun, omset telah puluhan juta, tetapi cash di tangan NOL, bahkan ada kalanya injek uang tiap bulan. Setelah dimentoring bak Dewa biar Nyesek akan tetapi TERCERAHKAN. Billionaire Coach benar BERDAMPAK!!. Edi Nurkhamim Owner Bawang Goreng Miji-Miji Alhamdulilah setelah belajar dari bak Dewa dalam 3 bulan Omset bisnis aku naik dari kosong menjadi 180 miliun bagi bulan. Firman Owner thgir Jersey Bajubola Alhamdulilah aku dipertemukan dengan kak Dewa eka bulan lalu, ketika aku berada diambang kebangkrutan. Saya konsultasi kepada beliau, Alhamdulillah aku bisa menangani masalah bisnis aku dengan masa ini bisa kian tenang . Sekarang aku apalagi bisa buka bisnis yang baru. Aghnia Faza Ghaida Owner Faza Store Tekniknya amat biasa akan tetapi efektif. Sekarang bisnis internet aku telah beromset 50 miliun sebulan. Zulfahmi Owner raja-cetak.com Kang Dewa bisnis aktual aku di bidang kuliner acap launching setelah bisa bidang Powerful Sellingnya. Yudhi Setiawan Pengusaha Properti dengan Kuliner Alhamdulillah setelah karyawati-karyawati aku ditraining 7 jurus abang Dewa Omset bisnis aku meningkat 2x ganda dalam 5 hari, masa ini oke 20 miliun bagi hari. Agus Muslim Owner Griya Emas

TESTIMONI ALUMNI PELATIHAN BILLIONAIRE COACH

Testimoni Alumni Pelatihan BILLIONAIRE COACH

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

140

Ilmu-ilmu bisnis yang diajarkan kemarin dulu berarti banget. Arus kas oke jelas sejelas-jelasnya. Alhamdulillah, mikir sehari buka bisnis masa ini telah bisa orderan kian dari 90 tas dengan cash-nya ada. Nggak sabar pengen belajar juga dari bak Dewa. Arbiarso Wijatmoko Pengusaha Tas dengan Kaos Luar Biasa! 7 jurus dari bak Dewa benar wajib dipraktekkan..!! Semua mindset terbuka. Sangat sesuai buat pembimbing yang bingung dengan adam bisnis. Yuzar Muhammad Riza Owner Sepatu Hujan Cosh Mantep amat ilmunya buat pembimbing bagaikan saya. Jadi tau benerbener cara membuat rem dalam bisnis. Jadi tau juga betapa dengan cara apa cara yang bener dalam mengatur keuangan dalam bisnis.

Azmi Farih Owner Lysia Outlet Dapat banyak pencerahan di BizGath dengan bermanfaat amat ilmunya. Jadi ingat soal Financial Literacy.

Ammy Tanrie Owner www.butiksikecil.com Ilmu BizGathnya emang berkena juga abdi butuhin banget, nggak ada yang kurang. Dina Hoppy Owner HappyHoppy Dahsyat banget!! Mulai ngerti barang apa aktual definisi bermanfaat dengan cash. Generasi wirausaha anak muda Indonesia hukumnya wajib belajar dari bak Dewa. Shohibul Wafa Owner @jogjasweetcorn Mantap ilmunya! Saya telah acap kali beserta seminar, pelatihan, bahkan beserta komunitas, aktual di BizGath Billionaire Coach aku bisa NYAWANYA bisnis.

Iffah Amalia Owner Sya-Sya Boutique

141

Kemarin berkena habis berkilap kita Closing 50 miliun lho.. Makasih banyak bak Ilmunya… Nadhila Yang tadinya nggak niat belanja eh oke Closing. Terimakasih bak Dewa arah 17 Teknik Closingnya @NounaShessy Habis beserta berkilap 17 Teknik Closing Omset aku dengan reseller aku meningkat drastis! Erlyanie Shop Mas Dewa, kemarin dulu habis coba tekniknya, terus Closing 600rb. Padahal aktual sehari mas. @ipehalena Baru praktek sehari jualan di BB terus air naik order! Ampe kewalahan gini @tedyfirmans Kang Alhamdulillah hari ini aku Closing 1,8 Miliyar bangkit resto bidang lengkap dengan gazebonya Mukti Aji Penghasilan sebulan kemarin dulu bisa didapat dalam sehari. Makasih mas, hari ini amuh pembuatan juga @shopbolastore Biasanya closing 1 hari Cuma 2-3 orang. Ini aktual 2 jam udah banyak banget… Yayuk Yang pekerjaan Powerbank hari ini meningkat, yang keep buat besok juga udah ngantri. Mantep ilmunya! @buatgadget

TESTIMONI ALUMNI PELATIHAN BILLIONAIRE COACH

Mantap teknik Closingnya. Setelah nerapin Ilmu 17 Teknik Closing, Alhamdulillah hari ini Closing 15 juta. @Najib_Ali

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

142

Baru coplok 4 Omset telah 59 juta, sedangkan sebulan arkian Cuma 69 juta. @edinurkhamim Ilmunya Dahsyat! Dulu Closing 50rb aja susah banget. Sekarang Closing 500rb oke enteng… @KangUswah Alhamdulillah closing 25 biro MaduPahit Mix langsung. Tedi Kurang dari 4 jam abdi ngejual 70 buku pelajaran. Besok InsyaAllah nambah juga sekeliling 20 buku. Keren! Syahidah Azzahrah Alhamdulillah orderan kedua pekan arkian sebanding $175 @SEOMuda Alhamdulillah bisa PO kerjaan CCTV nilainya $20.000 + 50 miliun Nanang Shubuh2 dapet 11 telepon dari temen yang amuh belanja tiket pesawat. Amazing amat tekniknya… @NovrisaCha Alhamdulillah Closing paket program stimulasi kecerdasan. Padahal paket program ini awalnya susah dijual… @Puspita616

143

Mengapa Anda HARUS menjadi Agen Buku Ini? 1. Mendapatkan diskon pembelian 30%-50% l Bebas!) 2. Bukunya amat Eksklusif (Tidak buat Dijua lui Tidak akan dijual berselang toko buku, cuma mela reseller. puluhan 3. Telah dibaca dengan direkomendasikan akibat aktor entrepreneur berhasil di Indonesia. tidak harus 4. Strategi menjualnya abdi berikan. Anda pusing-pusing membuat strategi marketingnya. Coach 5. GRATIS konsultasi dengan barisan Billionaire sehingga perdagangan Anda makin LARIS.

Testimoni Reseller ) “Dalam 2 hari 11 buku telah terjual” (Dianto Kilim t “Satu bulan aku berbuah menjual 70 buku berka bimbingan Billionaire Coach” (Putri Nhirun) ri” “Alhamdulillah, 50 buku ludes laku dalam seha (Erlyanie)

Call NOW!!! 081911925777

TESTIMONI ALUMNI PELATIHAN BILLIONAIRE COACH

AYO JADI AGEN BUKU 7KFPP!

7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA Jangan Dulu Buka Bisnis Sebelum Tahu Hal Ini!

144

DAPATKAN TIPS & TRIK BISNIS APLIKATIF GRATIS DARI DEWA EKA PRAYOGA

Like fanpage Dewa Eka Prayoga

Follow me! @DewaeEkaPrayoga

begitulah penjelasan perihal Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula [pdf} [1w9jme97rj2p] semoga tulisan ini berfaedah terima kasih

Artikel ini diposting pada kategori , tanggal 01-01-2022, di kutip dari https://vbook.pub/documents/ebook-7-kesalahan-fatal-pengusaha-pemula-pdf-1w9jme97rj2p

HALAMAN SELANJUTNYA:




Demikianlah Artikel Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

Sekianlah artikel Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Ebook 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula dengan alamat link https://carausahacariuang.blogspot.com/2022/01/ebook-7-kesalahan-fatal-pengusaha.html

Subscribe to receive free email updates: